Panduan Tips Pergi Liburan Ke Ngantang, Malang

Ngantang merupakan salah satu kecamatan di Malang. dibagian barat langsung berbatasan dengan Bukit Selokurung yang terdapat makam Pangeran Trunojoyo. Ngantang berada di ketinggian sekitar 600 mdpl. Ngantang juga dikelilingi oleh 4 Gunung sekaligus. berturut-turut yaitu Gunung Kelud, Gunung Kawi, Gunung Arjuno, dan Gunung Anjasmoro.

Ngantang adalah tempat dibangunnya Waduk Selorejo oleh Jepang, yang dulunya adalah sebuah perkampungan dan kini dimanfaatkan sebagai tempat wisata dengan berbagai fasilitas penginapan atau tempat olahraga air. Ketika PON diselenggarakan oleh Jawa Timur, waduk ini digunakan untuk lomba ski air. Waduk Selorejo ramai pengunjung terutama saat hari libur atau akhir pekan, cocok bagi para penggemar memancing atau penikmat hidangan ikan bakar maupun goreng. Di tengah waduk terdapat sebuah villa dan kebun jambu yang cukup luas.

Selain untuk wisata, Waduk Selorejo berfungsi sebagai budidaya perikanan, irigasi, dan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Malang, Provinsi jawa Timur.

Wilayah Utama Ngantang

Ngantang berbatasan langsung dengan Kecamatan Kasembon, Kecamatan Pujon, Kota Batu, Kabupaten Mojokerto, dan Kabupaten Blitar.

Panduan Tips Pergi Liburan Ke Ngantang, Malang

Sejarah Ngantang

Catatan sejarah pertama tentang daerah ini adalah prasasti Hantang yang konon menjadi asal mula kata “Ngantang”. Prasasti ini merupakan prasasti dari jaman Kerajaan Kediri yang bermula di tahun 1057 Saka (1135 M). Prasasti Hantang dibuat oleh Raja Jayabaya (Raja Kediri). Raja Jayabaya berterimakasih kepada penduduk daerah yang kini disebut Ngantang karena telah berjasa kepada Kerajaan Kediri.

Penduduk di daerah itu telah membantu usaha Kerajaan Kediri untuk mengalahkan Kerajaan Jenggala. Seperti yang diketahui, setelah Airlangga wafat, Kerajaan Kahuripan dipecah menjadi dua, yakni Panjalu (Kediri) dan Jenggala. Dua kerajaan ini saling berebut kekuasaan terutama di daerah sekitar aliran Sungai Brantas, Jawa Timur.

Panduan Tips Pergi Liburan Ke Ngantang, Malang

Perseteruan dua kerajaan ini berakhir setelah Kerajaan Kediri mampu mengalahkan Kerajaan Jenggala. Salah satu faktor kemenangan Kerajaan Kediri adalah bantuan dari masyarakat Ngantang. Saat perang berlangsung, masyarakat Ngantang begitu setia terhadap Kediri. Sebagai rasa terima kasih, Raja Jayabaya memberikan prasasti Hantang.

Di dalam prasasti itu terdapat tulisan Narasinga dan Panjalu Jayati (Panjalu Menang). Selain itu, Ngantang juga menjadi daerah istimewa Kerajaan Kediri. Kemenangan Kediri atas Jenggala ini juga disimbolkan sebagai kemenangan Pandawa atas Kurawa dalam Kisah Bharatayudha yang digubah oleh Mpu Sedah dan Mpu Panuluh tahun 1157 M.

Sejarah Ngantang tidak berhenti sampai di sini. Ngantang juga menjadi tempat pelarian Trunojoyo yang merupakan pahlawan nasional. Trunojoyo gigih memerangi Amangkurat II dan VOC. Ngantang juga menjadi daerah perjuangan bagi para pengikut Untung Surapati, yakni Sunan Mas. Sunan Mas beserta pasukannya menyerang serdadu kompeni dan prajurit Mataram di Kota Kediri.

Cara Pergi ke Ngantang

Panduan Tips Pergi Liburan Ke Ngantang, Malang

Perjalanan yang bisa diambil dari Kota Kabupaten Malang, Anda bisa melewati jalur Kabupaten Malang – Batu – Selorejo ± 60 km dan dari Kota Surabaya bisa mengambil jalur Surabaya – Krian – Mojo Agung – Ngoro – Ngantang – Pujon – Selorejo.

Atau jika Anda dari Batu, Anda bisa naik Bus Puspa Indah dan berhenti di pertigaan Kambal dengan ongkos Rp. 5.000 saja, lalu naik ojek dengan ongkos Rp. 5.000 juga, atau naik angkot BNK dengan tarif yang sama. Begitupun jika Anda dari Kediri atau Jombang, Anda bisa naik Bus Puspa Indah.

Transportasi Umum di Ngantang

Terdapat angkutan kota (angkot) yang disebut angkot BNK (Batu – Ngantang – Kasembon) sebagai sarana transportasi di Kota Batu Ngantang. Mobil angkot berjumlah banyak dengan warna mobil yang tidak seragam.

Berikut rute-rute yang dilewati:

Terminal Batu – Jl. Dewi Sartika Atas – Jl. Terusan Agus Salim – Jl. Sultan Agung – Jl. Abdul Gani – Jl. Suropati – Jl. Ikhwan Hadi – Jl. Panglima Sudirman – Jl. Trunojoyo – Pujon- Ngantang – Waduk Selorejo – Pasar Ngantang – Kasembon – dan perjalanan kembali dengan melewati rute yang sama.

Panduan Tips Pergi Liburan Ke Ngantang, Malang

Hotel di Ngantang

Tersedia hotel, wisma, dan cottage di kawasan Waduk Selorejo. Fasilitas yang ditawarkan pun lengkap. Beberapa di antaranya menawarkan fasilitas outbond, rafting, arung jeram, wisata olah raga air, petik buah jambu, memancing, dan banyak kegiatan lainnya.

Selorejo kini juga memiliki 12 unit cottage 18 kamar dalam beberapa pilihan type yang masing-masing menghadap ke arah bendungan langsung, sehingga dapat menikmati pemandangan yang cukup indah.

Cottage ini memiliki aneka pilihan mulai dari 1 kamar hingga tiga kamar, harga yang ditawarkan juga cukup bervariasi antara Rp. 200.000 hingga Rp. 800.000 per malam. Salah satu penginapan unggulan di kawasan ini adalah Taman Wisata Selorejo Hotel dan Resort, yang memasang tarif wisma dan cottage mulai dari Rp. 300.000 hingga Rp. 900.000, serta Rp. 400.000 untuk kamar hotel. Di tempat ini juga terdapat padang golf 9 hole yang terletak di pinggir waduk.

Iklim di Ngantang

Kota ini memiliki iklim tropis. Sepanjang hampir sebagian besar bulan dalam setahun, terdapat curah hujan signifikan di Ngantang. Di sana hanya ada musim kemarau singkat.

Bahasa Daerah di Ngantang

Dialek Malang atau biasa disebut dialek Malangan, dialek Ngalaman dan Boso Walikan (Osob Kiwalan) adalah sebuah dialek Jawa yang dituturkan di Malang. Dialek ini hanya membalikkan posisi huruf pada kosa kata bahasa Jawa atau pun bahasa Indonesia pada umumnya, kecuali pada konsonan rangkap, afiks, dan gabungan suku kata yang tidak memungkinkan bisa dibalik.

Sejarah Boso Walikan berasal dari pemikiran para pejuang tempo doeloe yaitu kelompok Gerilya Rakyat Kota (GRK). Bahasa khusus ini dianggap perlu untuk menjamin kerahasiaan, efektifitas komunikasi sesama pejuang selain juga sebagai pengenal identitas kawan atau lawan.

Bahasa khas Malang ini merupakan bahasa gabungan dari bahasa Jawa, Indonesia, Arab, Madura dan Cina.

Tempat Wisata di Ngantang

Panduan Tips Pergi Liburan Ke Ngantang, Malang

1. Waduk Selorejo

Lokasi Wisata Waduk Selorejo berada di Jalur antara Malang – Kediri. Waduk Selorejo juga menawarkan keindahan refleksi alam yang begitu sempurna. Jarak tempuh ±43 km ke arah Barat dari Kota Kabupaten Malang. Waduk Selorejo seketika itu juga seperti laksana cermin alam. Langit-langit, Awan-awan, Pepohonan, Jembatan gantung, seketika juga terefleksi sempurna di atas cermin alam bernama waduk selorejo.

Sarana dan fasilitas yang mendukung pada tempat wisata adalah lapangan golf, lapangan tennis, tempat perkemahan, penginapan, restoran, area pemancingan, serta permainan ski air dan area parkir yang cukup luas. Selain itu kegiatan yang bisa anda lakukan di sini adalah mengelilingi waduk menggunakan perahu, memancing karena di sini banyak sekali ikan, atau juga berenang di kolam renang. Karena tidak diperbolehkan untuk berenang di waduk, disini terdapat kolam renang yang khusus digunakan untuk berenang.

  • Harga karcis masuk Rp. 10.000
  • Tarif naik perahu putar tengah: Rp. 30,000, dan putar keliling : Rp. 50.000
  • Harga perahu sewa adalah Rp. 40.000/Jam dan perahu bermotor sekitar Rp. 60.000/Jam.

Terdapat Sebuah Pulau dengan Kebun Jeruk yang indah

Selain itu disini juga terdapat sebuah pulau yang biasa digunakan untuk petik jeruk. Anda hanya menyewa perahu dari warga yang sudah stand by disana. Anda akan langsung diantar menuju sebuah pulau yang terdapat kebun jeruk. Anda bisa makan sepuas hati, akan tetapi jika anda ingin membawa pulang maka anda akan dikenakan biaya.

2. Desa Wisata Mulyorejo di Kecamatan Ngantang

Mulyorejo adalah sebuah desa di wilayah Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang. Pemkab Malang, Jawa Timur, menetapkan 13 desa dari 378 desa dan 12 kelurahan di wilayahnya menjadi desa wisata, dan Desa Mulyorejo termasuk salah satunya. Wilayahnya terpilih sebagai desa wisata karena memiliki lima kawasan wisata pantai. Lima wisata pantai tersebut adalah Sedangbiru, Tamban Indah, Cungup, Sendiki, dan Pantai Gua Hatta.

Panduan Tips Pergi Liburan Ke Ngantang, Malang

Museum di Ngantang

Museum Kesenian Batu Malang, Ngantang,

Tempat Makan Rekomendasi di Ngantang

Hidangan Serba Ikan Segar Air Tawar. Anda bisa mencoba hidangan khas dari Waduk Selorejo yaitu aneka wader kali. Disini banyak sekali dijumpai aneka makanan ikan terutama wader kali yang langsung diambil dari waduk sehingga terjamin kesegarannya. Selain itu juga ada banyak lagi yang lainnya seperti udang, Mujaer, dan juga gurame pokoknya semua hidangan ikan ada disini. Penasaran dengan masakan khas selorejo, segera kunjungi Waduk Selorejo.

  • Depot Sari Rasa Mbak Mitun, Ngantang, Jl. Raya Sidorejo
  • Ayam Lodho Sumber Rejeki, Ngantang, Malang, Jl. Raya Sumber Mulyo, Ngantang, Malang, Telepon 081252259454

Tips Wisata di Ngantang

  • Pilihlah hotel atau penginapan yang menawarkan berbagai fasilitas agar Anda bisa memperbanyak aktivitas liburan Anda di satu tempat selama berkunjung ke Ngantang.
  • Perbanyak minum air putih dan lakukan terapi air putih selama Anda berwisata.
  • Puaskan dahaga kuliner Anda dengan menyantap hidangan ikan segar air tawar hasil Waduk Selorejo. Sempatkan juga membeli oleh-oleh khas di tempat ini untuk dibawa pulang, Anda pasti tidak akan menyesal.

Leave a Reply