PERGIMULU.COM

Mau Pergi Liburan Kemana? Cari info di pergimulu.com saja!

10 Gambar Museum Kalimantan Barat, Letak Lokasi, Jam Buka + Koleksi

Blog

Heading 2: Museum Kalimantan Barat: Sebuah Destinasi Wisata Sejarah yang Menarik

Museum Kalimantan Barat terletak di Jl. Jenderal Ahmad Yani, Parit Tokaya, Pontianak Selatan, Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Museum ini memiliki lokasi strategis, berdekatan dengan Ayani Megamall, salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Kota Pontianak. Hal ini membuat museum ini mudah dijangkau oleh wisatawan yang berkunjung ke kota ini.

Museum Kalimantan Barat merupakan salah satu objek wisata terfavorit di Kota Pontianak. Dengan lokasinya yang berada di tengah-tengah kota, museum ini menjadi tempat yang sangat mudah ditemukan oleh wisatawan. Selain itu, museum ini juga memiliki jam buka yang fleksibel, buka setiap hari Selasa, Rabu, dan Kamis dari pukul 08.00 hingga 14.30. Namun, pada hari Jumat museum tutup lebih awal yaitu pada jam 11.00, sedangkan pada Sabtu dan Minggu museum tutup jam 14.00. Untuk hari lahir Pancasila, museum buka pada pukul 13.00 hingga 14.30.

Heading 3: Harga Tiket Masuk dan Akses Menuju Museum Kalimantan Barat

Harga tiket masuk ke Museum Kalimantan Barat cukup terjangkau. Untuk umum, tiket masuk dipatok seharga Rp. 3.000 per orang. Bagi mahasiswa, tiket masuk dipatok seharga Rp. 2.000 per orang. Sedangkan bagi peneliti, tiket masuk dipatok seharga Rp. 10.000 per orang. Dengan harga tiket yang terjangkau ini, wisatawan dapat menikmati berbagai koleksi sejarah yang ada di dalam museum.

Akses menuju lokasi Museum Kalimantan Barat juga sangat mudah. Wisatawan dapat menggunakan kendaraan pribadi seperti mobil atau motor, maupun kendaraan umum seperti angkutan kota. Jalan menuju museum ini juga sangat terawat, sehingga perjalanan menuju museum akan terasa nyaman dan lancar.

BACA JUGA :  10 Gambar Curug Ceheng Purwokerto, Sejarah Asal Usul, Lokasi Alamat, Jam Buka Tutup, Misteri Mitos + Rute Jalan Menuju Wisata

Heading 2: Sejarah Museum Kalimantan Barat

Museum Kalimantan Barat mulai dirintis pada tahun 1970 oleh Kantor Wilayah Depdikbud Provinsi Kalimantan Barat melalui Proyek Rehabilitasi dan Perluasan Permuseuman Kalimantan Barat. Fungsionalnya, museum ini resmi diresmikan pada tanggal 4 Oktober 1983 oleh Jenderal Kebudayaan Depdikbud yang menjabat pada masa itu.

Setelah diresmikannya Museum Kalimantan Barat, museum ini menjadi objek wisata yang dibuka untuk umum. Museum ini memiliki luas bangunan sekitar 3.905 meter persegi dan luas tanah keseluruhannya sekitar 28.167 meter persegi. Dengan luas yang cukup besar ini, museum ini mampu menampung berbagai koleksi sejarah yang sangat beragam.

Heading 3: Koleksi Museum Kalimantan Barat

Koleksi Museum Kalimantan Barat sangat beragam dan mencakup berbagai periode sejarah. Koleksi-koleksi ini mencakup penginggalan masa lalu, barang-barang sejarah yang ditemukan pada masa lampau, baik dalam bentuk asli maupun tiruan atau miniaturnya. Dalam koleksi ini, pengunjung dapat mengetahui informasi mengenai keberadaan kebudayaan Hindu Budha, Islam, Cina (Tionghoa), Eropa, dan lainnya.

Gedung museum ini terdiri dari tiga ruang pameran yang tetap. Ruang pertama adalah Ruang Pengenalan yang berisi geologika, koleksi biologika, koleksi arkeologika, koleksi historika, numismatika, dan heraldika. Ruang kedua adalah Ruang Budaya Kalimantan Barat yang berisi tujuh unsur kebudayaan, seperti agama dan upacara keagamaan, organisasi kemasyarakatan, pengetahuan, bahasa, kesenian, mata pencaharian hidup, dan teknologi serta peralatan. Ruang ketiga adalah Ruang Keramik yang berisi koleksi keramik lokal dari seluruh wilayah Nusantara serta koleksi keramik asing.

Salah satu koleksi yang sangat menarik adalah replika Batu Tertulis yang dibuat persis dengan Batu Tertulis aslinya yang berada di Kampung Pahit, Kecamatan Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau. Batu Tertulis ini dibuat pada abad IX dan berisi tulisan dengan aksara Pallawa yang berbahasa Sansekerta dan berisi ajaran agama Budha.

BACA JUGA :  5 Tempat Service Laptop Ini Banyak Yang Cari di Cilacap Karena Murah dan Terdekat, Simak Ini

Selain itu, terdapat juga replika Arca Siwa Mahadewa yang dibuat persis dengan Arca Siwa Mahadewa aslinya yang ditemukan di dalam sungai Wadas yang berada di daerah Tegal, Jawa Tengah. Arca Siwa Mahadewa merupakan dewa tertinggi dalam kebudayaan Hindu-Budha dan memiliki berbagai fungsi. Arca ini digambarkan dengan berdiri, bertangan empat, dengan tangan yang di belakang memegang kebut lalat.

Ada juga replika Arca Budha yang dibuat sesuai dengan aslinya yang ditemukan di Bukit Sikendeng, Sulawesi Barat. Arca ini digambarkan dalam keadaan berdiri dengan tangan kanan sedang bersik apabha yamudra dan tangan kiri berada di dalam jubah.

Selain itu, terdapat pula miniatur Lancang Kuning, sebuah alat transportasi yang dipakai oleh Sultan Istana Qadariyah Pontianak. Miniatur ini berbentuk bidar dan merupakan replika dari alat transportasi aslinya.

Museum Kalimantan Barat juga memiliki koleksi numismatika, yaitu alat tukar yang digunakan untuk kegiatan jual beli sejak masa Hindu-Budha, masa Islam, dan masa kolonial Belanda sebelum diperkenalkannya mata uang. Koleksi heraldika museum ini mencakup lambang, jasa, dan pangkat resmi, termasuk cap atau stempel. Stempel digunakan untuk tanda administrasi pada suatu lembaga atau kekuasaan, sedangkan tanda pangkat digunakan untuk menunjukkan status jabatan dari pemakainya.

Salah satu peninggalan sejarah yang sangat menarik adalah naskah ilmu hisab yang ditulis oleh Muhammad Tayyib Ya’kub Al-Bugis Pontianak pada tahun 1326 H. Naskah ini ditulis dengan huruf Arab dan bahasa Melayu-Bugis, dan dituliskan di atas daun lontar, kulit kambing, dan kertas merang dengan tinta yang beragam.

Heading 2: Kesimpulan

Museum Kalimantan Barat merupakan salah satu destinasi wisata sejarah yang menarik di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Museum ini memiliki lokasi strategis dan mudah dijangkau oleh wisatawan. Dengan harga tiket yang terjangkau, wisatawan dapat menikmati berbagai koleksi sejarah yang beragam dan menarik. Selain itu, akses menuju museum ini juga sangat mudah, baik dengan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum.

BACA JUGA :  12 Toko Bahan Kue di Pekanbaru Untuk Meningkatkan Citarasa Jajananmu

Museum Kalimantan Barat juga memiliki sejarah yang panjang dan menarik. Museum ini mulai dirintis pada tahun 1970 dan diresmikan pada tahun 1983. Dalam koleksi museum ini, terdapat berbagai penginggalan masa lalu dan barang-barang sejarah yang mencerminkan keberagaman budaya dan agama di Kalimantan Barat.

Dengan adanya Museum Kalimantan Barat, wisatawan dapat mempelajari dan mengenal lebih jauh tentang sejarah dan kebudayaan Kalimantan Barat. Museum ini merupakan tempat yang sangat penting untuk memperkuat identitas dan keberagaman budaya di daerah ini. Oleh karena itu, wajib bagi wisatawan yang berkunjung ke Kota Pontianak untuk mengunjungi Museum Kalimantan Barat.


Raka Andhika

Raka adalah seorang penulis blog perjalanan yang bersemangat dan kreatif. Raka memiliki kecakapan dalam menulis narasi perjalanan yang menarik dan informatif. Sejak usia muda, Raka sudah memiliki kegemaran menjelajahi tempat-tempat baru dan berinteraksi dengan berbagai budaya, yang kemudian mendorongnya untuk membagikan pengalaman tersebut melalui tulisan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *