PERGIMULU.COM

Mau Pergi Liburan Kemana? Cari info di pergimulu.com saja!

Pantai Tanjung Bloam

Blog

Lokasi: Dusun Tangsi, Desa Tameak, Jerowaru, Lombok Timur, NTB 83672

Tanjung Ringgit: Pantai Surga Tersembunyi di Pulau Lombok

Pulau Lombok, terletak sekitar 200 km dari Bali, menjadi surga tersembunyi yang mulai disadari oleh para backpacker akhir-akhir ini. Pulau ini menyimpan berbagai objek wisata yang menarik, mulai dari gili, pantai, hingga gunung. Salah satu pantai yang cukup terkenal di Pulau Lombok adalah Tanjung Ringgit.

Tanjung Ringgit terletak di Desa Pemongkong, Dusun Tangsi, Jerowaru, Lombok Timur, NTB. Pantai ini sangat direkomendasikan bagi mereka yang suka berpetualang dan memiliki hobi fotografi. Meskipun jalan menuju lokasi cukup terjal dan berbahaya, namun sensasi adrenalin yang diberikan membuat pengunjung merasa terkesan.

Sesampainya di Tanjung Ringgit, pengunjung akan disambut oleh kawasan wisata yang masih alami dan asri. Pemandangan air laut yang jernih dan berwarna hijau-kebiruan, terumbu karang, serta biota laut yang menakjubkan akan membuat pengunjung terpaku. Keindahan alam Tanjung Ringgit membuat pengunjung merasa seperti berada di surga yang tersembunyi.

Tidak terlalu jauh dari Tanjung Ringgit, terdapat pantai lain yang juga menarik yaitu Pantai Tanjung Bloam. Pantai ini terletak sekitar 4 km dari Tanjung Ringgit. Pantai Tanjung Bloam adalah sebuah nirwana tak tersentuh di sudut lain Pulau Lombok. Pantai ini dikenal sebagai tempat konservasi penyu yang masih sangat alami. Air lautnya berwarna biru jernih yang bersanding dengan hamparan pasir putih nan lembut. Keindahan pantai ini semakin ditonjolkan dengan adanya tebing-tebing batuan cadas yang memberikan pesona tersendiri.

Dua tebing batuan cadas yang mengimpit Pantai Tanjung Bloam memiliki bentuk yang unik. Sebelah kiri, terdapat tebing yang berbentuk mirip kue bakpao, sedangkan sebelah kanan memiliki bentuk yang tidak beraturan dan menjorok ke pantai. Pantai Tanjung Bloam juga menjadi habitat penyu-penyu yang hidup di sepanjang garis pantai. Keberadaan penyu ini menambah daya tarik Pantai Tanjung Bloam bagi para pecinta fotografi.

Bagi pecinta fotografi, Pantai Tanjung Bloam menawarkan banyak sudut menarik untuk dijadikan objek foto. Dari bibir pantai, pengunjung dapat mengarahkan kamera untuk mencari sudut-sudut yang menarik. Namun, perlu diingat bahwa pengunjung harus berhati-hati karena ombak di Pantai Tanjung Bloam cukup besar. Hindari mendekati tebing apabila tidak ingin terjatuh atau terbawa arus. Selain itu, pengunjung juga dapat naik ke bukit di sebelah barat untuk mendapatkan gambar panorama pantai dan alam sekitarnya secara lebih jelas.

BACA JUGA :  Emerald Hotel Surabaya, Penginapan Bertaraf Bintang 2 Dengan Tarif 200 Ribu Saja Per Malamnya

Sayangnya, akses ke Tanjung Bloam tidak bebas untuk umum seperti dulu. Sejak berdirinya sebuah hotel di kawasan tersebut, akses menuju Tanjung Bloam dijaga ketat oleh satpam. Pengunjung hanya diperbolehkan masuk ke kawasan tersebut jika telah memesan kamar di Hotel Jeeva Bloam. Hotel ini terletak di Jalan Pantai Beloam, Tanjung Ringgit, Sekaroh, Lombok Timur, NTB. Harga permalam di Jeeva Beloam Beach Camp berkisar antara Rp.4.000.000 hingga Rp.5.000.000. Jika tarif tersebut terlalu mahal bagi beberapa traveler, terdapat trik jitu untuk masuk ke kawasan wisata ini tanpa harus memesan atau booking kamar hotel.

Pertama, pengunjung dapat membeli makanan di resort tersebut. Kedua, pengunjung dapat menggunakan jalur alternatif yang hanya diketahui oleh beberapa orang. Menurut informasi warga sekitar, terdapat akses menuju Tanjung Bloam melalui hutan Jerowaru dengan perjalanan sekitar 1,5 jam tergantung kecepatan kendaraan. Bagi pengunjung dengan budget yang minim, warga juga menyarankan untuk melewati bukit-bukit terjal yang tidak jauh dari desa tersebut.

Pantai Tanjung Bloam: Keindahan Pantai yang Belum Banyak Dikenal

Pantai Tanjung Bloam merupakan salah satu destinasi wisata yang belum banyak dikenal oleh masyarakat umum. Terletak di Dusun Tangsi, Desa Tameak, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur (Lotim), NTB, pantai ini menawarkan view yang tidak biasa. Laut yang biru jernih, pasir putih yang lembut, batu cadas, dan semua yang ada di sana sangat mempesona.

Pantai Tanjung Bloam memiliki pesona eksotis dengan tebing-tebing batuan cadas yang mengimpit pantai. Dua tebing batuan cadas tersebut memiliki bentuk yang unik, dimana sebelah kiri mirip dengan kue bakpao, sedangkan sebelah kanan tidak beraturan dan menjorok ke pantai. Keberadaan penyu-penyu di sepanjang garis pantai menambah keindahan Pantai Tanjung Bloam.

Pantai Tanjung Bloam juga menawarkan banyak spot menarik untuk para pengunjung yang gemar berfoto. Pengunjung dapat mengambil foto di bibir pantai atau naik ke bukit di sebelah barat untuk mendapatkan gambar panorama pantai dan alam sekitarnya secara lebih jelas. Namun, pengunjung perlu berhati-hati dengan ombak yang cukup besar di Pantai Tanjung Bloam. Hindari mendekati tebing apabila tidak ingin terjatuh atau terbawa arus.

Sejak berdirinya sebuah hotel di kawasan Pantai Tanjung Bloam, akses menuju pantai ini dijaga ketat oleh satpam. Pengunjung hanya diperbolehkan masuk ke kawasan tersebut jika telah memesan kamar di Hotel Jeeva Bloam. Hal ini membuat beberapa traveler menganggap tarif hotel yang cukup mahal. Namun, terdapat trik untuk masuk ke kawasan wisata ini tanpa harus memesan kamar hotel.

Salah satu triknya adalah dengan membeli makanan di resort tersebut. Selain itu, terdapat jalur alternatif yang hanya diketahui oleh beberapa orang. Pengunjung dapat menggunakan jalur melalui hutan Jerowaru dengan perjalanan sekitar 1,5 jam tergantung kecepatan kendaraan. Bagi pengunjung dengan budget yang minim, warga sekitar juga menyarankan untuk melewati bukit-bukit terjal yang tidak jauh dari desa tersebut.

BACA JUGA :  10 Hotel Murah Dekat Maribaya, Mulai Rp.147.000/Malam

Keindahan Pantai Tanjung Bloam yang Memukau

Pantai Tanjung Bloam adalah sebuah surga tersembunyi di Pulau Lombok yang menawarkan keindahan alam yang memukau. Terletak di Dusun Tangsi, Desa Tameak, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur (Lotim), NTB, pantai ini masih sangat alami dan belum banyak dikenal oleh masyarakat umum. Keasrian alam Pantai Tanjung Bloam membuat pengunjung terkesima.

Salah satu daya tarik Pantai Tanjung Bloam adalah keindahan air laut yang berwarna biru jernih. Air laut yang berwarna biru jernih ini bersanding dengan hamparan pasir putih nan lembut. Keindahan pantai ini semakin ditonjolkan dengan adanya tebing-tebing batuan cadas yang mengimpit pantai. Dua tebing batuan cadas tersebut memiliki bentuk yang unik, dimana sebelah kiri mirip dengan kue bakpao, sedangkan sebelah kanan tidak beraturan dan menjorok ke pantai.

Pantai Tanjung Bloam juga menjadi habitat penyu-penyu yang hidup di sepanjang garis pantai. Keberadaan penyu-penyu ini menambah daya tarik Pantai Tanjung Bloam bagi para pecinta fotografi. Pengunjung dapat mengambil foto di sepanjang bibir pantai untuk mencari sudut-sudut yang menarik. Ada juga bukit di sebelah barat yang dapat dinaiki untuk mendapatkan gambar panorama pantai dan alam sekitarnya secara lebih jelas.

Namun, perlu diingat bahwa Pantai Tanjung Bloam memiliki ombak yang cukup besar. Pengunjung harus berhati-hati dan tidak terlalu mendekati tebing agar tidak terjatuh atau terbawa arus. Meskipun demikian, pemandangan pantai dan lautan luas dengan para nelayan yang mondar-mandir mencari ikan tampak lebih jelas dari atas bukit.

Sejak berdirinya sebuah hotel di kawasan Pantai Tanjung Bloam, akses menuju pantai ini dijaga ketat oleh satpam. Pengunjung hanya diperbolehkan masuk ke kawasan tersebut jika telah memesan kamar di Hotel Jeeva Bloam. Namun, terdapat trik untuk masuk ke kawasan wisata ini tanpa harus memesan kamar hotel.

Salah satu triknya adalah dengan membeli makanan di resort tersebut. Selain itu, terdapat jalur alternatif yang hanya diketahui oleh beberapa orang. Pengunjung dapat menggunakan jalur melalui hutan Jerowaru dengan perjalanan sekitar 1,5 jam tergantung kecepatan kendaraan. Bagi pengunjung dengan budget yang minim, warga sekitar juga menyarankan untuk melewati bukit-bukit terjal yang tidak jauh dari desa tersebut.

Keamanan di Pantai Tanjung Bloam

Pantai Tanjung Bloam adalah salah satu destinasi wisata yang memiliki keindahan alam yang memukau. Namun, keindahan tersebut juga diimbangi dengan beberapa risiko yang perlu diperhatikan oleh pengunjung. Pantai Tanjung Bloam terletak di ujung Pulau Lombok dan berhadapan langsung dengan Selat Alas serta Samudera Hindia. Oleh karena itu, ombak di pantai ini cukup tinggi dan cuacanya dapat memburuk dengan cepat.

Pada tahun 2015, terjadi sebuah tragedi di Pantai Tanjung Bloam yang mengakibatkan akses ke pantai ini ditutup. Beberapa turis meninggal akibat tergulung ombak. Insiden ini terjadi karena para korban mengambil foto di dekat tanjung saat cuaca sedang buruk dan sering terjadi gelombang besar.

BACA JUGA :  Miliki Peralatan Mancing Idaman Dari 10 Fishing Store Lengkap dan Favorit di Wilayah Gresik Ini

Sejak insiden tersebut, akses ke Pantai Tanjung Bloam dijaga ketat oleh satpam. Pengunjung hanya diperbolehkan masuk ke kawasan tersebut jika telah memesan kamar di Hotel Jeeva Bloam. Hotel ini terletak di Jalan Pantai Beloam, Tanjung Ringgit, Sekaroh, Lombok Timur, NTB. Harga permalam di Jeeva Beloam Beach Camp berkisar antara Rp.4.000.000 hingga Rp.5.000.000. Tarif ini mungkin terlalu mahal bagi beberapa traveler.

Namun, terdapat trik untuk masuk ke Pantai Tanjung Bloam tanpa harus memesan kamar di hotel. Pengunjung dapat membeli makanan di resort tersebut atau menggunakan jalur alternatif yang hanya diketahui oleh beberapa orang. Jalur alternatif ini melalui hutan Jerowaru dengan perjalanan sekitar 1,5 jam tergantung kecepatan kendaraan. Bagi pengunjung dengan budget yang minim, warga sekitar juga menyarankan untuk melewati bukit-bukit terjal yang tidak jauh dari desa tersebut.

Untuk keselamatan pengunjung, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat berkunjung ke Pantai Tanjung Bloam. Pertama, kenali medan di pantai ini dan kondisi ombaknya sebelum mengambil foto atau berselfie ria. Hindari foto dengan posisi membelakangi lautan karena tidak dapat diprediksi kapan gelombang besar akan datang. Selain itu, sebaiknya berfoto di bukit atau batu cadas saja dan jangan berdiri di sisi tebing karena dapat membahayakan keselamatan.

Rute Menuju Pantai Tanjung Bloam

Pantai Tanjung Bloam terletak di Dusun Tangsi, Desa Tameak, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur (Lotim), NTB. Jaraknya sekitar 88 km dari Mataram dan dapat ditempuh selama 2,5 jam perjalanan. Jika Anda pernah berkunjung ke Pantai Tanjung Ringgit, tidak akan sulit untuk menemukan rute menuju Pantai Tanjung Bloam.

Sebelum memasuki jalur menuju Pantai Tanjung Ringgit, pengunjung dapat berbelok ke jalanan kecil yang ada di sebelah kanan. Sekitar 500 meter dari tikungan tersebut, terdapat pendopo mini yang merupakan penanda lokasi Pantai Tanjung Bloam. Rute menuju Pantai Tanjung Bloam tidak semulus yang Anda kira, karena jalanannya masih berupa tanah, berkerikil, dan berdebu.

Meskipun demikian, pemandangan yang sedikit gersang, terutama di musim kemarau, tidak akan mengurangi keindahan Pantai Tanjung Bloam. Pengunjung dapat melihat map atau bertanya pada warga sekitar untuk ditunjukkan arah menuju pantai ini. Setibanya di pantai, pengunjung hanya perlu membayar uang parkir sebesar Rp5.000,- untuk menikmati keindahan alam Pantai Tanjung Bloam.

Pantai Tanjung Bloam bisa masuk dalam list destinasi wisata yang wajib dikunjungi di akhir tahun. Tempat ini menawarkan view pantai yang tidak biasa dengan keindahan alam yang mempesona. Meskipun Pantai Tanjung Bloam masih tergolong belum banyak dikenal oleh masyarakat umum, namun hal ini justru menjadi daya tarik tersendiri. Tunggu apa lagi, jangan lewatkan kesempatan untuk mengunjungi Pantai Tanjung Bloam dan menikmati keindahan alamnya.


Raka Andhika

Raka adalah seorang penulis blog perjalanan yang bersemangat dan kreatif. Raka memiliki kecakapan dalam menulis narasi perjalanan yang menarik dan informatif. Sejak usia muda, Raka sudah memiliki kegemaran menjelajahi tempat-tempat baru dan berinteraksi dengan berbagai budaya, yang kemudian mendorongnya untuk membagikan pengalaman tersebut melalui tulisan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *