Kapan Waktu Terbaik Piknik Ke Pantai Teluk Kiluan?
Lokasi
Teluk Kiluan terletak di Pekon (Desa) Kiluan Negeri, Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung. Tempat ini merupakan salah satu tempat wisata alami yang menarik di Lampung. Dengan luas sekitar 80 km, Teluk Kiluan menawarkan keindahan pantai dan kehidupan laut yang masih alami.
Sejarah
Teluk Kiluan memiliki sejarah yang masih diceritakan oleh warga sekitar. Konon, di tengah pulau Kiluan terdapat tumpukan batu yang dikeramatkan. Tumpukan batu ini dipercaya sebagai makam Raden Arya Antawijaya atau Raden Mas Arya.
Raden Arya Antawijaya adalah seorang pendatang di kawasan perdagangan desa Bawang, yang berasal dari Banten atau Malaka. Dia datang ke daerah ini saat kerajaan Majapahit mulai runtuh dan Islam mulai masuk ke Indonesia. Karena kesaktiannya, Raden Arya Antawijaya sulit dibunuh oleh musuh-musuhnya. Hingga suatu hari, dia ditantang bertanding oleh seorang guru silat dari Kotaagung, Tanggamus.
Saat itu, Raden Arya Antawijaya mendapat ilham bahwa ajalnya sudah dekat. Dia menunjuk sebuah pulau dan meminta agar jika dia tewas dalam pertandingan tersebut, dia ingin dimakamkan di pulau tersebut. Dia juga memberitahu bagian terlemah di tubuhnya. Pada akhirnya, Raden Arya Antawijaya tewas karena ditusuk dengan senjata di bagian tubuh yang dia beritahu sebelumnya. Sesuai permintaannya, dia dimakamkan di pulau tersebut dan pulau tersebut kemudian dinamakan Kiluan, yang dalam bahasa Lampung berarti “permintaan”.
Keindahan
Teluk Kiluan menawarkan keindahan alam yang memukau. Begitu sampai di sana, Anda akan disuguhi pemandangan pantai dengan gradasi warna biru kehijauan yang menakjubkan. Airnya jernih dan dangkal, dengan terumbu karang dan ikan hias yang terlihat jelas. Tidak ada sampah yang terlihat di sekitar pantai dan pasirnya berwarna putih dengan tekstur halus.
Perairannya kaya akan ikan, sehingga tempat ini menjadi surga bagi para pemancing handal. Selain itu, atraksi lumba-lumba liar yang melompat dan berenang bebas di tengah laut menjadi daya tarik utama Teluk Kiluan. Teluk ini memiliki populasi lumba-lumba liar terbesar di Asia.
Menyaksikan Lumba-Lumba di Teluk Kiluan
Untuk menyaksikan lumba-lumba di Teluk Kiluan, Anda harus pergi pada pagi hari sekitar pukul 6 pagi. Anda akan menggunakan jukung (perahu kecil) untuk pergi sejauh 4 mil lepas pantai, yang membutuhkan waktu sekitar satu setengah jam. Di tengah laut, Anda akan melihat lumba-lumba melompat-lompat.
Disarankan untuk membawa kamera anti air dan menggunakan mode video karena gerakan lumba-lumba sangat cepat. Tur lumba-lumba ini biasanya berlangsung selama 2-3 jam. Namun, disarankan untuk tidak melakukan tur ini di siang hari karena ombaknya akan semakin besar dan kesempatan melihat lumba-lumba akan semakin kecil.
Laguna Beach
Setelah mengikuti tur lumba-lumba, Anda bisa mengunjungi Laguna Beach. Laguna adalah kolam renang alami yang terletak di balik Teluk Kiluan. Akses menuju Laguna cukup terjal dan menanjak, dan Anda perlu berjalan kaki selama sekitar 40 menit untuk mencapainya. Jalur menuju Laguna melalui hutan kecil dan pantai yang dipenuhi dengan batu-batu besar.
Laguna memiliki bentuk cekungan di tepi pantai dan dibatasi oleh dinding-dinding batu karang. Airnya memiliki warna biru kehijauan yang indah. Kedalamannya sekitar 1 hingga 3 meter, sehingga aman untuk berenang. Namun, Anda perlu berhati-hati karena ombaknya cukup besar.
Rute Menuju Lokasi
Dari pusat kota Bandar Lampung, Anda dapat mencapai Teluk Kiluan dalam waktu sekitar 3-4 jam dengan menggunakan mobil. Jarak antara Bandar Lampung dan Teluk Kiluan sekitar 80 km. Jika Anda mengikuti petunjuk arah dari Google Maps, perkiraan waktu yang dibutuhkan adalah sekitar 2 jam 49 menit.
Disarankan untuk menggunakan mobil yang cocok untuk off-road seperti Jeep atau LUV. Jangan menggunakan mobil biasa, terutama jika mobil tersebut pendek atau menggunakan transmisi otomatis.
Ada dua rute yang dapat Anda pilih untuk mencapai Teluk Kiluan. Pertama, dari Bandar Lampung, Anda bisa masuk ke jalan Morotai, kemudian ke jalan Laksamana RE Martadinata, dan masuk ke jalan raya Way Ratay. Dari sana, Anda terus mengikuti jalan hingga masuk ke jalan Pematang Awi, jalan Dirt Road, dan akhirnya sampai di Kiluan.
Rute kedua adalah dari Bandar Lampung ke arah Padang Cermin hingga Anda menemui persimpangan masuk pangkalan TNI Angkatan Laut. Setelah itu, ambil jalur ke kiri menuju Punduh Pidada. Di sana, Anda akan melihat petunjuk jalan dengan tulisan “Teluk Kiluan”. Ikuti jalan tersebut hingga Anda melewati pasar Bawang. Di persimpangan terakhir, belok ke kiri dan Anda akan menemukan gapura Teluk Kiluan.
Untuk para backpacker atau wisatawan yang datang dari Jakarta, Anda dapat menyeberang Selat Sunda dari pelabuhan Merak ke pelabuhan Bakauheni menggunakan kapal. Dari Bakauheni, Anda dapat mengambil jalan ke arah Bandar Lampung dan mengikuti salah satu rute yang telah disebutkan sebelumnya.
Jika Anda menggunakan travel, sebaiknya memesan tiket sebelumnya karena tidak ada angkutan umum lain yang menuju ke Teluk Kiluan.
Fasilitas
Meskipun tidak ada hotel berbintang atau resort di sekitar Teluk Kiluan, tetapi terdapat penginapan berupa pondok atau rumah panggung yang cukup nyaman. Disarankan untuk memesan penginapan jauh-jauh hari sebelumnya. Penginapan ini terletak di tepi Teluk Kiluan dan juga di pulau Kiluan.
Selain itu, Anda juga dapat menginap di rumah warga atau memasang tenda di sekitar pantai. Namun, perlu diingat bahwa listrik hanya tersedia dari pukul 6 sore hingga tengah malam menggunakan genset. Terdapat fasilitas masjid, tempat mandi, dan toilet yang tersedia bagi pengunjung.
Untuk urusan makan, Anda dapat berdiskusi dengan warga sekitar untuk mendapatkan makanan yang sesuai dengan kebutuhan Anda.
Biaya yang Harus Dikeluarkan
Untuk biaya menuju Teluk Kiluan, jika Anda menggunakan kendaraan umum, perkiraan biaya adalah sebagai berikut:
– Dari Kalideres, Jakarta ke pelabuhan Merak menggunakan bus sekitar Rp.20.000.
– Kapal penyeberangan Merak – Bakauheni sekitar Rp.11.500 (dewasa) dan Rp.7.000 (anak-anak).
– Untuk mobil, biaya kapal penyeberangannya sekitar Rp.250.000 tanpa dipungut biaya per orang lagi.
– Dari Bakauheni ke Bandar Lampung, biaya kelas ekonomi sekitar Rp.17.000 dan AC sekitar Rp.25.000.
– Travel Bandar Lampung dari Kali Balok sekitar Rp.45.000.
Untuk penyeberangan ke pulau Kiluan, biaya menggunakan kapal jukung dari Teluk Kiluan ke pulau Kiluan sekitar Rp.15.000 per orang. Biaya parkir kendaraan adalah sekitar Rp.20.000.
Untuk masuk ke dalam Teluk Kiluan, tidak dikenakan biaya apapun. Untuk tur melihat lumba-lumba, biaya sewa kapal jukung berkisar antara Rp.250.000 hingga Rp.450.000 per kapal. Biaya sewa life jacket adalah Rp.15.000 per orang.
Harga tiket masuk ke pulau Kiluan adalah Rp.5000, sama dengan harga tiket masuk ke Laguna. Namun, jika ingin pergi ke Laguna, Anda akan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp.20.000 untuk sewa kapal jukung.
Untuk penginapan, harga berkisar antara Rp.200.000 hingga Rp.300.000 per kamar. Harga ini sudah termasuk toilet luar dan tiga kali makan sehari.
Bagi Anda yang ingin pergi sendirian, tetapi ingin mengunjungi Teluk Kiluan, Anda dapat mengikuti open trip atau trip gabungan dengan para pecinta alam lainnya.
Selain Teluk Kiluan, Lampung juga memiliki destinasi lain yang sedang diminati oleh wisatawan seperti Pulau Pahawang, Pantai Tanjung Tua, dan Pantai Tanjung Setia yang terletak di barat Lampung.