Ini Spot Cantik Menikmati Sunrise di Pulau Pari
Pulau Pari Cantik
Potensi dan Pesona Pulau Pari
Diantara sekian banyak pulau yang menghiasi kawasan wisata bahari Kepulauan Seribu, salah satu yang menjadi primadonanya adalah Pulau Pari. Pulau ini memiliki potensi dan pesona yang tidak kalah dari pulau-pulau lain di sekitarnya. Pulau Pari juga memiliki daya tarik yang mampu membuat wisatawan betah berlama-lama di pulau ini.
Selain keindahan alamnya yang memukau, Pulau Pari juga menawarkan suasana alami yang sangat menenangkan dan kebersihan lingkungan yang terjaga dengan baik. Hal ini dikarenakan di pulau ini terdapat peraturan yang melarang pengunjung membawa sampah dari luar dan meninggalkannya di sini. Setiap pengunjung diwajibkan membawa kantong plastik sebagai tempat untuk menyimpan sampah selama kunjungan dan membawanya kembali ke tempat asal.
Salah satu daya tarik lain dari Pulau Pari adalah ketersediaan air tawar yang berlimpah. Hal ini tidak dapat ditemukan di semua pulau di Kepulauan Seribu. Ketersediaan air tawar ini disebabkan oleh adanya cekungan unik di sisi Barat Pulau Pari yang memungkinkan untuk menyerap dan menampung air hujan. Sehingga pulau ini senantiasa memiliki cadangan air tawar yang memadai.
Pulau Pari juga memiliki tanah yang subur dan cocok untuk ditanami berbagai jenis pohon. Di pulau ini dapat ditemui pohon jambu, mangga, rambutan, srikaya, dan beberapa jenis pohon buah lainnya. Hal ini menjadikan Pulau Pari memiliki kekayaan alam yang melimpah dan menjadi tempat yang ideal untuk berkebun.
Perjalanan Menuju Pulau Pari
Untuk menuju ke Pulau Pari, terdapat dua tempat yang dapat dituju sebagai sarana transportasi penyeberangan, yaitu dermaga Marina di Pantai Ancol dan Pelabuhan Kaliadem di Muara Angke, Jakarta Utara. Jika Anda memiliki budget lebih dan ingin cepat sampai ke Pulau Pari, Anda dapat menuju dermaga Marina dan menyewa speedboat dengan harga sekitar Rp.250.000 – Rp.300.000. Perjalanan dengan speedboat hanya membutuhkan waktu sekitar 1 – 1,5 jam.
Bagi para backpacker yang ingin berhemat atau ingin merasakan nuansa petualangan, dapat naik kapal ferry atau kapal tongkang di Pelabuhan Kali Adem dengan tarif sekitar Rp.50.000. Perjalanan dengan menggunakan ferry atau kapal tongkang membutuhkan waktu sekitar 2 – 2,5 jam. Sebelum menyeberang, pastikan Anda membawa uang tunai dalam jumlah yang cukup, karena di Pulau Pari tidak terdapat mesin ATM. Selain itu, Anda juga harus siap untuk terisolasi dari dunia luar, karena sinyal ponsel di kawasan pulau ini sangat sulit.
Mengenal Pulau Pari
Pulau Pari terletak di gugusan pulau di perairan Jakarta dengan koordinat 6°0’14” LU dan 106°46’44” BT. Pulau ini tidak jauh dari Pulau Pramuka yang menjadi pusat pemerintahan Kepulauan Seribu, serta beberapa pulau lainnya seperti Pulau Tidung, Pulau Lancang, dan Pulau Rambut.
Pulau Pari memiliki luas sekitar 43 hektar dan dibagi menjadi dua kawasan, yaitu Pulau Pari Bagian Timur dan Pulau Pari Bagian Barat. Pulau Pari Bagian Timur merupakan kawasan pantai dan tempat wisata, sedangkan Pulau Pari Bagian Barat merupakan kawasan pemukiman yang dihuni oleh sekitar 700 warga.
Secara administratif, Pulau Pari merupakan Kelurahan yang menjadi bagian dari Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Kabupaten Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta. Sebelum dikenal sebagai tempat wisata, Pulau Pari digunakan sebagai tempat pengungsian warga pada masa penjajahan. Setelah kemerdekaan, pulau ini menjadi tempat mencari ikan oleh warga yang tinggal di Pulau Tidung dan Pulau Pramuka.
Pulau Pari juga menjadi lokasi penelitian biota laut. Di sebelah Barat pulau ini terdapat kantor Lembaga Oceanografi LIPI yang sering dikunjungi oleh para mahasiswa dan peneliti yang melakukan penelitian ekosistem laut di perairan pulau ini. Karena itu, Pulau Pari juga dikenal dengan ekowisatanya.
Daya Tarik Pulau Pari
Keindahan Pantai Pulau Pari
Pulau Pari menawarkan keindahan panorama pantai yang memukau. Terdapat dua pantai yang dapat dinikmati oleh pengunjung, yaitu Pantai Pasir Perawan dan Pantai Kresek.
Pantai Pasir Perawan memiliki pemandangan alam yang masih alami dengan garis pantai yang panjang sekitar 500 meter. Pantai ini dikelilingi oleh hutan bakau yang memberikan suasana yang sejuk dan segar. Selain itu, terdapat laguna dengan pasir putih bersih saat air laut surut. Di antara hamparan pasir, terkadang dapat ditemukan kerang dan binatang laut lainnya yang terbawa ombak.
Pantai Kresek memiliki air laut berwarna hijau toska yang memukau. Namun, saat musim angin Barat, keindahan pantai ini terganggu oleh sampah yang dibawa ombak dari pulau lain. Namun, warga setempat dan petugas kebersihan selalu sigap dalam membersihkan pantai sehingga pantai ini tetap terjaga kebersihannya.
Bukit Matahari
Selain keindahan pantai, Pulau Pari juga menawarkan Bukit Matahari yang menjadi tempat favorit wisatawan. Bukit ini terletak di dekat dermaga pulau. Dinamakan Bukit Matahari karena tempat ini sangat ideal untuk menikmati momen terbit dan tenggelamnya matahari. Selain itu, Bukit Matahari juga kerap dijadikan tempat pesta barbeque oleh wisatawan. Di malam hari, wisatawan dapat menikmati pemandangan malam yang indah dan menggelar pesta barbeque untuk merayakan acara spesial.
Aktivitas Menarik di Pulau Pari
Selain menikmati keindahan panorama alam dan berfoto di spot-spot cantik, terdapat banyak aktivitas menarik yang dapat dilakukan di Pulau Pari. Pengunjung dapat menyewa sepeda angin untuk mengeksplorasi kawasan pulau atau menikmati keindahan air laut dengan mandi dan berenang.
Terdapat juga sejumlah wahana permainan dan watersport seperti banana boat, donat boat, dan kano yang akan memacu adrenalin dan menguras kegembiraan Anda. Jika ingin menjelajah kawasan perairan untuk memancing atau snorkeling, tersedia perahu-perahu nelayan yang dapat disewa.
Pesta barbeque juga menjadi aktivitas favorit wisatawan saat berkunjung ke Pulau Pari. Wisatawan dapat menggelar pesta barbeque di pantai atau di depan tempat penginapan. Melalui aktivitas ini, terjalin keakraban antara wisatawan dalam satu rombongan, saling mengenal dengan wisatawan lain, dan membangun kedekatan dengan warga setempat.
Penginapan dan Kuliner di Pulau Pari
Pulau Pari memiliki berbagai penginapan yang dapat dipilih oleh pengunjung. Penginapan yang tersedia adalah rumah-rumah penduduk yang disulap menjadi homestay atau penginapan. Meskipun tidak terdapat hotel di pulau ini, penginapan yang ada dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti AC, dispenser, kulkas, kamar mandi di dalam, dan lainnya. Harga sewa penginapan bervariasi tergantung dari fasilitasnya dan bisa dinegosiasikan. Harga sewa penginapan rata-rata antara Rp.500.000 – Rp.700.000 per malam.
Selain penginapan, Pulau Pari juga menawarkan kuliner khas yang dapat dinikmati oleh pengunjung. Salah satu hidangan khas Pulau Pari adalah Landak Laut. Hidangan ini menggunakan daging landak laut yang memiliki rasa lembut, manis, dan gurih. Selain itu, juga terdapat manisan rumput laut dan jajanan khas lainnya seperti asinan cumi-cumi, keripik sukun, dan manisan buah ceremai. Pengunjung juga dapat membawa pulang manisan rumput laut sebagai oleh-oleh.
Pulau Pari menawarkan pengalaman wisata yang unik dan menarik bagi para pengunjungnya. Dengan keindahan alamnya, suasana yang tenang, dan kebersihan lingkungan yang terjaga, Pulau Pari menjadi destinasi wisata yang sangat menarik. Jadi, jika Anda mencari tempat untuk berlibur dan melepaskan penat, Pulau Pari adalah pilihan yang tepat.