10 Daftar Oleh-Oleh Khas Wonosobo Yang Banyak Diburu Wisatawan
Oleh-Oleh Khas Wonosobo yang Harus Dibawa Pulang
1. Kacang Dieng
Kacang Dieng merupakan oleh-oleh khas Wonosobo yang paling terkenal dan selalu menjadi andalan bagi para wisatawan. Kacang ini juga kerap disebut sebagai kacang babi oleh warga sekitar. Kacang Dieng memiliki ukuran yang lebih besar dibandingkan dengan kacang biasa. Biasanya, kacang Dieng diolah dengan cara dibalut tepung dan beragam bumbu khas, kemudian digoreng sebelum disajikan.
Sebagai salah satu makanan kering khas Wonosobo, kacang Dieng sangat cocok untuk dijadikan oleh-oleh dan dibagikan kepada tetangga maupun sanak saudara. Kacang Dieng mudah ditemukan karena banyak dijual di pusat oleh-oleh atau toko online. Harganya juga relatif terjangkau.
2. Purwaceng
Purwaceng adalah salah satu tumbuhan khas dataran tinggi Dieng yang dikenal luas sebagai tanaman herbal Indonesia. Purwaceng diyakini memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, seperti menghangatkan tubuh atau menghilangkan rasa pegal. Untuk dijadikan oleh-oleh, purwaceng telah diolah menjadi bentuk serbuk dan dikemas dengan rapi dalam sachet atau botol.
Purwaceng yang juga dikenal sebagai “obat kuat tradisional” ini bisa dengan mudah ditemui di sejumlah toko oleh-oleh di Wonosobo. Harganya bervariasi tergantung ukuran kemasan yang dibeli.
3. Carica
Carica merupakan buah yang tumbuh subur hanya di dataran tinggi Dieng. Meskipun bentuknya menyerupai pepaya, carica memiliki ukuran yang lebih kecil. Buah ini kerap dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan sirup atau manisan. Carica juga merupakan salah satu oleh-oleh paling populer yang banyak diburu wisatawan ketika sedang berkunjung ke Dieng, Wonosobo, dan sekitarnya.
Hasil olahan carica, baik berupa sirup maupun manisan, sangat mudah ditemukan karena hampir semua toko oleh-oleh menjualnya. Harganya pun tergolong terjangkau, hanya sekitar 10-15 ribu rupiah.
4. Kripik Jamur
Wonosobo merupakan salah satu daerah penghasil jamur berkualitas terbaik di Jawa Tengah. Oleh karena itu, tak heran jika ada banyak olahan makanan Wonosobo yang bahan dasarnya terbuat dari jamur. Salah satunya adalah kripik jamur.
Keripik jamur merupakan salah satu industri rumahan yang banyak dijajakan di toko oleh-oleh dan paling laris di kalangan wisatawan. Rasanya yang kriuk-kriuk dan nikmat membuatnya menjadi favorit banyak orang. Harga keripik jamur pun sangat terjangkau, mulai dari 10 ribu rupiah saja.
5. Geblek dan Tempe Kemul
Geblek dan tempe kemul adalah makanan ringan yang hanya bisa dijumpai di Wonosobo dan paling banyak diminati oleh para pecinta kuliner Dieng. Geblek dan tempe kemul merupakan gorengan yang dipadukan dengan bumbu khusus agar citarasanya semakin unik dan lezat.
Untuk menemukan geblek maupun tempe kemul ini tidaklah sulit, Sahabat Pergimulu.combisa datang ke pasar tradisional. Selain nikmat, harganya pun sangat murah meriah, hanya sekitar 500 rupiah per satuannya.
6. Terong Belanda
Terong belanda merupakan buah yang tumbuh subur di Wonosobo dan dataran tinggi Dieng. Buah ini memiliki citarasa asam dan warna kemerahan yang unik. Terong belanda biasanya dijadikan bahan untuk pembuatan jus atau sirup.
Buah terong belanda banyak dijajakan di pasar tradisional di daerah Dieng dan harganya sangat terjangkau. Meskipun cenderung asam, namun rasanya sangat menggugah selera dan bisa membuat Sahabat Pergimulu.comketagihan.
7. Dendeng Gepuk
Selain hasil tanaman, makanan berbahan dasar daging sapi bernama dendeng gepuk juga patut dibawa pulang sebagai oleh-oleh. Dendeng gepuk paling nikmat disajikan bersama seporsi nasi hangat maupun sambal bajak khas Wonosobo.
Sahabat Pergimulu.comdapat mencari dendeng gepuk di toko oleh-oleh. Harganya cukup terjangkau, mulai dari Rp.100.000 per kotaknya.
8. Opak Singkong
Opak singkong merupakan cemilan ringan khas Wonosobo yang tak boleh ketinggalan dalam daftar buruan oleh-oleh. Opak adalah kerupuk yang terbuat dari singkong. Singkong direbus, ditumbuk halus, dan dijemur hingga kering di bawah sinar matahari.
Jika ingin menjadikan opak singkong sebagai oleh-oleh, sebaiknya Sahabat Pergimulu.commembeli yang masih mentah atau belum digoreng di pusat oleh-oleh di desa Kalibeber. Harganya sangat terjangkau.
9. Teh Tambi
Teh Tambi merupakan minuman khas Wonosobo yang dibuat dari pucuk daun teh pilihan yang tumbuh di atas ketinggian 4500 kaki dari permukaan laut. Teh Tambi diolah secara higienis sehingga memiliki aroma dan warna yang kuat.
Teh Tambi memiliki banyak manfaat untuk kesehatan karena mengandung vitamin dan mineral. Minuman ini paling mudah ditemui di sekitar perkebunan Teh Tambi di Sedayu, Kecamatan Sapuran. Harganya cukup terjangkau, hanya sekitar 10 ribu rupiah.
10. Sagon
Sagon merupakan makanan ringan khas Wonosobo yang juga sering dibawa pulang oleh wisatawan. Sagon terbuat dari tepung sagu, parutan kelapa, dan gula. Sagon khas Wonosobo memiliki citarasa yang lebih khas karena diolah dengan cara dibakar menggunakan arang.
Sagon banyak dijual di toko oleh-oleh dengan harga yang sangat terjangkau, mulai dari 2.500 hingga 5.000 rupiah per bijinya.
Oleh-oleh khas Wonosobo tersebut sangat cocok untuk dibawa pulang sebagai kenang-kenangan dari kunjungan Sahabat Pergimulu.comke kota Bunga. Semoga artikel ini dapat membantu Sahabat Pergimulu.comdalam memilih oleh-oleh yang sesuai dengan selera dan budget. Selamat berbelanja!