PERGIMULU.COM

Mau Pergi Liburan Kemana? Cari info di pergimulu.com saja!

Wisata Bukit Barede Borobudur, Spot Sunrise di Magelang

Blog

Bukit Barede: Alternatif Destinasi Wisata di Magelang

Bukit Barede adalah salah satu destinasi wisata yang terletak di Dusun Sendaren 2, Desa Karangrejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Tempat ini menawarkan keindahan alam yang memikat serta pemandangan sunrise yang spektakuler. Dengan lokasinya yang strategis, hanya berjarak sekitar 2 km dari Candi Borobudur, Bukit Barede menjadi alternatif destinasi wisata yang menarik bagi para pengunjung.

Sebagai salah satu ikon Kota Magelang yang terkenal hingga mancanegara, Candi Borobudur memiliki daya tarik tersendiri dengan kemegahannya yang diakui oleh UNESCO. Namun, dengan tingginya jumlah pengunjung yang datang ke Candi Borobudur, Bukit Barede menjadi pilihan yang tepat bagi mereka yang ingin menikmati keindahan alam dan pemandangan sunrise tanpa harus terlalu ramai.

Bukit Barede menawarkan spot sunrise yang tidak kalah indahnya dengan spot sunrise terbaik di dekat Candi Borobudur, yaitu Purwosari Hill. Pengunjung dapat menyaksikan keajaiban matahari terbit dengan latar belakang pegunungan yang menakjubkan. Cahaya keemasan yang memancar dari matahari terbit yang dipadukan dengan panorama alam yang indah membuat pengunjung terpukau dan enggan beranjak dari tempat tersebut.

Sebelum menikmati pemandangan sunrise yang spektakuler, pengunjung dapat melakukan pendakian menuju puncak Bukit Barede. Terdapat sekitar 200 anak tangga yang harus dilalui untuk mencapai puncak bukit. Namun, bagi mereka yang tidak ingin repot, dapat menumpang sepeda motor hingga ke puncak. Dengan ketinggian sekitar 800 meter dari Candi Borobudur, pengunjung dapat menyaksikan keeksotisan Candi Mendut dan Candi Selogriyo dari kejauhan.

Bukit Barede memiliki keistimewaan tersendiri yang membuatnya semakin populer di kalangan wisatawan. Salah satu faktor yang membuat Bukit Barede semakin dikenal adalah pengambilan gambar untuk film Ada Apa Dengan Cinta 2. Tempat ini digunakan sebagai salah satu lokasi syuting dalam film tersebut. Pengelola tempat wisata ini kemudian menyulapnya menjadi objek wisata yang menarik dengan menambahkan fasilitas yang memadai.

BACA JUGA :  10 Rekomendasi Dokter Spesialis THT Terdekat di Bekasi Yang Bagus dan Bisa Kamu Andalkan

Dalam rangka mengembangkan objek wisata ini, warga sekitar juga turut berpartisipasi dengan menanam berbagai tanaman di sekitar lokasi. Bunga dan rumput ditanam agar terlihat hijau dan asri. Selain itu, terdapat banyak pohon yang tumbuh subur di sekitar Bukit Barede, seperti pohon jati, pohon asam, pohon mahoni, dan pohon sonokeling. Lanskap khas pegunungan dengan latar belakang pepohoan hijau nan rindang memberikan suasana yang menenangkan dan menambah keindahan tempat ini.

Bukit Barede menawarkan panorama alam yang memukau melalui gardu pandang yang tersedia di lokasi. Pengunjung dapat menikmati pemandangan indah sekitar Bukit Barede, seperti pegunungan Merapi, Merbabu, dan Menoreh. Selain itu, pengunjung juga dapat menangkap keindahan Candi Borobudur yang gagah dari ketinggian Bukit Barede. Bagi para penggemar fotografi, tempat ini merupakan surga yang menyediakan banyak objek menarik untuk diabadikan.

Selain menawarkan keindahan alam yang memukau, Bukit Barede juga menjadi tempat yang menarik untuk menghabiskan waktu bersama keluarga atau orang terkasih. Fasilitas yang tersedia di tempat ini cukup lengkap, mulai dari area parkir yang luas, camping ground, toilet, gazebo, ayunan bambu, warung makan, hingga rumah pohon. Tempat ini menjadi tempat favorit bagi para pengunjung yang ingin bersantai dan menikmati keindahan alam sambil berfoto-foto.

Untuk bisa menikmati kecantikan Bukit Barede, pengunjung tidak dikenai biaya tiket masuk. Hanya saja, mereka diharuskan membayar uang parkir sebesar Rp.2.000 untuk motor dan Rp.5.000 untuk mobil. Dengan harga yang terjangkau, pengunjung dapat menikmati semua fasilitas yang disediakan oleh Bukit Barede.

Rute menuju Bukit Barede juga cukup mudah. Dari area parkir wisata Candi Borobudur, pengunjung dapat mengambil rute ke barat menuju Purworejo. Setelah tiba di perempatan Bangsongan atau gardu londho, pengunjung harus belok kiri hingga tiba di persimpangan jalan SD Ringin Putih. Kemudian, ambil jalur ke kanan dan lanjutkan perjalanan sampai bertemu dengan gapura bertuliskan Selamat Datang di Desa Karangrejo. Dari situ, pengunjung hanya perlu mengikuti jalan dan mengarahkan kendaraan ke kiri saat melihat persimpangan. Setelah itu, pengunjung hanya perlu mengikuti jalan hingga tiba di Bukit Barede.

BACA JUGA :  Pantai Tanah Lot Bali

Selama perjalanan menuju Bukit Barede, pengunjung akan disuguhi dengan udara yang sejuk dan nyanyian serangga. Suara alam yang menenangkan tersebut dapat membantu pengunjung melepaskan penat setelah perjalanan yang cukup jauh. Meskipun akses ke Bukit Barede sedikit terpelosok, namun pengunjung tidak perlu khawatir karena akses jalan menuju ke sana sudah cukup baik.

Bukit Barede juga menjadi tempat yang menarik untuk menghabiskan waktu selama liburan. Pengunjung dapat melakukan camping di camping ground yang disediakan. Selain itu, terdapat juga gazebo dan ayunan bambu yang dapat digunakan untuk bersantai. Bagi mereka yang ingin mencoba pengalaman unik, terdapat juga rumah pohon yang dapat disewa sebagai tempat menginap.

Dalam beberapa tahun terakhir, Bukit Barede semakin populer berkat banyaknya unggahan foto para pengunjung di media sosial. Daya tarik Bukit Barede yang begitu memukau membuat para pengunjung tidak ragu untuk berbagi momen indah mereka di tempat ini. Keindahan alam dan panorama pegunungan yang disuguhkan oleh Bukit Barede memang tidak dapat diragukan lagi. Hal ini juga yang membuat tempat ini semakin viral dan banyak dikunjungi oleh wisatawan dari berbagai daerah.

Bukit Barede juga menjadi destinasi yang menarik untuk dikunjungi saat perayaan Waisak. Meskipun perayaan Waisak berpusat di Candi Borobudur, terkadang tempat tersebut menjadi terlalu ramai. Oleh karena itu, Bukit Barede menjadi alternatif yang tepat bagi mereka yang ingin menyaksikan prosesi pelepasan lampion tanpa harus terlalu berdesakan. Melihat lentera berterbangan di langit malam dengan latar belakang Candi Borobudur rasanya seperti berada di alam mimpi. Suasana tersebut juga bisa menjadi lebih romantis jika pengunjung mengajak orang terkasih.

Bukit Barede juga memiliki sejarah yang menarik. Kawasan ini dulunya masuk ke dalam Pegunungan Menoreh yang menjadi tempat berkumpulnya pasukan besar setelah Perang Diponegoro (1825-1830) dihentikan. Kehadiran Bukit Barede menjadi simbol akhir dari perang besar tersebut. Nama “Barede” sendiri adalah persamaan kata dari “bubar perang gede” yang dalam Bahasa Indonesia berarti “usai perang besar”. Sejarah ini memberikan nilai tambah bagi Bukit Barede sebagai destinasi wisata yang menarik.

BACA JUGA :  10 Tempat Rental PS di Samarinda Ini Wajib Kamu Datangi!

Dengan semua keindahan dan daya tarik yang dimiliki oleh Bukit Barede, tidak heran jika tempat ini semakin populer di kalangan wisatawan. Pengelola tempat wisata ini terus berusaha untuk meningkatkan fasilitas dan pelayanan agar pengunjung merasa nyaman dan puas selama mengunjungi Bukit Barede. Dengan lokasinya yang strategis dan pemandangan alam yang memukau, Bukit Barede menjadi destinasi wisata yang wajib dikunjungi bagi mereka yang sedang berlibur di Magelang.

Dalam kesimpulan, Bukit Barede adalah salah satu destinasi wisata yang menawarkan keindahan alam yang memikat serta pemandangan sunrise yang spektakuler. Dengan lokasinya yang strategis, hanya berjarak sekitar 2 km dari Candi Borobudur, Bukit Barede menjadi alternatif destinasi wisata yang menarik bagi para pengunjung. Dengan fasilitas yang lengkap dan akses yang mudah, pengunjung dapat menikmati semua keindahan yang ditawarkan oleh Bukit Barede. Jadi, jika Anda sedang berada di Magelang, jangan lewatkan kesempatan untuk mengunjungi Bukit Barede dan menikmati keindahan alam yang spektakuler.


Raka Andhika

Raka adalah seorang penulis blog perjalanan yang bersemangat dan kreatif. Raka memiliki kecakapan dalam menulis narasi perjalanan yang menarik dan informatif. Sejak usia muda, Raka sudah memiliki kegemaran menjelajahi tempat-tempat baru dan berinteraksi dengan berbagai budaya, yang kemudian mendorongnya untuk membagikan pengalaman tersebut melalui tulisan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *