PERGIMULU.COM

Mau Pergi Liburan Kemana? Cari info di pergimulu.com saja!

10 Daftar Pilihan Minuman Khas Kota Medan Dari Yang Unik dan Menyegarkan, Wajib Untuk Dicoba!

Blog

Minuman Khas Medan yang Menggoda Selera

1. Soda Cap Badak

Soda Cap Badak merupakan minuman jenis soda yang sangat terkenal di kota Medan. Minuman ini bisa kamu temui di warung-warung makan pinggir jalan atau pedagang kaki lima. Soda Cap Badak dulunya merupakan minuman favorit para remaja di Medan. Rasanya cenderung manis dan agak menggelitik, namun sangat segar saat diminum terutama jika dalam keadaan dingin. Banyak anak muda di Medan yang menyukai minuman ini dan biasanya mereka mencampurkannya dengan susu putih. Campuran antara soda dan susu putih memberikan sensasi rasa yang unik dan menggugah selera. Kamu pasti akan ketagihan dan ingin mencoba lagi. Harga dari Soda Cap Badak ini juga sangat terjangkau, hanya berkisar antara 5 sampai 8 ribuan per botolnya. Dengan harga yang terjangkau, kamu bisa menikmati minuman yang segar dan lezat ini kapan saja.

2. Sirup Markisa

Sirup Markisa adalah salah satu minuman khas Medan yang sangat populer. Markisa sendiri adalah buah khas daerah Brastagi yang terletak di dataran tinggi Tanah Karo. Selain bisa dinikmati secara langsung, markisa juga bisa dijadikan minuman sirup yang menyegarkan. Rasanya sangat enak, baik dalam keadaan hangat maupun dicampur dengan es batu. Sirup Markisa sangat mudah ditemui di setiap sudut Tanah Deli, baik di warung-warung, minimarket, supermarket, maupun toko oleh-oleh. Minuman ini bisa dibilang sebagai salah satu minuman kebanggaan orang Medan. Apalagi saat hari Tahun Baru atau Lebaran tiba, penjualannya meningkat tajam. Harganya pun cukup bervariasi, mulai dari 8 ribuan sampai 15 ribuan per botol. Sirup Markisa juga bisa menjadi oleh-oleh khas dari Medan yang bisa kamu bawa pulang untuk keluarga dan teman-teman.

3. TST (Teh Susu Telur)

TST atau Teh Susu Telur adalah minuman unik yang sangat populer di kota Medan. Minuman ini terbuat dari campuran teh, susu, dan telur. Meskipun bahannya mudah didapat, namun cara membuatnya tidaklah mudah. Dibutuhkan skill khusus agar rasa amis pada telur tidak tercium. TST menjadi sangat familiar di kota Medan dan hampir disukai oleh semua kalangan, baik tua maupun muda. Minuman ini sangat mudah ditemukan karena kedai TST cukup menjamur di Medan, terutama saat malam hari. Tidak hanya enak, TST juga dipercaya dapat menambah tenaga dan stamina, terutama bagi kaum pria. Kamu tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam untuk menikmati TST ini, hanya perlu modal sekitar Rp.8.000 hingga Rp.10.000 saja per gelasnya. Dengan harga yang terjangkau, kamu bisa menikmati minuman yang lezat dan menyegarkan ini kapan saja.

4. Rujak Serut

Rujak Serut adalah minuman buah yang terbuat dari serutan aneka buah-buahan seperti timun, wortel, kueni, jeruk bali, nanas, bengkuang, jeruk nipis, cabai merah, dan sirup markisa. Meskipun melekat kata rujak, namun sebenarnya ini adalah minuman yang menyegarkan. Dengan campuran resep yang khas, rujak serut dapat membuat tenggorokanmu kembali segar, terutama jika diminum saat siang hari yang panas. Rujak serut juga tidak sulit untuk didapatkan dan harganya pun cukup ramah di kantong. Kamu bisa menemukan rujak serut di banyak tempat di Medan, baik di restoran maupun warung-warung makan. Jadi pastikan kamu mencoba minuman yang satu ini saat berkunjung ke Medan.

5. Roco Timun

Roco Timun adalah minuman khas Medan yang wajib kamu coba saat berkunjung ke ibukota Sumatera Utara. Roco Timun adalah minuman yang menjadi primadona warga Medan saat bulan Ramadhan tiba. Rasa manis dan segarnya mampu mengatasi rasa dahaga di siang hari. Roco Timun terbuat dari buah ketimun yang dicampur dengan gula merah dan direbus bersama dengan daun pandan. Minuman ini bisa kamu temui di restoran atau warung-warung makan di Medan. Harganya juga sangat terjangkau, sehingga kamu bisa menikmati Roco Timun kapan saja tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam.

BACA JUGA :  Dapatkan Desain Web Profesional dan Kreatif Dari 10 Agensi di Balikpapan Ini, Harga Mulai Rp.450.000

6. Jus Martebe

Jus Martebe adalah minuman yang unik dan lezat yang bisa kamu temui di Medan. Nama Martebe sendiri adalah singkatan dari Markisa Terong Belanda. Martebe adalah minuman favorit warga Medan. Rasanya agak asam namun sangat menyegarkan di tenggorokan. Markisa dan Terong Belanda merupakan dua buah khas yang tumbuh di Tanah Karo. Selain dikonsumsi secara langsung, kedua buah ini juga bisa dijadikan minuman berupa jus. Jus Martebe sangat mudah ditemui di gerai jus di pinggir jalan, restoran, dan rumah makan di Medan. Harganya juga cukup terjangkau, mulai dari 5 ribuan saja per cup. Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi jus Martebe yang segar dan lezat ini saat berkunjung ke Medan.

7. Es Pokat Kocok

Es Pokat Kocok adalah minuman segar yang terkenal di Medan. Tampilannya mirip dengan jus, namun sebenarnya minuman ini tidak menggunakan air sama sekali. Es Pokat Kocok terbuat dari buah alpukat yang diaduk dengan gula cair, santan, es serut, dan susu kental manis. Minuman ini sangat terkenal di Medan sejak tahun 1970-an, terutama Es Pokat Kocok Simpang Glugur yang terletak di Jalan Putri Hijau. Tempat ini selalu ramai pembeli setiap hari, bahkan harus rela antre jika ingin membelinya. Keistimewaan dari Es Pokat Kocok ini adalah adonan alpukatnya yang diberi tambahan gula cair, santan, dan es serut serta disiram dengan susu kental manis. Rasanya sangat lezat dan segar. Harganya juga cukup terjangkau, sekitar 12 ribuan per porsinya. Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk mencoba Es Pokat Kocok yang lezat ini saat berkunjung ke Medan.

8. Tuak

Tuak adalah minuman khas Medan yang menjadi favorit banyak orang. Tuak adalah salah satu jenis minuman keras yang diketahui mengandung kadar alkohol. Meskipun termasuk minuman keras, namun Tuak juga dipercaya memiliki khasiat untuk menghangatkan tubuh. Tuak khas Medan ini diambil dari sadapan pohon aren. Ada dua jenis Tuak, yaitu Tuak pahit dan Tuak manis. Minuman ini sangat mudah didapatkan di banyak warung minum di Medan, terutama saat malam hari. Bahkan, kamu juga bisa menemukan Tuak di pedagang kaki lima di pinggiran jalan. Harganya juga sangat terjangkau, hanya sekitar 5 ribuan saja. Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk mencoba minuman khas Medan yang satu ini.

BACA JUGA :  5 Daftar Pilihan Travel Lahat Palembang, Harga Mulai Rp.130.000

9. Es Kolak Durian

Es Kolak Durian adalah minuman khas Medan yang menjadi kebanggaan warga setempat. Minuman ini adalah cara unik untuk menikmati buah durian. Es Kolak Durian terbuat dari campuran buah durian dengan ketan putih, santan, gula merah, dan es batu agar semakin menyegarkan. Minuman ini paling mudah ditemui di sepanjang jalan Dr. Mansyur, kawasan kampus Universitas Sumatera Utara. Harganya berkisar antara Rp.8.000 hingga Rp.10.000 saja per porsi. Jadi, jika kamu pecinta durian, jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi Es Kolak Durian yang lezat ini saat berkunjung ke Medan.

10. Bandrek

Bandrek adalah minuman penghangat yang menjadi favorit di Medan. Bandrek dibuat dengan menggunakan resep khusus berbahan dasar jahe. Minuman ini memiliki rasa yang cenderung pedas namun nyaman di tenggorokan. Penjual minuman ini sangat menjamur di Medan. Kamu bisa menemukan bandrek di banyak tempat, terutama tempat yang juga menjual TST. Harganya pun tidak jauh berbeda dengan TST, hanya sekitar Rp.5.000 hingga Rp.10.000 per porsi. Bandrek sangat cocok dikonsumsi saat malam hari, terutama saat cuaca dingin. Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk menikmati bandrek yang hangat dan lezat ini saat berkunjung ke Medan.

Itulah beberapa minuman khas Medan yang wajib kamu coba saat berkunjung ke kota ini. Setiap minuman memiliki rasa yang unik dan menggugah selera. Jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi kelezatan minuman-minuman ini saat kamu berada di Medan. Selamat menikmati!


Raka Andhika

Raka adalah seorang penulis blog perjalanan yang bersemangat dan kreatif. Raka memiliki kecakapan dalam menulis narasi perjalanan yang menarik dan informatif. Sejak usia muda, Raka sudah memiliki kegemaran menjelajahi tempat-tempat baru dan berinteraksi dengan berbagai budaya, yang kemudian mendorongnya untuk membagikan pengalaman tersebut melalui tulisan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *