PERGIMULU.COM

Mau Pergi Liburan Kemana? Cari info di pergimulu.com saja!

10 Gambar Curug Bangkong Kuningan, Lokasi Alamat, Misteri Mitos, Rute Jalan Menuju Wisata + Asyik Mandi Sambil Berenang di Area?

Blog

Lokasi dan Rute Menuju Curug Bangkong

Curug Bangkong terletak di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Indonesia. Alamat tepatnya adalah di Desa Kertawirama, Kecamatan Nusaherang, Kuningan. Tempat wisata ini berjarak sekitar 9 kilometer dari Kota Kuningan. Jika Anda datang dari Kota Cirebon atau Kota Ciamis, jaraknya adalah 44 kilometer dan 63 kilometer.

Untuk wisatawan yang datang dari arah Cirebon atau Kuningan, tempat wisata ini akan terlihat di sisi kanan jalan. Sebelum mencapai tempat wisata, Anda akan melihat papan penunjuk jalan yang bertuliskan “Wisata Alam Curug Bangkong + 700 m”. Sedangkan bagi Anda yang datang dari arah Ciamis, papan penunjuk jalan tersebut akan terlihat di sebelah kiri.

Setelah melewati papan penunjuk jalan, perjalanan dapat dilanjutkan dengan mengikuti jalan aspal. Anda akan melewati hamparan sawah yang indah dengan pemandangan alam yang menakjubkan. Di tengah perjalanan, Anda akan melihat sebuah plang kecil bertuliskan “Curug Bangkong”. Jika Anda membawa kendaraan roda empat, Anda bisa memarkirkannya di tempat tersebut. Namun, jika Anda membawa kendaraan roda dua, Anda bisa membawanya ke dalam meskipun tidak ada lahan parkir khusus.

Setelah melewati hamparan sawah, Anda akan melanjutkan perjalanan melewati lahan kering dan kebun. Di sana, Anda akan melihat gardu loket yang sudah tidak terpakai lagi. Lanjutkanlah perjalanan sampai memasuki jalan setapak dan akhirnya sampai di kawasan lokasi wisata. Jika masih belum jelas, Anda bisa melihat peta yang tersedia di atas atau sebaiknya datang sebelum hari gelap untuk memastikan Anda tidak tersesat.

BACA JUGA :  Wisata Kebun Raya Bedugul Bali

Dongeng Sasakala Curug Bangkong

Sejarah asal usul Curug Bangkong dimulai dari seorang pertapa bernama Wiria yang berasal dari Ciamis. Saat berkelana, Wiria menemukan curug dan merasa terpanggil oleh kekuatan gaib di sekitarnya. Ia yakin bahwa curug tersebut adalah tempat yang tepat untuk bertapa. Wiria kemudian memutuskan untuk bertapa di sana dan sesekali berinteraksi dengan masyarakat sekitar.

Selama bertapa, Wiria juga mengajarkan masyarakat di sekitar cara membuat gula merah atau gula kawung. Berkat peran Wiria, banyak masyarakat di sana yang bermata pencaharian sebagai pembuat gula merah. Wiria dihormati oleh masyarakat dan mereka memanggilnya Abah Wiria.

Setelah beberapa waktu, Abah Wiria merasa ada panggilan batin untuk melanjutkan tapa di sebuah lubang atau gua di balik curug. Masyarakat sekitar merasa kehilangan kehadiran Abah Wiria dan mencari-cari keberadaannya. Namun, Abah Wiria tidak pernah ditemukan. Masyarakat menduga bahwa Abah Wiria telah menyempurnakan tapanya dan menjelma menjadi seekor kodok. Dalam bahasa Sunda, kodok disebut dengan bangkong. Oleh karena itu, curug ini diberi nama Curug Bangkong.

Misteri Dari Curug Bangkong

Curug Bangkong terkenal dengan keangkerannya. Meskipun terlihat indah, banyak yang beranggapan bahwa tempat ini memiliki aura mistis. Salah satu kejadian misterius yang pernah terjadi adalah penampakan cahaya terang yang melayang-layang di sekitar curug pada tahun 1970-an. Cahaya tersebut kemudian menghilang di sebuah makam keramat yang ada di sana.

Makam tersebut merupakan makam panglima Kerajaan Talaga bernama Pangeran Arya Salingsing. Pangeran Arya dipercaya sebagai salah satu penyiar agama Islam di daerah Kuningan Barat. Kejadian ini menjadi salah satu faktor yang membuat masyarakat menganggap tempat ini angker.

BACA JUGA :  Air Terjun Kedung Kandang Nglanggeran Gunung Kidul Jogja

Selain itu, terdapat cerita tentang seorang pemuda bernama Yoyo yang hilang di curug tersebut. Masyarakat meyakini bahwa kematiannya merupakan tumbal dari keangkeran Curug Bangkong. Hal ini membuat para wisatawan yang berkunjung dilarang untuk mandi di curug.

Pada tahun 2002, seorang pemuda bernama Tatang gantung diri di sekitar curug. Kejadian-kejadian tersebut terus membekas di hati masyarakat dan menambah aura mistis Curug Bangkong.

Keunikan Curug Bangkong

Curug Bangkong memiliki keunikan yang menarik bagi para pengunjung. Curug ini memiliki ketinggian mencapai 23 meter dan lebar 3 meter. Salah satu hal yang membuat curug ini menarik adalah debit air yang sangat besar. Bahkan di musim kemarau pun air di sini bisa meluber dari bekas kolam renang depan curug hingga ke arah sungai.

Di musim hujan, debit air yang keluar semakin besar. Air terjun ini terbelah menjadi dua bagian. Dari bagian curug dekat gua, sering terlihat pelangi yang indah. Jika beruntung, pengunjung bisa mendapatkan foto yang indah dengan latar belakang pelangi.

Curug Bangkong juga memiliki pemandangan alam yang indah. Di sekitar curug, terdapat pepohonan hijau yang menambah keindahan tempat ini. Meskipun terdapat misteri dan keangkeran yang melekat pada curug ini, keindahan alamnya tetap menjadi daya tarik utama bagi para pengunjung.

Curug Bangkong merupakan salah satu destinasi wisata yang menarik di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Meskipun terdapat cerita mistis yang melekat pada tempat ini, keindahan alamnya tidak bisa dipungkiri. Jika Anda mengunjungi Jawa Barat, jangan lewatkan kesempatan untuk mengunjungi Curug Bangkong dan menikmati keunikan serta keindahan alamnya.


Raka Andhika

Raka adalah seorang penulis blog perjalanan yang bersemangat dan kreatif. Raka memiliki kecakapan dalam menulis narasi perjalanan yang menarik dan informatif. Sejak usia muda, Raka sudah memiliki kegemaran menjelajahi tempat-tempat baru dan berinteraksi dengan berbagai budaya, yang kemudian mendorongnya untuk membagikan pengalaman tersebut melalui tulisan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *