10 Rekomendasi Makanan Khas di Daerah Wonosobo Paling Enak dan Siap Memanjakan Lidahmu
Mie Ongklok
Mie Ongklok adalah salah satu makanan khas dari Wonosobo yang sangat terkenal. Makanan ini sudah ada sejak lama dan menjadi favorit wisatawan yang berkunjung ke daerah ini. Mie Ongklok terbuat dari mi yang direbus menggunakan keranjang bambu. Cara memasaknya yang unik ini membuat mie ongklok memiliki tekstur yang kenyal dan sedap. Selain mi, mie ongklok juga mengandung sayuran seperti kubis, sayur kol, dan daun kucai. Kuah kacang kental yang disajikan sebagai pelengkap membuat mie ongklok semakin lezat.
Salah satu tempat yang terkenal dengan mie ongkloknya adalah Mie Ongklok Longkrang di jalan Pasuka Ronggolawe No.14, Wonosobo. Warung ini sudah menjadi legendaris dan menjadi destinasi kuliner wajib bagi para pengunjung. Warung ini buka mulai pukul 09.00-17.00 dan menyajikan mie ongklok dengan harga sekitar Rp.20.000 per porsi. Harga ini sudah termasuk sate sapi yang menjadi pelengkap dari mie ongklok. Rasanya yang enak dan harga yang terjangkau membuat Mie Ongklok Longkrang selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan.
Carica
Carica adalah jenis buah yang hanya ditemukan di Wonosobo. Buah ini memiliki rasa asam manis dan sering diolah menjadi berbagai macam makanan lezat seperti manisan dan keripik. Carica juga menjadi oleh-oleh khas yang bisa dibawa pulang oleh para wisatawan. Jika Anda ingin mencari carica, Anda bisa datang ke Pabrik Carica Sumbing di jalan Kertek-Parakan Km.08, Rece, Wonosobo. Di pabrik ini, Anda bisa melihat langsung proses pengolahan carica dan mendapatkan potongan harga murah mulai dari Rp.16.000-Rp.42.000 per dus.
Kue Pepe
Kue Pepe adalah makanan khas Wonosobo yang sangat cocok untuk disantap saat hari raya Lebaran. Kue ini memiliki tekstur kenyal dan terbuat dari campuran tepung sagu, beras, gula pasir, garam, vanili, santan kelapa, serta pewarna makanan. Kue Pepe mirip dengan kue lapis dalam bentuk dan rasa. Jika Anda ingin mencoba Kue Pepe, Anda bisa datang ke Anya Bakery di jln.Angkatan 45 No.55. Di toko ini, Anda bisa menemukan berbagai macam roti dan jajanan dengan harga yang terjangkau.
Dendeng Gepuk
Dendeng Gepuk adalah salah satu kuliner yang wajib dicicipi saat berkunjung ke Wonosobo. Dendeng Gepuk dibuat dari daging sapi yang diolah menjadi daging gepuk. Daging ini memiliki rasa manis dan gurih yang sangat nikmat. Dendeng Gepuk biasanya disantap bersama nasi putih dan sambal bajak. Salah satu tempat yang terkenal dengan dendeng gepuknya adalah Dendeng Tivi di jln.Bismo No.21. Toko ini sudah ada sejak tahun 1933 dan menjual dendeng gepuk dengan harga sekitar Rp.45.000 per kotak.
Cenil
Cenil adalah jajanan tradisional khas Wonosobo yang memiliki warna-warni menarik dan tekstur kenyal. Cenil memiliki rasa gurih dan manis karena dibalut dengan kelapa parut dan gula aren. Jajanan tradisional ini biasanya banyak ditemukan di sekitar Alun-alun Wonosobo dan dijual dengan harga sekitar Rp.5.000 per porsi. Cenil menjadi camilan yang cocok untuk menemani waktu santai atau sebagai oleh-oleh bagi para wisatawan.
Kacang Dieng
Kacang Dieng adalah makanan ringan yang terbuat dari kacang koro. Makanan ini memiliki rasa renyah dan gurih yang sangat nikmat. Kacang Dieng juga cocok sebagai cemilan atau hidangan untuk tamu. Salah satu tempat yang terkenal dengan kacang Diengnya adalah Candi Dieng MHS di jln.Sambek No.247. Harga kacang Dieng di tempat ini hanya sekitar Rp.20.000 per bungkus.
Keripik Jamur
Keripik Jamur adalah salah satu olahan kuliner yang terbuat dari jamur. Kuliner ini sudah menyebar ke berbagai kota di Indonesia, termasuk Wonosobo. Keripik Jamur memiliki tekstur renyah dan memiliki rasa gurih yang enak. Salah satu tempat terbaik untuk mencari keripik jamur adalah Candi Dieng MHS di jln.Sambek No.247. Di toko ini, Anda bisa mendapatkan keripik jamur dengan harga sekitar Rp.30.000 per bungkus.
Geblek
Geblek adalah makanan kecil yang terbuat dari tepung pati singkong. Makanan ini memiliki bentuk yang mirip dengan cireng atau aci goreng. Geblek memiliki rasa yang sangat nikmat dan menjadi favorit bagi banyak orang. Salah satu tempat terbaik untuk mencicipi geblek adalah Geblek Mbah Parno di Puntuksari. Usaha ini sudah ada sejak tahun 1980-an dan menjual geblek dengan harga sekitar 25 ribu untuk 50 buahnya.
Tempe Kemul
Tempe Kemul adalah cemilan yang terbuat dari tempe yang mirip dengan mendoan. Cemilan ini memiliki rasa yang enak dan cocok sebagai pendamping makanan berat seperti mie ongklok. Tempe Kemul terbuat dari campuran tepung beras, gandum, kunyit, daun kucai, dan tempe. Cemilan ini bisa ditemukan di sekitar Wonosobo dengan harga sekitar 500 per buahnya.
Sagon
Sagon adalah makanan tradisional yang terbuat dari campuran tepung sagu, gula, dan parutan kelapa. Makanan ini dimasak menggunakan kayu bakar atau arang untuk memberikan rasa yang khas. Sagon banyak ditemui di pasar Induk Wonosobo dengan harga sekitar Rp.2.000-Rp.5.000 per kuenya. Makanan ini menjadi oleh-oleh yang cocok untuk dibawa pulang sebagai kenang-kenangan dari Wonosobo.
Itulah beberapa makanan tradisional khas Wonosobo yang bisa Anda coba saat berkunjung ke daerah ini. Keunikan dan kelezatan makanan-makanan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. Jadi, jangan lupa mencicipi makanan-makanan khas ini saat berkunjung ke Wonosobo.