PERGIMULU.COM

Mau Pergi Liburan Kemana? Cari info di pergimulu.com saja!

Main Air Atau Terjun Ke Sungai Dari Tebing? Coba Air Terjun Sri Gethuk Jogja

Blog

Lokasi Air Terjun Sri Gethuk

Air Terjun Sri Gethuk terletak di Dusun Menggoran, Desa Bleberan, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunung Kidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Koordinatnya adalah 7,943368° LS dan 110,4892901° BT. Air terjun ini terkenal dengan pesona alamnya yang memukau dan sering disejajarkan dengan Grand Canyon di Amerika Serikat.

Asal Usul Nama

Air Terjun Sri Gethuk juga dikenal dengan nama Air Terjun Slempret. Nama-nama ini berasal dari mitos yang beredar di masyarakat sekitar. Konon, ada raja jin bernama Anggo Menduro yang suka mendengarkan musik tradisional Jawa. Air terjun ini digunakan sebagai tempat untuk menyimpan peralatan musik tersebut. Pada saat tertentu, masyarakat setempat mendengar bunyi alunan gamelan yang sayup-sayup. Ketika mereka mendekat, suara tersebut menghilang. Suara yang paling dominan adalah suara kethuk dan suara slompret. Karena itu, masyarakat menyebut air terjun ini dengan nama Air Terjun Sri Gethuk atau Slempret.

Keindahan Air Terjun

Air Terjun Sri Gethuk memiliki ketinggian sekitar 50 meter dan aliran airnya berasal dari 3 sumber mata air, yaitu mata air Ngandong, Dong Poh, dan Ngumbul. Debit airnya rata-rata sekitar 30-60 liter perdetik. Keunikan dari air terjun ini adalah debit airnya yang tidak pernah kering, bahkan saat musim kemarau sekalipun. Hal ini membuat kawasan sekitar air terjun menjadi hijau dengan pepohonan dan persawahan yang subur.

BACA JUGA :  Bermimpi Liburan Ke Eropa? Bisa Dengan Cara Murah, Simak Budget Planningnya Disini!

Aliran air terjun terbagi menjadi 3 cabang dengan 1 air terjun utama. Air yang jatuh dari atas tebing ditampung oleh Sungai Oya yang berada di bawahnya. Meskipun terus digerogoti oleh aliran air, arus sungai di bawahnya relatif tenang. Air yang terdapat di sungai ini sangat jernih, sehingga bagian dasar sungai dapat terlihat dengan jelas dari atas permukaan air. Hanya saat musim hujan, Sungai Oya memiliki arus yang deras dengan warna air kecoklatan.

Rute Menuju Lokasi

Lokasi Air Terjun Sri Gethuk dapat dicapai dari pusat Kota Jogja dengan jarak sekitar 42 km. Waktu tempuhnya sekitar 1-1,5 jam tergantung kondisi lalu lintas. Untuk mencapai lokasi, Anda dapat melewati Jalan Ring Road Timur Yogyakarta dan menyusuri Jalan Nasional menuju Wonosari. Setelah melewati Pathuk, ambil arah kanan menuju Playen. Setelah itu, ambil jalan kanan menuju Kecamatan Palihan. Di pertigaan Palihan, ikuti jalan sesuai petunjuk menuju Air Terjun Sri Gethuk. Lokasi air terjun berjarak sekitar 7 km dari pertigaan tersebut.

Aktivitas Menarik di Air Terjun Sri Gethuk

Kunjungan ke Air Terjun Sri Gethuk akan memberikan pengalaman yang tak terlupakan. Beberapa aktivitas menarik yang bisa dilakukan di sini antara lain:

1. Menyusuri Sungai Oya

Jika Anda memilih jalur air untuk menuju ke lokasi Air Terjun Sri Gethuk, Anda dapat menyusuri Sungai Oya dengan menggunakan rakit. Anda dapat melihat tebing-tebing tinggi yang mengapit sungai dan beberapa air terjun kecil yang indah. Sungai Oya memiliki arus yang tenang, sehingga airnya sangat jernih. Anda dapat melihat batu-batu dan rerumputan di dasar sungai dengan jelas dari permukaan air. Jika pengunjung tidak terlalu ramai, Anda juga dapat mencoba mengemudikan rakit sendiri.

2. Tracking

Jika Anda memilih jalur darat, Anda dapat melakukan aktivitas tracking. Perjalanan sekitar 450 meter akan melewati sungai kecil yang menjadi salah satu sumber air terjun, sawah dengan pepohonan hijau, dan pohon kelapa. Selama perjalanan, Anda akan menemukan banyak spot menarik untuk berfoto. Pemandangan hamparan sawah yang indah akan membuat Anda terpesona, terutama saat musim tumbuh atau menjelang panen.

BACA JUGA :  10 Daftar Pilihan Tempat Karaoke Terbaik dan Fasilitas Lengkap di Daerah Kelapa Gading

3. Cliff Jumping

Aktivitas cliff jumping bisa dilakukan di Air Terjun Sri Gethuk. Anda dapat melompat dari atas tebing dan bebatuan ke dalam Sungai Oya. Ketinggian tebing bervariasi, mulai dari 3-5 meter. Untuk naik kembali ke atas tebing, Anda harus meniti tali yang telah disediakan. Aktivitas ini akan memberikan sensasi ketegangan dan adrenalin yang tinggi.

4. Body Rafting / River Tubing

Aktivitas body rafting atau river tubing adalah menghanyutkan diri di atas permukaan sungai dengan menggunakan pelampung. Anda dapat melakukan aktivitas ini saat akan pulang. Serahkan barang-barang berharga kepada teman atau pengemudi rakit, kenakan jaket pelampung, dan ceburkan diri ke dalam sungai. Arus sungai akan membawa Anda kembali ke dermaga penyeberangan. Aktivitas ini sangat menyenangkan dan menantang.

5. Canyoning

Canyoning dilakukan di Air Terjun Sri Gethuk dengan turun dari atas tebing menggunakan tali. Aktivitas ini dilakukan di bawah guyuran air terjun. Canyoning merupakan aktivitas yang menantang dan memacu adrenalin. Hanya mereka yang memiliki tubuh kurus yang dapat masuk ke ruang rahasia yang sempit. Izin dan peralatan khusus diperlukan untuk melakukan aktivitas ini.

6. Menikmati Kuliner Tradisional

Di sekitar lokasi air terjun terdapat banyak warung yang menjual makanan khas Gunung Kidul. Salah satu makanan khas yang dapat Anda coba adalah nasi tiwul yang terbuat dari gaplek atau singkong yang dikeringkan. Nasi tiwul disajikan dengan urap-urap, ikan asin, dan sambal. Selain itu, Anda juga dapat mencoba nasi merah dengan sayur tempe lombok ijo. Harga makanan di warung tersebut relatif murah, sekitar Rp. 10.000 – Rp. 15.000.

BACA JUGA :  5 Rental Kamera Ponorogo, 35 Ribuan Sudah Bisa Sewa

7. Mengunjungi Tempat Wisata Lain di Sekitar Air Terjun Sri Gethuk

Selain Air Terjun Sri Gethuk, Anda juga dapat mengunjungi Goa Rancang Kencono dan Puncak Tri Panjung yang berada di sekitar air terjun. Goa Rancang Kencono adalah goa eksotis yang pernah digunakan sebagai tempat persembunyian dan pertahanan oleh Laskar Mataram pada masa lalu. Goa ini memiliki ruangan yang luas dan beberapa ruang rahasia yang hanya dapat dimasuki oleh mereka yang bertubuh kurus. Puncak Tri Panjung adalah bukit yang memiliki tiga puncak dan menyajikan pemandangan air terjun Sri Gethuk secara utuh.

Tips Berkunjung ke Air Terjun Sri Gethuk

Untuk membuat kunjungan Anda ke Air Terjun Sri Gethuk lebih berkesan, berikut adalah beberapa tips yang dapat Anda ikuti:

1. Kunjungi pada awal atau akhir musim hujan, atau saat musim kemarau. Pada saat tersebut, debit air terjun dan Sungai Oya masih besar namun airnya masih jernih.
2. Hindari kunjungan pada akhir pekan atau saat musim liburan, karena lokasi akan sangat ramai. Kunjungi pada hari biasa untuk menghindari keramaian.
3. Manfaatkan tiket masuk dengan mengunjungi Goa Rancang Kencono terlebih dahulu. Kunjungi Air Terjun Sri Gethuk pada siang hari untuk melihat pelangi di sekitar air terjun.
4. Kenakan pakaian yang nyaman dan hindari sepatu berhak tinggi. Siapkan pakaian ganti dan kantong plastik untuk melindungi barang berharga dari air.
5. Jika ingin mencoba aktivitas seperti cliff jumping, canyoning, atau body rafting, pastikan Anda memiliki izin dan peralatan yang sesuai.
6. Nikmati juga kuliner tradisional di sekitar lokasi air terjun. Cobalah nasi tiwul atau nasi merah yang khas Gunung Kidul.
7. Jangan lupa untuk mengunjungi tempat wisata lain di sekitar Air Terjun Sri Gethuk, seperti Goa Rancang Kencono dan Puncak Tri Panjung.

Dengan mengikuti tips-tips di atas, kunjungan Anda ke Air Terjun Sri Gethuk akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan.


Raka Andhika

Raka adalah seorang penulis blog perjalanan yang bersemangat dan kreatif. Raka memiliki kecakapan dalam menulis narasi perjalanan yang menarik dan informatif. Sejak usia muda, Raka sudah memiliki kegemaran menjelajahi tempat-tempat baru dan berinteraksi dengan berbagai budaya, yang kemudian mendorongnya untuk membagikan pengalaman tersebut melalui tulisan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *