PERGIMULU.COM

Mau Pergi Liburan Kemana? Cari info di pergimulu.com saja!

10 Daftar Rincian Biaya Hidup di Singapura, Salah Satu Negara Tujuan Pekerja dan Keluarga!

Blog

Tempat Tinggal

Akomodasi di Singapura

Tentu saja, hal paling utama yang harus dipikirkan ketika akan merantau ke Singapura adalah tempat tinggal. Biaya untuk akomodasi akan menjadi salah satu pengeluaran terbesar setiap bulan. Harganya tergantung dari lokasi, luas, fasilitas, dan bangunannya.

Ada beberapa pilihan untuk tempat tinggal di Singapura, yang tentunya didominasi oleh hunian vertikal karena keterbatasan lahan. Rumah tapak pun juga ada, hanya saja harganya sangat tinggi sehingga hanya kalangan tertentu yang bisa membelinya!

Tinggal di Asrama

Bagi para mahasiswa, tinggal di asrama adalah salah satu pilihan yang tepat karena akan memangkas biaya utilitas, transportasi, dan makan. Kamarnya pun ada beberapa tipe, yakni single atau sharing, dan ketersediaan AC atau tidak.

Di National University of Singapore (NUS), harga sewa asrama tanpa AC adalah sekitar S$ 500 untuk kamar single dan S$ 300 per bulan buat sharing dua orang. Jika ingin menggunakan AC, harganya berkisar dari S$ 500-600 dan biaya AC dihitung per jam.

Housing and Development Board (HDB)

Sementara itu, bagi para pekerja serta mahasiswa yang tidak ingin tinggal di asrama, ada pilihan lain untuk akomodasi yaitu housing and development board. HDB merupakan rumah susun yang disubsidi oleh pemerintah dengan fasilitas standar.

Nah, kalian bisa menyewa satu kamar saja atau satu unit sekaligus jika tinggal di HDB. Satu unit biasanya terdiri dari dua hingga tiga kamar. Jika kalian hanya menyewa satu kamar dalam satu unit, maka kamar lainnya bisa ditempati pemilik unit atau orang lain.

Tentunya, akan lebih murah jika kalian hanya sewa satu kamar. Nah, kalian bisa memilih antara common room atau master room. Bedanya, master room memiliki kamar mandi dalam, sementara common room di luar.

Harga sewa satu kamar untuk sebulan rata-rata adalah S$ 600 untuk common room dan S$750-800 untuk master room. Sementara itu, untuk harga sewa satu unit berkisar dari S$1.800 hingga 3.000 per bulan.

Apartemen atau Kondominium

Pilihan lain untuk akomodasi adalah apartemen atau kondominium. Nah, bedanya dengan HDB adalah apartemen adalah milik swasta sehingga harga sewanya lebih mahal, namun fasilitas yang ditawarkan lebih bervariasi dan mewah.

BACA JUGA :  Malaysia Dari Sejarahnya Hingga Masa Kini, Simak Juga Beberapa Potret Keindahannya Berikut Ini!

Untuk harga sewa common room di apartemen bisa mencapai S$ 1.000 per bulan dan S$ 1.500 untuk master room. Sementara itu, satu unit dengan tiga kamar harga sewanya bisa mencapai S$ 3.800 per bulan! Perbandingannya memang cukup jauh dengan HDB.

Dalam memilih tempat tinggal di Singapura, tentu saja harus disesuaikan dengan anggaran dan kebutuhan masing-masing individu. Ada yang memilih tinggal di asrama untuk memangkas pengeluaran, ada yang memilih HDB karena lebih terjangkau, dan ada juga yang memilih apartemen untuk kenyamanan dan fasilitas yang lebih lengkap.

Tagihan Utilitas

Dengan memiliki atau menyewa sebuah tempat tinggal, tagihan utilitas menjadi pengeluaran lain yang tidak bisa dihindari setiap bulan. Jumlahnya berbeda-beda untuk setiap orang tergantung dari pemakaian.

Buat kalian yang tinggal di asrama, biasanya tagihan utilitas sudah termasuk di dalam biaya sewa per bulannya, begitu pun dengan beberapa HDB. Namun, jika belum, setidaknya kalian perlu menyisihkan S$ 50 hingga 80 per bulan.

Tagihan utilitas meliputi listrik, air, dan internet. Biaya listrik di Singapura tergolong tinggi, terutama jika pemakaian listriknya banyak. Namun, jika hemat dan bijak dalam penggunaan listrik, maka tagihan listrik bisa ditekan.

Sementara itu, biaya air di Singapura juga cukup tinggi. Namun, pemerintah Singapura telah memberlakukan kebijakan untuk mendorong penghematan air dengan memberikan subsidi bagi pengguna yang berhasil menghemat air.

Selain itu, biaya internet juga perlu diperhitungkan. Untuk paket internet yang cukup memadai, kalian perlu mengeluarkan sekitar S$ 30 hingga 50 per bulan. Namun, harga ini juga bisa berbeda tergantung dari provider yang kalian pilih.

Makan dan Minum

Kebutuhan pokok lain yang tidak kalah penting untuk bertahan hidup adalah makan dan minum. Jumlah biaya untuk makan setiap orang bisa berbeda-beda, tergantung gaya hidup. Tentunya, memang lebih murah untuk memasak sendiri.

Namun, bagi yang sewa kamar di dalam sebuah unit, ada syarat dan ketentuan yang harus diperhatikan. Ada beberapa kasus dimana penghuni yang menyewa kamar saja tidak boleh memasak di dalam unit HDB, kecuali masak makanan instan dan air.

Jika kasusnya seperti itu, maka kalian harus membeli makan di luar. Kalian bisa menemukan makanan murah di hawker centre, kantin, atau makan nasi rames yang satu porsinya rata-rata di bawah S$ 10.

Buat kalian yang ingin makan di café, harga makanannya berkisar dari S$ 10 hingga 20 per porsinya. Nah, buat yang ingin hidup hemat, diperlukan uang untuk makan sehari sebesar S$10.

BACA JUGA :  6 Daftar Travel Tulungagung Malang Dengan Biaya Mulai Rp.60.000

Namun, jika kalian ingin makan di restoran atau tempat makan yang lebih mewah, tentu saja biaya yang dikeluarkan akan lebih besar. Jadi, sesuaikan dengan anggaran kalian dan pilihlah tempat makan yang sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup kalian.

Biaya Transportasi

Untuk menunjang mobilitas dalam kehidupan sehari-hari sebagai anak rantau, kalian memerlukan transportasi. Hampir semua orang di Singapura menggunakan transportasi umum seperti bus dan MRT, karena sudah sangat memadai.

Sistem pembayarannya pun sudah menggunakan kartu tap yang bisa diisi ulang semau kalian. Nah, tinggal dihitung dalam seminggu berapa hari kalian akan pergi menggunakan transportasi umum. Untuk pulang pergi dalam sehari, S$ 3 sudah cukup.

Namun, jika kalian lebih sering menggunakan transportasi umum, misalnya pergi ke tempat kerja atau sekolah setiap hari, maka kalian perlu mengeluarkan lebih banyak uang untuk transportasi. Harga tiket bus dan MRT bervariasi tergantung jarak yang ditempuh.

Selain itu, jika kalian memiliki kendaraan bermotor, maka perlu mempertimbangkan biaya bensin, parkir, dan perawatan kendaraan. Biaya bensin di Singapura cukup tinggi, jadi perlu diperhitungkan dengan baik agar tidak melebihi anggaran yang telah ditetapkan.

Komunikasi

Agar tetap bisa terhubung dengan keluarga dan teman-teman di tanah air, tentunya kalian perlu mengisi paket data untuk ponsel. Harga untuk paket data juga berbeda-beda bagi setiap provider, namun setidaknya kalian butuh S$ 34 per bulan.

Pengeluaran untuk paket data pun bisa ditekan dengan memanfaatkan penggunaan wifi di berbagai tempat umum, bahkan di HDB dan apartemen kalian lho. Jadi, jangan khawatir jika kalian ingin menghemat pengeluaran untuk komunikasi.

Belanja Bulanan

Sebagai seorang anak rantau, tentunya kalian perlu belanja berbagai kebutuhan pokok seperti persediaan makanan instan, bahan mentah, serta perlengkapan kebersihan.

Biaya untuk belanja juga berbeda-beda, tergantung dari kebutuhan masing-masing. Setidaknya, kalian perlu menyisihkan S$ 200 per bulan untuk belanja. Namun, jika kalian ingin lebih hemat, kalian bisa mencari promo atau diskon di supermarket atau toko-toko lainnya.

Selain itu, jangan lupa untuk mengatur anggaran belanja agar tidak menghabiskan uang dengan sia-sia. Buatlah daftar belanjaan yang diperlukan dan prioritaskan kebutuhan yang lebih penting.

Asuransi Pribadi

Sebagai salah satu upaya antisipasi terhadap hal-hal yang tidak terduga, asuransi pribadi sangat penting untuk dimiliki, sebab rata-rata asuransi kantor hanya menanggung kecelakaan kerja saja.

Ada banyak perusahaan asuransi, rata-rata kalian akan membutuhkan S$ 120 per bulan. Mengingat mahalnya biaya layanan kesehatan di Singapura, ini menjadi alasan lain kenapa kalian harus memiliki asuransi.

BACA JUGA :  Beberapa Daftar Penginapan Yang Bagus di Malino, Harga Murah Terjangkau Mulai Rp.250.000

Dengan memiliki asuransi pribadi, kalian tidak perlu khawatir jika mengalami kecelakaan atau sakit. Biaya pengobatan dan perawatan akan ditanggung oleh asuransi sehingga kalian tidak perlu mengeluarkan uang secara langsung.

Hiburan dan Rekreasi

Untuk melepas penat dari kegiatan sehari-hari sebagai seorang anak rantau, sebagian besar dari kalian pasti perlu hiburan dan rekreasi di waktu luang. Biaya yang dikeluarkan untuk hal ini juga berbeda-beda, tergantung gaya hidup setiap orang ya.

Harga tiket bioskop berkisar dari S$ 8 hingga 13, tergantung harinya. Jika kalian ingin liburan ke tempat wisata seperti para turis atau nongkrong dengan teman-teman juga bisa, minimal membutuhkan S$ 50 – 100.

Namun, hiburan dan rekreasi tidak selalu harus mengeluarkan uang. Kalian bisa mencari alternatif hiburan yang lebih murah atau bahkan gratis, seperti berjalan-jalan di taman, piknik di pantai, atau mengikuti acara-acara gratis di Singapura.

Pendapatan Rata-Rata

Tentunya, gaji pekerja di sana tergantung dari pekerjaan yang dijalani dan kebijakan setiap perusahaan. Singapura memang memiliki upah tertinggi di Asia Tenggara, dan jika dibandingkan Singapura vs Indonesia perbedaannya sangat jauh.

Mungkin beberapa dari kalian yang suka baca kaskus sudah sering mendengar besarnya gaji di negara-negara maju. Gaji rata-rata TKI di Singapura mencapai S$ 1.302 per bulan atau sekitar 14 jutaan jika diubah ke dalam Rupiah.

Gaji ini tentu saja sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari di Singapura. Namun, perlu diingat bahwa biaya hidup di Singapura juga cukup tinggi, jadi penting untuk mengatur keuangan dengan baik agar tidak mengalami kesulitan keuangan.

Total dan Kesimpulan

Jadi, perkiraan minimal uang yang dibutuhkan untuk biaya hidup di Singapura adalah S$ 1.204 per bulan atau setara dengan Rp. 12.813.594 jika 1 SGD sama dengan Rp. 10.642.

Biaya hidup di Singapura memang cukup tinggi, terutama untuk tempat tinggal dan makanan. Namun, jika kalian dapat mengatur keuangan dengan baik dan hidup hemat, tentu saja kalian dapat bertahan dan meraih kehidupan yang lebih baik di Singapura.

Selain itu, penting juga untuk mencari informasi lebih lanjut mengenai kebijakan dan peraturan di Singapura terkait biaya hidup, termasuk kebijakan beasiswa atau bantuan keuangan yang dapat membantu mengurangi beban biaya hidup.

Dengan persiapan dan pengaturan keuangan yang matang, kalian dapat meraih kesuksesan dan kehidupan yang lebih baik di Singapura. Semoga informasi ini dapat membantu kalian dalam merencanakan biaya hidup di Singapura.


Raka Andhika

Raka adalah seorang penulis blog perjalanan yang bersemangat dan kreatif. Raka memiliki kecakapan dalam menulis narasi perjalanan yang menarik dan informatif. Sejak usia muda, Raka sudah memiliki kegemaran menjelajahi tempat-tempat baru dan berinteraksi dengan berbagai budaya, yang kemudian mendorongnya untuk membagikan pengalaman tersebut melalui tulisan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *