PERGIMULU.COM

Mau Pergi Liburan Kemana? Cari info di pergimulu.com saja!

Proses Terbentuknya Goa Jatijajar

Blog

Goa Jatijajar: Pesona Goa Karst yang Memikat Hati

Sejarah Singkat

Goa Jatijajar merupakan salah satu objek wisata yang terletak di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Goa ini pertama kali ditemukan pada tahun 1802 oleh seorang petani bernama Jayamenawi, yang memiliki lahan di atas goa tersebut. Pada saat itu, Bupati Ambal yang menjadi penguasa Kebumen datang untuk meninjau lokasi tersebut. Saat melakukan peninjauan, Bupati Ambal menemukan dua batang pohon jati yang tumbuh sejajar dan berdampingan di tepi mulut goa. Sejak saat itulah goa tersebut dinamai Goa Jatijajar.

Terdapat juga versi lain tentang asal-usul nama Goa Jatijajar. Kisah ini berkisah tentang Raden Kamandaka yang dikejar-kejar oleh para prajurit dari Kadipaten Pasir Luhur. Untuk menyelamatkan diri, Raden Kamandaka masuk ke dalam goa. Namun, para prajurit terus mengejarnya. Dalam keadaan terdesak, Raden Kamandaka mengatakan dalam bahasa Jawa bahwa dia “sejatine” (sebenarnya) adalah putra Raja Pajajaran. Kata “sejatine” kemudian disingkat menjadi “jati” dan kata “Pajajaran” disingkat menjadi “Jajar”, sehingga goa itu diberi nama Goa Jatijajar.

Sekilas Tentang Goa Jatijajar

Goa Jatijajar mulai dikembangkan sebagai objek pariwisata sekitar tahun 1975. Pada saat itu, Gubernur Jawa Tengah dijabat oleh Suparjo Rustam dan Bupati Kebumen dijabat oleh Supeno Suryodiprojo. Untuk membangun dan mengembangkan goa ini, pemerintah daerah harus membebaskan tanah milik masyarakat seluas 5,5 hektar. CV. AIS dari Yogyakarta yang dipimpin oleh Saptoto, seorang seniman diorama kondang di tanah air, ditunjuk sebagai pelaksana pengembangan Goa Jatijajar.

BACA JUGA :  Kenalin 10 Rekomendasi Gunung Tertinggi di Jawa Tengah Yang Menjadi Favorit Para Pendaki Karena Keindahannya

Berada di sebelah barat daya Kota Semarang, Goa Jatijajar memiliki jarak sekitar 200 km atau sekitar 42 km dari pusat Kota Kebumen. Tempat wisata ini cukup mudah dijangkau karena dilalui oleh sarana angkutan umum. Wisatawan yang berangkat dari Semarang dapat melalui jalur SemarangAmbarawaMagelang – Muntilan sebelum akhirnya tiba di Kebumen dan berlanjut ke lokasi yang dituju.

Indahnya Perut Bumi

Berbeda dengan kebanyakan aktifitas wisata caving atau susur goa pada umumnya yang harus memasuki goa dengan kondisi gelap gulita serta medan yang menantang, menyusuri Goa Jatijajar justru sebaliknya. Goa ini telah diterangi oleh cahaya lampu listrik sehingga pengunjung dapat menikmati keindahan goa dengan nyaman. Seluruh bagian goa yang memiliki panjang 250 meter telah diterangi oleh cahaya lampu listrik dengan jalan beton dan trap-trap yang nyaman untuk dilewati. Meski demikian, sentuhan teknologi tersebut tidak mengurangi keindahan goa ini. Cahaya lampu yang dibiaskan oleh stalagtit dan stalagmit serta dinding goa justru mempercantik lukisan alam yang ada di dalam goa.

Saat pertama kali memasuki area wisata, pengunjung akan disambut oleh patung dinosaurus berukuran raksasa yang memuntahkan air dari mulutnya. Air tersebut mengalir ke dalam kolam, di mana banyak anak-anak yang berenang dan meminta kepada pengunjung untuk melemparkan uang koin. Begitu ada yang melemparkan koin, mereka akan memburu koin tersebut dengan menyelam ke dalam air kolam.

Setelah melewati kolam, pengunjung akan tiba di mulut goa yang harus dimasuki dengan menapaki anak tangga yang sebagian berbentuk datar dan sebagian lainnya menanjak. Begitu berada di dalam goa, mata akan langsung dimanjakan oleh pemandangan unik dan eksotis yang terbentang sepanjang 250 meter. Tidak hanya pahatan alam saja yang akan membuat pengunjung merasa kagum oleh suasana di dalam goa ini, tapi juga pahatan buatan berupa patung-patung diorama Lutung Kasarung yang terdiri dari beberapa puluh patung yang ditempatkan di sepanjang dinding goa. Patung-patung tersebut seolah memiliki nyawa karena permainan sorot cahaya lampu yang ditata sedemikian rupa.

BACA JUGA :  Rute Akses Jalan Menuju Ke Lokasi Pantai Muara Bendera Bekasi dan Berapa Harga Tiket Masuknya?

Bagi para pengunjung yang masih mempercayai mitos dan hal-hal ghaib, daya tarik lainnya yang dimiliki Goa Jatijajar adalah keempat sendang yang ada di dalamnya. Keempat sendang tersebut adalah Sendang Puser Bumi, Sendang Jombor, Sendang Mawar, dan Sendang Kantil. Menurut mitos yang berkembang, Sendang Puser Bumi dan Jombor memiliki air yang berkhasiat sebagai sarana untuk meraih berbagai macam tujuan. Sendang Mawar dipercaya bisa membuat awet muda jika digunakan untuk mandi dan cuci muka. Sedangkan Sendang Kantil dipercaya dapat membuat seseorang lebih mudah dalam mewujudkan cita-citanya jika orang tersebut mandi atau cuci muka dengan menggunakan air sendang.

Harga Tiket Masuk dan Fasilitas

Untuk memasuki Goa Jatijajar, setiap pengunjung harus membayar tiket masuk sebesar Rp.7.500 untuk orang dewasa dan Rp.4.500 untuk anak-anak. Harga tiket tersebut relatif murah jika dibandingkan dengan keindahan dan fasilitas yang ada di dalam goa ini.

Goa Jatijajar dilengkapi dengan berbagai fasilitas untuk memenuhi kebutuhan para wisatawan. Beberapa fasilitas yang disediakan di antaranya adalah kamar mandi dan toilet, mushollah, ruang informasi, area parkir yang luas, dan pos keamanan. Di dalam area wisata ini juga terdapat penjual makanan dan minuman serta souvenir yang siap melayani pengunjung dengan ramah.

Bagi pengunjung yang ingin bermalam, Goa Jatijajar tidak menyediakan penginapan di sekitarnya. Namun, pengunjung dapat mencari hotel dan penginapan di kawasan Pantai Ayah atau di pusat Kota Kebumen.

Dengan keindahan alamnya yang memukau, Goa Jatijajar merupakan destinasi wisata yang wajib dikunjungi bagi para pecinta alam dan sejarah. Goa ini tidak hanya menawarkan keindahan pemandangan alam, tetapi juga keunikan diorama legenda Lutung Kasarung serta mitos dan kepercayaan lokal yang masih dilestarikan hingga saat ini. Jadi, jika Anda berkunjung ke Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, jangan lewatkan kesempatan untuk mengunjungi Goa Jatijajar dan merasakan pesonanya yang memikat hati.


Raka Andhika

Raka adalah seorang penulis blog perjalanan yang bersemangat dan kreatif. Raka memiliki kecakapan dalam menulis narasi perjalanan yang menarik dan informatif. Sejak usia muda, Raka sudah memiliki kegemaran menjelajahi tempat-tempat baru dan berinteraksi dengan berbagai budaya, yang kemudian mendorongnya untuk membagikan pengalaman tersebut melalui tulisan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *