PERGIMULU.COM

Mau Pergi Liburan Kemana? Cari info di pergimulu.com saja!

Monumen Jalesveva Jayamahe Surabaya

Blog

Alamat dan Informasi Umum

Alamat

Monumen Jalasveva Jayamahe terletak di Ujung, Semampir, Kota Surabaya, Jawa Timur 60155. Lokasinya berada di ujung paling barat Dermaga Madura, di wilayah Tanjung perak. Untuk akses jalan, terdapat dua rute yang dapat digunakan. Pertama, dari arah Jalan Perak Timur, pengunjung dapat masuk melalui Jembatan Petekan. Kedua, dari arah Jalan Sidotopo. Kedua rute ini akan bertemu di depan pintu gerbang Armatim, yang berjarak sekitar tiga hingga empat kilometer dari monumen.

Map

Untuk melihat lokasi secara lebih detail, dapat mengklik disini.

Harga Tiket

Untuk masuk ke area Monumen Jalasveva Jayamahe, pengunjung tidak dikenakan tarif atau biaya tiket masuk. Pengunjung dapat mengunjungi monumen ini tanpa harus membayar.

Jam Buka

Monumen Jalasveva Jayamahe buka dari hari Senin hingga Jum’at, mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB. Namun, pada hari Sabtu, Minggu, atau hari libur nasional, monumen ini tidak diperbolehkan untuk dikunjungi.

Kontak Telepon

Jika ada pertanyaan atau informasi yang ingin diketahui lebih lanjut, pengunjung dapat menghubungi nomor telepon 031-3201519.

Wahana Liburan di Kota Surabaya

Kota Surabaya merupakan salah satu kota di Indonesia yang memiliki banyak wahana liburan dan fasilitas ruang publik yang dibangun untuk warga sekitar maupun pelancong yang sedang berwisata. Kota ini menawarkan berbagai macam objek wisata yang menarik, mulai dari wisata pendidikan, wisata alam, hingga wisata sejarah.

BACA JUGA :  9 Informasi Penting Sebelum Berlibur di Transera Waterpark Bekasi

Surabaya dikenal sebagai kota pahlawan karena banyaknya pahlawan yang gugur di medan perang untuk mempertahankan dan menjaga Kemerdekaan Republik Indonesia. Oleh karena itu, di kota ini terdapat banyak monumen dan bangunan bersejarah yang mengingatkan kita akan perjuangan para pahlawan.

Salah satu monumen yang terkenal di Surabaya adalah Monumen Jalasveva Jayamahe. Monumen ini dibangun untuk mengenang jasa prajurit TNI Angkatan Laut yang ikut serta gugur dalam pertempuran di Surabaya. Monumen ini memiliki konsep dan desain yang unik, serta memiliki nilai sejarah yang tinggi.

Sejarah Monumen Jalasveva Jayamahe

Monumen Jalasveva Jayamahe menggambarkan seorang perwira TNI Angkatan Laut yang berpakaian lengkap menatap ke arah laut. Monumen ini mewakili generasi penerus yang siap menerjang ombak dan menempuh badai untuk mencapai cita-cita bangsa Indonesia.

Monumen ini didirikan pada tahun 1993 oleh Pemimpin Kepala Staf TNI Angkatan Laut Maritim Indonesia dan dirancang oleh I Nyoman Nuarta. Pembangunan monumen ini memakan biaya sekitar Rp 27 miliar dan dikerjakan oleh Drs. Nyoman Nuarta dan timnya.

Monumen Jalasveva Jayamahe memiliki dua bangunan utama, yaitu patung perwira dengan tinggi sekitar 30,6 meter dan gedung bundar setinggi sekitar 30 meter. Selain itu, di dalam gedung tersebut terdapat diorama yang menggambarkan sejarah kepahlawanan pejuang-pejuang bahari TNI Angkatan Laut.

Monumen ini juga berfungsi sebagai mercusuar untuk kapal-kapal yang berlayar di sekitarnya. Selain itu, gedung ini juga digunakan sebagai “Executive Meeting Room” untuk kegiatan rapat atau pertemuan.

Konsep Asal Usul Monumen Jalasveva Jayamahe

Monumen Jalasveva Jayamahe didirikan sebagai bentuk penghargaan dan kenang-kenangan dari generasi penerus terhadap para pahlawan dan sesepuh TNI Angkatan Laut yang telah berjuang dan mengorbankan jiwa raga, harta, dan benda untuk Nusa dan Bangsa.

BACA JUGA :  Lagi Cari Mobil Bekas di Kota Kediri, Mampir Yuk Ke Tempat Jual Beli Berikut Ini!

Monumen ini juga menjadi simbol tongkat estafet dari generasi pendahulu kepada generasi selanjutnya dalam melanjutkan perjuangan dan pengorbanan untuk mencapai cita-cita Angkatan Laut yang jaya dalam wadah Negara Republik Indonesia yang adil dan makmur.

Dalam pembangunannya, Monumen Jalasveva Jayamahe juga melibatkan partisipasi dan dukungan dari masyarakat, baik dalam bentuk swadaya maupun sponsorship dari perusahaan atau pihak lain yang tertarik pada pembangunan monumen ini. Hal ini menunjukkan rasa cinta dan penghargaan yang tinggi terhadap para pahlawan dan sejarah bangsa.

Keindahan dan Aksesibilitas Monumen Jalasveva Jayamahe

Monumen Jalasveva Jayamahe memiliki keindahan yang unik dan menarik. Desain arsitektur monumen ini menggambarkan seorang perwira TNI Angkatan Laut yang berdiri di atas gedung bundar. Monumen ini juga dilengkapi dengan diorama sejarah kepahlawanan pejuang-pejuang bahari TNI Angkatan Laut.

Untuk mengunjungi monumen ini, terdapat dua akses jalan yang dapat digunakan. Pengunjung dapat masuk melalui Jembatan Petekan jika berasal dari arah Jalan Perak Timur. Sedangkan jika berasal dari arah Jalan Sidotopo, pengunjung dapat mengikuti rute tersebut. Kedua rute ini akan bertemu di depan pintu gerbang Armatim, yang berjarak sekitar tiga hingga empat kilometer dari monumen.

Bagi pengunjung yang ingin mendapatkan penjelasan lebih lanjut tentang monumen ini, terdapat pemandu wisata yang siap memberikan informasi dan menjelaskan setiap lokasi yang ada di Monumen Jalasveva Jayamahe. Selain itu, pengunjung juga dapat mengambil foto-foto di area monumen ini.

Monumen Jalasveva Jayamahe buka dari hari Senin hingga Jum’at, mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WIB. Namun, pada hari Sabtu, Minggu, atau hari libur nasional, monumen ini tidak diperbolehkan untuk dikunjungi. Pengunjung tidak dikenakan tarif atau biaya tiket masuk untuk masuk ke area monumen ini.

BACA JUGA :  10 Rekomendasi Toko Pertanian Andalan di Tulungagung Untuk Mendapatkan Saprotan Berkualitas

Kesimpulan

Monumen Jalasveva Jayamahe merupakan salah satu monumen yang memiliki nilai sejarah yang tinggi di Kota Surabaya. Monumen ini didirikan untuk mengenang jasa prajurit TNI Angkatan Laut yang gugur dalam pertempuran di Surabaya. Dengan desain arsitektur yang unik dan diorama sejarah kepahlawanan, monumen ini menjadi destinasi wisata yang menarik bagi pengunjung.

Lokasi monumen yang berada di ujung paling barat Dermaga Madura dan aksesibilitasnya yang mudah membuat pengunjung dapat dengan mudah mengunjungi monumen ini. Selain itu, pengunjung juga dapat memanfaatkan pemandu wisata yang siap memberikan penjelasan dan informasi mengenai monumen ini.

Dengan tidak dikenakan tarif atau biaya tiket masuk, pengunjung dapat mengunjungi monumen ini tanpa harus merogoh kocek lebih dalam. Monumen Jalasveva Jayamahe juga merupakan simbol penghargaan dan kenang-kenangan dari generasi penerus terhadap para pahlawan dan sesepuh TNI Angkatan Laut.

Dengan mengunjungi Monumen Jalasveva Jayamahe, pengunjung dapat menghargai perjuangan dan pengorbanan para pahlawan yang telah berjuang untuk mempertahankan dan menjaga Kemerdekaan Republik Indonesia.


Raka Andhika

Raka adalah seorang penulis blog perjalanan yang bersemangat dan kreatif. Raka memiliki kecakapan dalam menulis narasi perjalanan yang menarik dan informatif. Sejak usia muda, Raka sudah memiliki kegemaran menjelajahi tempat-tempat baru dan berinteraksi dengan berbagai budaya, yang kemudian mendorongnya untuk membagikan pengalaman tersebut melalui tulisan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *