Mau Piknik di Tengah Hutan Jati? Coba Ke Watu Lumbung Bantul
Lokasi dan Informasi Umum
Lokasi
Kampung Watu Lumbung terletak di Jalan Panglima Sudirman, Parangtritis, Kec. Kretek, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55772. Lokasinya berada di area perbukitan yang dipenuhi rerimbunan pohon jati, menjadikan pemandangan dari tempat ini sangat indah. Kampung Watu Lumbung terletak di selatan Jogja, tepatnya di pesisir Jogja selatan.
Informasi Umum
Kampung Watu Lumbung merupakan kawasan wisata edukasi yang memiliki tujuan untuk mengajarkan masyarakat sekitar dan wisatawan tentang pentingnya menjaga kelestarian alam sekitar. Konsep kawasan ini dikembangkan oleh M Boy Rifai, yang berhasil mengubah lahan tandus menjadi tempat eksotis untuk menikmati malam dan melihat sunset serta sunrise.
Kampung Watu Lumbung menyuguhkan keindahan pemandangan alam pesisir Jogja selatan dari atas bukit yang asri. Dengan menggunakan bahan bambu dan kayu sebagai bahan utama bangunan, serta membangun di antara pepohonan jati, kampung ini menjadi kawasan wisata yang selaras dengan alam.
Selain itu, Kampung Watu Lumbung juga memiliki nilai edukasi yang dapat diperoleh oleh setiap pengunjung. Berbagai kegiatan seperti menanam pohon, membaca buku, dan membantu memasak di dapur merupakan cara unik yang ditanamkan di tempat wisata ini untuk meningkatkan nilai-nilai edukasi.
Harga Tiket Masuk
Harga Tiket Masuk
Tidak ada biaya tiket masuk untuk masuk ke Kampung Watu Lumbung. Pengunjung hanya perlu membayar biaya parkir kendaraan, yaitu Rp.3.000 untuk motor dan Rp.5.000 untuk mobil.
Jalan Menuju Lokasi
Rute Perjalanan
Untuk menuju Kampung Watu Lumbung, Anda bisa mengikuti rute perjalanan sebagai berikut:
1. Dari pusat kota Jogja, arahkan kendaraan ke arah selatan menuju Jalan Parangtritis.
2. Ikuti Jalan Parangtritis hingga menyeberangi Jembatan Sungai Opak yang berdekatan dengan pintu masuk ke Pantai Parangtritis.
3. Setelah keluar dari jembatan Opak, belok ke arah kiri menuju jalan alternatif Parangtritis ke Siluk.
4. Setelah sekitar 200 meter dari persimpangan tersebut, Anda akan menemukan sebuah papan petunjuk arah berukuran kecil yang menuju ke Kampung Watu Lumbung.
5. Jika Anda masih bingung dengan rute lokasi, Anda dapat bertanya kepada penduduk sekitar.
Nilai Edukasi di Kampung Watu Lumbung
1. Kesederhanaan
Kampung Watu Lumbung mengajarkan nilai kesederhanaan melalui penggunaan bahan bambu dan kayu sebagai bahan utama bangunan. Hal ini menunjukkan bahwa keindahan dan kesenangan juga bisa didapatkan dari hal-hal yang sederhana.
2. Mencintai Alam
Kampung Watu Lumbung mengajak pengunjung untuk mencintai alam dengan menanam pohon dan menjaga kelestariannya. Setiap pengunjung yang menanam pohon akan mendapatkan voucher sebesar Rp.2.500 yang dapat digunakan untuk memesan menu makanan di tempat ini. Selain itu, kawasan ini juga menjadi konservasi burung, sehingga pengunjung akan mendengarkan banyak suara burung yang merdu.
3. Rasa Peduli
Kampung Watu Lumbung mendorong pengunjung untuk menunjukkan rasa peduli dengan menyumbangkan buku-buku layak baca ke perpustakaan yang ada di tempat ini. Dengan menyumbangkan 3 buku, pengunjung akan mendapatkan satu paket makanan secara gratis. Hal ini dilakukan untuk membangun perpustakaan yang dapat diakses oleh warga setempat dan meningkatkan budaya membaca.
4. Mandiri dan Saling Menghormati
Di Kampung Watu Lumbung, baik pengunjung maupun pengurus memiliki kedudukan yang sama. Pengunjung diberikan keleluasaan untuk memasak atau mencuci piring makan yang telah dipesan. Jika pengunjung mau membantu melayani pengunjung lain, mereka akan mendapatkan diskon.
5. Jujur
Di Kampung Watu Lumbung terdapat sebuah kantin kejujuran. Pengunjung bisa memesan makanan sendiri dan membayar sesuai dengan menu yang telah dipesan tanpa adanya kasir. Hal ini menguji kejujuran pengunjung saat membayar pesanan mereka.
Fasilitas di Kampung Watu Lumbung
1. Tempat Parkir
Kampung Watu Lumbung menyediakan lahan parkir yang cukup luas untuk kendaraan pribadi pengunjung.
2. Mushola
Di kampung ini terdapat mushola yang dibangun dengan bahan bambu lengkap dengan sarung dan mukena, sehingga pengunjung muslim dapat beribadah dengan nyaman.
3. Tempat Makan
Kampung Watu Lumbung memiliki beberapa tempat makan seperti kedai susu, lembayung, kedai wedang, dan pusat sate kiloan. Setiap kedai memiliki keunikan sendiri, misalnya di kedai wedang, pengunjung dapat mendapatkan diskon dengan membantu membersihkan piring atau memasak makanan yang dipesan.
4. Area Camping Ground
Di kampung ini terdapat area camping ground yang dapat digunakan untuk menginap. Pengunjung dapat menikmati keindahan alam Jogja Selatan pada malam hari sambil beristirahat dan pada pagi harinya dapat menyaksikan pemandangan matahari terbit yang indah.
5. Toilet
Kampung Watu Lumbung memiliki toilet yang bersih. Toilet ini memiliki desain back to nature dengan dinding yang terbuat dari bilik bambu dan bak penampung air yang terbuat dari tanah liat.
6. Perpustakaan
Di Kampung Watu Lumbung terdapat perpustakaan sederhana yang berisi buku-buku hasil sumbangan dari pengunjung. Perpustakaan ini dibangun dengan harapan dapat meningkatkan budaya membaca di kalangan masyarakat sekitar dan para pengunjung.
7. Gardu Pohon
Gardu pohon adalah bangunan yang menyerupai rumah pohon yang dibangun di atas pohon jati. Tempat ini menjadi daya tarik tersendiri dan banyak pengunjung yang rela antri untuk berfoto di sana.
Rekomendasi Kunjungan
Kampung Watu Lumbung adalah destinasi wisata yang direkomendasikan bagi Anda yang ingin mencari pengalaman baru dan menarik di Yogyakarta. Dengan konsep edukasi dan keindahan alamnya, kampung ini menawarkan pengalaman yang berbeda dari objek wisata lainnya.
Anda dapat mengunjungi kampung ini pada sore hari untuk menikmati keindahan panorama matahari terbenam atau sunset dengan latar belakang Sungai Opak dan pegunungan yang ada di sekitar wilayah ini. Selain itu, Anda juga dapat menikmati kegiatan seperti menanam pohon, membaca buku, dan memasak di dapur sebagai bagian dari nilai-nilai edukasi yang diajarkan di tempat ini.
Tidak perlu khawatir mengenai harga tiket masuk, karena Kampung Watu Lumbung tidak mengenakan biaya tiket masuk. Anda hanya perlu membayar biaya parkir kendaraan. Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk mengunjungi Kampung Watu Lumbung dan menikmati keindahan alam serta nilai-nilai edukasinya.