PERGIMULU.COM

Mau Pergi Liburan Kemana? Cari info di pergimulu.com saja!

Menjelajah Dieng Ala Backpacker, Simak Tips Seru dan Murah Berikut Ini!

Blog

Liburan ala Backpacker ke Dieng: Petualangan Seru di Dataran Tinggi Jawa Tengah

1. Naik Kereta Api Ekonomi

Sebagai seorang backpacker, kamu harus bisa memilih pilihan transportasi yang low budget namun tetap aman. Salah satu pilihan yang bisa kamu ambil adalah naik kereta api ekonomi jurusan Purwokerto. Dengan memilih kereta api ekonomi, kamu bisa menghemat biaya transportasi dari tempat tinggalmu ke Dieng. Setelah sampai di Purwokerto, lanjutkan perjalanan menggunakan bus menuju terminal Wonosobo. Perjalanan dari Purwokerto ke Wonosobo akan memakan waktu sekitar 2-3 jam tergantung kondisi lalu lintas. Setelah sampai di terminal Wonosobo, kamu bisa mencari angkutan umum yang melayani rute menuju Dieng. Lama perjalanan yang akan kamu tempuh adalah sekitar 1 jam 30 menit untuk bisa sampai di Dieng dari terminal Wonosobo.

2. Jangan Khawatir Saat Cari Penginapan Murah Dadakan

Jika kamu terbiasa memesan penginapan melalui situs online, tapi tidak dengan Dieng. Mayoritas penginapan di Dieng masih berupa homestay yang belum terdaftar di situs booking online. Jadi ketika kamu tiba di Dieng, kamu bisa mencari penginapan secara langsung. Kamu bisa mencari penginapan sesuai dengan budgetmu. Jika kamu backpacker sendirian, kamu bisa menawar biaya sewa dari homestay kepada sang pemiliknya. Meskipun tidak terdaftar di situs booking online, penginapan di Dieng cukup murah dan nyaman untuk menginap.

BACA JUGA :  10 Rekomendasi Toko Buah Segar di Alam Sutera, Ada All Fresh Duta dan Lainnya

3. Perhatikan Musim Saat Berkunjung

Sebelum memutuskan untuk berkunjung ke Dieng, kamu perlu memperhatikan musim yang sedang terjadi. Cuaca di Dieng dapat berubah-ubah dan sangat dipengaruhi oleh musim. Jika kamu ingin menikmati wisata Dieng dengan nyaman, pilihlah waktu yang tepat untuk pergi ke sana. Kami sarankan untuk berkunjung ke Dieng saat musim kemarau, yaitu sekitar bulan Juli hingga September. Pada saat itu, cuaca di Dieng cenderung cerah dan tidak terlalu dingin. Selain itu, bulan Agustus juga merupakan waktu yang tepat untuk berkunjung ke Dieng karena diadakannya Dieng Culture Festival yang menarik untuk disaksikan.

4. Menikmati Sunrise di Bukit Sikunir

Sampai di Dieng tapi belum pernah ke Bukit Sikunir? Rugi banget! Bukit Sikunir merupakan salah satu destinasi wajib bagi para backpacker yang ingin menikmati keindahan matahari terbit. Titik paling apik untuk menikmati sunrise di Dieng adalah dari Bukit Sikunir. Bukit ini juga dikenal dengan sebutan Golden Sunrise karena pemandangan matahari terbitnya yang sangat memukau. Untuk bisa menikmati sunrise di Bukit Sikunir, kamu perlu mendaki bukit ini pada jam 3 pagi. Perjalanan mendaki akan memakan waktu sekitar 1-2 jam tergantung kondisi fisikmu. Namun, rasa lelahmu akan terbayar dengan pemandangan yang spektakuler dari atas puncak Sikunir.

5. Menaklukan Gunung Prau

Selain Bukit Sikunir, Dieng juga memiliki Gunung Prau yang menjadi tujuan favorit para pecinta gunung. Gunung Prau terletak di kawasan Wonosobo dan dapat dicapai melalui jalur pendakian Dieng Wetan. Untuk mendaki Gunung Prau, kamu perlu mempersiapkan diri dengan baik. Pastikan kamu membawa perlengkapan dan persiapan yang cukup, termasuk makanan dan air. Gunung Prau menawarkan pemandangan yang spektakuler dari puncaknya, terutama saat matahari terbit atau terbenam. Namun, perjalanan mendaki Gunung Prau ini cukup menantang dan membutuhkan fisik yang kuat.

BACA JUGA :  Rekomendasi Dokter Mata Pilihan di Tasikmalaya dan Sekitarnya, Mana Yang Menerima BPJS?

6. Bawa Stok Baju Hangat Banyak

Salah satu hal yang perlu kamu persiapkan saat berkunjung ke Dieng adalah membawa stok baju hangat yang cukup. Dieng merupakan daerah dataran tinggi yang memiliki suhu yang cukup dingin, terutama saat malam hari. Suhu di Dieng bisa mencapai 10-15 derajat Celsius, bahkan lebih rendah saat musim kemarau. Oleh karena itu, kamu perlu membawa jaket, kaos kaki, dan selimut untuk menjaga tubuhmu tetap hangat selama berada di Dieng. Meskipun suhu di awal kedatanganmu mungkin terasa sangat dingin, namun tubuhmu akan terbiasa setelah beberapa waktu berada di sana.

7. Jangan Lupa Bawa Obat-obatan

Selain persiapan baju hangat, kamu juga perlu membawa obat-obatan yang diperlukan selama berada di Dieng. Setelah melakukan aktivitas seharian, kamu mungkin akan merasa lelah dan rentan terhadap penyakit. Jika daya tahan tubuhmu tidak baik ditambah dengan suhu udara yang ekstrim, kamu bisa menjadi mudah jatuh sakit. Oleh karena itu, kamu perlu membawa obat-obatan seperti obat flu, obat sakit kepala, dan obat penawar alergi jika kamu memiliki alergi terhadap udara dingin. Pastikan juga kamu membawa obat-obatan yang sesuai dengan kebutuhanmu.

8. Wisata ke Candi dan Kawah Bersejarah

Dieng juga terkenal dengan keberadaan candi dan kawah bersejarah yang menarik untuk dikunjungi. Beberapa candi yang dapat kamu kunjungi di Dieng antara lain Candi Arjuna, Candi Parikesit, dan Candi Gatotkaca. Selain itu, ada juga kawah-kawah aktif seperti Kawah Sikidang, Kawah Sileri, dan Kawah Sinila yang dapat kamu eksplorasi. Selama berada di Dieng, jangan lupa untuk mengunjungi Telaga Warna, Telaga Pengilon, dan Telaga Merdada yang menawarkan pemandangan yang indah dan menenangkan.

BACA JUGA :  2 Cabang Bakso Boedjangan Yang Eksis di Karawang, Sudah Pernah Coba?

9. Beli Oleh-oleh Khas Wonosobo

Setelah menghabiskan beberapa hari untuk berwisata dan mencicipi kuliner Dieng, jangan lupa untuk berburu oleh-oleh khas Wonosobo sebelum pulang. Wonosobo memiliki beberapa oleh-oleh yang terkenal, seperti kentang khas Dieng, manisan, dan keripik carica. Harga oleh-oleh di Wonosobo juga cukup terjangkau, sehingga tidak akan membuat saku kamu jebol. Jangan lewatkan kesempatan untuk membawa pulang beberapa oleh-oleh khas Wonosobo sebagai kenang-kenangan dari liburanmu di Dieng.

10. Cicipi Kuliner Khas Wonosobo

Saat berkunjung ke Wonosobo, jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi kuliner khas daerah ini. Salah satu kuliner khas Wonosobo yang wajib dicoba adalah Mie Ongklok. Mie Ongklok adalah mie khas Wonosobo yang memiliki tekstur kenyal dan disajikan dengan kuah kental yang lezat. Rasanya yang khas membuat banyak orang tergoda untuk mencicipi mie ini. Selain Mie Ongklok, kamu juga dapat mencoba kuliner lainnya seperti Sate Klathak, Nasi Kucing, dan Sate Buntel. Jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi kuliner khas Wonosobo yang lezat dan menggugah selera.

Dengan mengikuti panduan dan persiapan di atas, kamu siap untuk menjalani petualangan seru ala backpacker di Dieng. Jangan lupa untuk menikmati setiap momen dan keindahan alam yang ditawarkan oleh Dieng. Selamat berlibur!

10 Gambar Curug Bayan Purwokerto, Harga Tiket Masuk, Sejarah Asal Usul, Lokasi Alamat, Villa di Sekitar + Rute Jalan Menuju Wisata
Bukit Seroja Wonosobo, Keindahan Alam yang Menjamin Kepuasan Mata
Yang Baru! Celosia Happy & Fun, Depannya Taman Bunga Celosia Bandungan Semarang
Mau Mendaki di Daerah Pulau Jawa, Ini Dia 10 Referensi Gunung Terbaik Untuk Kalian Kunjungi
10 Foto Benteng Voc Jepara, Lokasi Alamat, Sejarah Asal Usul, Jam Buka Tutup, Keindahan Bangunan, Misteri Mitos + Retu Jalan Menuju Wisata
5 Rental Sewa Kamera Kebumen, Mulai Dari 20 Ribuan Saja


Raka Andhika

Raka adalah seorang penulis blog perjalanan yang bersemangat dan kreatif. Raka memiliki kecakapan dalam menulis narasi perjalanan yang menarik dan informatif. Sejak usia muda, Raka sudah memiliki kegemaran menjelajahi tempat-tempat baru dan berinteraksi dengan berbagai budaya, yang kemudian mendorongnya untuk membagikan pengalaman tersebut melalui tulisan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *