15 Rekomendasi Makanan Enak Khas Bali Yang Terkenal Mendunia Ini Akan Membuatmu Ketagihan
1. Ayam Betutu
Ayam Betutu merupakan salah satu makanan khas Bali yang paling terkenal. Ayam Betutu adalah masakan tradisional yang memiliki rasa pedas karena menggunakan berbagai rempah-rempah yang khas. Ayam Betutu terbuat dari ayam atau bebek utuh yang diisi dengan bumbu rempah di bagian dalamnya, kemudian diolah dengan cara dipanggang.
Ada beberapa tempat di Bali yang terkenal dengan Ayam Betutu mereka, seperti Warung Bu Oki di Jimbaran dan Kedai Double Six di Legian. Warung Bu Oki terkenal dengan Ayam Betutu yang enak dengan harga yang terjangkau, sekitar Rp.25.000 per porsi. Ayam Betutu di Warung Bu Oki memiliki rasa yang sangat lezat dan menggugah selera.
Cara pembuatan Ayam Betutu cukup sederhana. Bumbu rempah yang terdiri dari bawang merah, bawang putih, cabai, jahe, kunyit, lengkuas, kemiri, serai, dan rempah lainnya dihaluskan dan dicampur dengan minyak goreng. Ayam atau bebek kemudian diisi dengan bumbu rempah ini dan dibungkus dengan daun pisang. Kemudian, ayam atau bebek dipanggang dalam oven atau di atas bara api hingga matang sempurna.
Ciri khas Ayam Betutu adalah cita rasa pedas yang khas, karena penggunaan rempah-rempah yang cukup banyak. Selain itu, daging ayam atau bebek yang dimasak dengan bumbu rempah ini juga sangat lezat dan empuk. Ayam Betutu biasanya disajikan dengan nasi putih dan sambal terasi sebagai pelengkapnya.
2. Babi Guling
Babi Guling adalah makanan khas Bali yang terkenal dan sangat populer di kalangan wisatawan. Makanan ini terbuat dari daging babi yang dipanggang dengan bumbu rempah yang khas. Babi Guling biasanya disajikan bersama dengan nasi lawar, yaitu nasi yang diaduk dengan daging babi cincang, sayuran, dan rempah-rempah.
Babi Guling sebenarnya merupakan makanan yang haram bagi umat Muslim karena menggunakan daging babi sebagai bahan utamanya. Namun, makanan ini sangat populer di Bali dan menjadi salah satu makanan tradisional yang sering disajikan dalam upacara adat dan pesta pernikahan.
Ada banyak tempat di Bali yang terkenal dengan Babi Guling mereka, salah satunya adalah Warung Ibu Oka di Ubud. Warung Ibu Oka terkenal dengan Babi Guling yang enak dengan harga yang terjangkau, sekitar Rp.45.000 per porsi. Babi Guling di Warung Ibu Oka memiliki rasa yang sangat lezat dan tekstur daging yang empuk.
Cara pembuatan Babi Guling cukup rumit. Daging babi yang sudah dipotong menjadi bagian-bagian tertentu, seperti perut, paha, dan dada, kemudian dibumbui dengan rempah-rempah yang terdiri dari bawang merah, bawang putih, cabai, jahe, lengkuas, serai, dan rempah lainnya. Daging babi kemudian dipanggang dalam oven atau di atas bara api hingga matang sempurna.
Ciri khas Babi Guling adalah cita rasa yang khas, karena penggunaan rempah-rempah yang cukup banyak. Kulit babi yang dipanggang menjadi renyah dan garing, sedangkan dagingnya tetap empuk dan lezat. Babi Guling biasanya disajikan dengan nasi lawar, sayuran, dan sambal sebagai pelengkapnya.
3. Sate Lilit
Sate Lilit adalah salah satu makanan khas Bali yang memiliki tampilan yang unik. Sate ini terbuat dari daging ayam, sapi, atau ikan tenggiri yang sudah digiling halus, kemudian dililitkan pada batang daun serai atau tangkai bambu, dan dibakar di atas bara api. Cara penyajian Sate Lilit ini sudah dimodifikasi dan berbeda dengan sate pada umumnya.
Sate Lilit dapat ditemukan di berbagai rumah makan, restoran, pasar tradisional, atau pedagang kaki lima di Bali. Harganya cukup terjangkau, sekitar Rp.1.000-Rp.5.000 per tusuknya. Makanan ini memiliki cita rasa yang lezat dan gurih, karena penggunaan bumbu rempah yang khas.
Cara pembuatan Sate Lilit cukup sederhana. Daging ayam, sapi, atau ikan tenggiri yang sudah digiling halus dicampur dengan bumbu rempah yang terdiri dari bawang merah, bawang putih, cabai, jahe, kunyit, lengkuas, serai, dan rempah lainnya. Daging yang sudah dicampur dengan bumbu rempah ini kemudian dililitkan pada batang daun serai atau tangkai bambu, dan dibakar di atas bara api hingga matang sempurna.
Ciri khas Sate Lilit adalah tampilannya yang unik dan cara penyajiannya yang berbeda dengan sate pada umumnya. Daging yang sudah dililitkan pada batang daun serai atau tangkai bambu membuat sate ini memiliki aroma yang khas. Sate Lilit biasanya disajikan dengan nasi putih, lalapan, dan sambal sebagai pelengkapnya.
4. Rujak Kuah Pindang
Rujak Kuah Pindang adalah salah satu makanan khas Bali yang memiliki citarasa yang berbeda. Rujak ini memiliki kuah yang dibuat menggunakan bumbu ikan tuna, sehingga memberikan sensasi pedas yang menyegarkan saat disantap bersama irisan mangga. Rujak Kuah Pindang ini memiliki harga yang terjangkau, sekitar Rp.5.000 per porsi.
Rujak Kuah Pindang dapat dinikmati di Warung Bo Hwa di Denpasar, Bali. Warung ini sudah buka sejak tahun 1981 dan menyajikan Rujak Kuah Pindang yang enak dan lezat. Rujak Kuah Pindang memiliki rasa yang pedas dan segar, cocok untuk menghilangkan dahaga dan menikmati hidangan yang menyegarkan.
Cara pembuatan Rujak Kuah Pindang cukup sederhana. Bumbu kuah terbuat dari ikan tuna yang dihaluskan dan dicampur dengan bumbu rempah yang terdiri dari bawang merah, bawang putih, cabai, jahe, lengkuas, serai, dan rempah lainnya. Kuah ini kemudian disiramkan pada irisan mangga dan sayuran lainnya, seperti timun, kacang panjang, dan tauge. Rujak Kuah Pindang biasanya disajikan dengan kerupuk sebagai pelengkapnya.
Ciri khas Rujak Kuah Pindang adalah kuahnya yang pedas dan segar, karena penggunaan bumbu ikan tuna yang khas. Kuah ini memberikan sensasi pedas yang menyegarkan saat disantap bersama irisan mangga dan sayuran. Rujak Kuah Pindang dapat menjadi hidangan yang menyegarkan dan cocok untuk menghilangkan dahaga di tengah teriknya matahari Bali.
5. Serombotan
Serombotan adalah salah satu kuliner khas Bali yang memiliki tampilan mirip dengan urap khas Jawa. Serombotan terbuat dari aneka macam sayuran yang dicampur dengan bumbu kalas khas pulau Bali. Serombotan dapat ditemui di berbagai tempat di Bali, seperti Sanur, Jembrana, Tanah Lot, Seminyak, Nusa Dua, dan Tabanan. Harganya berkisar Rp.5.000 per porsi.
Serombotan terdiri dari aneka macam sayuran yang direbus, seperti kacang panjang, tauge, kentang, daun singkong, daun pepaya, dan sayuran lainnya. Sayuran-sayuran ini kemudian dicampur dengan bumbu kalas yang terbuat dari bawang merah, bawang putih, cabai, terasi, gula merah, dan rempah-rempah lainnya. Serombotan biasanya disajikan dengan nasi putih dan sambal sebagai pelengkapnya.
Ciri khas Serombotan adalah tampilannya yang mirip dengan urap khas Jawa, namun dengan bumbu kalas yang khas Bali. Serombotan memiliki cita rasa yang segar dan gurih, karena penggunaan bumbu kalas yang khas. Serombotan dapat menjadi hidangan yang sehat dan lezat untuk dinikmati di Bali.
6. Tipat Blayag
Tipat Blayag adalah salah satu jenis kuliner khas Buleleng yang terbuat dari campuran tepung beras dan bumbu spesial. Tipat Blayag dibentuk memanjang dan dililit dengan janur muda. Hidangan ini biasanya disajikan bersama dengan sayur urab, ayam sisit, gorengan ceker ayam, kacang kedelai, dan kerupuk kulit.
Tipat Blayag dapat ditemukan di daerah seputaran Singaraja, Denpasar, dan Kuta. Salah satu contohnya adalah Warung Bu Agus di Renon, Bali. Hidangan ini memiliki harga sekitar Rp.10.000 per porsi. Tipat Blayag memiliki cita rasa yang lezat dan gurih, cocok untuk dinikmati sebagai hidangan utama di Bali.
Cara pembuatan Tipat Blayag cukup sederhana. Tepung beras dicampur dengan bumbu spesial yang terdiri dari bawang merah, bawang putih, cabai, terasi, gula merah, dan rempah-rempah lainnya. Adonan ini kemudian dibentuk memanjang dan dililit dengan janur muda, kemudian direbus hingga matang sempurna. Tipat Blayag biasanya disajikan dengan sayur urab, ayam sisit, gorengan ceker ayam, kacang kedelai, dan kerupuk kulit sebagai pelengkapnya.
Ciri khas Tipat Blayag adalah bentuknya yang memanjang dan dililit dengan janur muda. Hidangan ini memiliki cita rasa yang lezat dan gurih, karena penggunaan bumbu spesial yang khas. Tipat Blayag dapat menjadi hidangan yang lezat dan cocok untuk dinikmati sebagai hidangan utama di Bali.
7. Nasi Jinggo
Nasi Jinggo adalah salah satu makanan khas Bali yang menjadi favorit banyak orang. Makanan ini terbuat dari beras yang dibungkus menggunakan daun pisang dan dilengkapi dengan sambal super pedas. Nasi Jinggo merupakan makanan yang murah meriah namun memiliki rasa yang enak dan gurih.
Nasi Jinggo dapat ditemui di berbagai tempat di Bali, terutama di pinggir jalan. Harganya cukup terjangkau, sekitar Rp.3.000-Rp.5.000 per bungkusnya. Makanan ini biasanya disajikan sebagai makanan ringan atau sebagai hidangan penutup pada malam hari.
Cara pembuatan Nasi Jinggo cukup sederhana. Beras yang sudah dimasak kemudian dibungkus menggunakan daun pisang dan dilengkapi dengan sambal super pedas. Nasi Jinggo biasanya disajikan bersama dengan lauk pauk seperti ayam goreng, tempe goreng, tahu goreng, dan telur mata sapi.
Ciri khas Nasi Jinggo adalah rasa pedas yang kuat karena penggunaan sambal super pedas. Makanan ini memiliki cita rasa yang enak dan gurih, cocok untuk dinikmati sebagai makanan ringan atau hidangan penutup pada malam hari.
8. Tum Ayam
Tum Ayam adalah salah satu kuliner favorit orang Bali. Hidangan ini mirip dengan pepes ayam, baik dari segi bahan maupun cara pembuatannya. Tum Ayam dapat ditemukan di hampir setiap rumah makan di Bali, bahkan ada juga yang menjualnya secara online. Harganya berkisar Rp.10.000-Rp.25.000 per porsi.
Cara pembuatan Tum Ayam cukup sederhana. Daging ayam dibumbui dengan rempah-rempah yang terdiri dari bawang merah, bawang putih, cabai, jahe, lengkuas, serai, dan rempah lainnya. Daging ayam yang sudah dibumbui ini kemudian dibungkus dengan daun pisang dan dikukus hingga matang sempurna.
Ciri khas Tum Ayam adalah rasa rempah yang khas dan aroma yang harum ketika dibuka dari bungkus daun pisang. Hidangan ini memiliki cita rasa yang lezat dan gurih, cocok untuk dinikmati sebagai hidangan utama di Bali.
9. Jukut Ares
Jukut Ares adalah semacam penganan berkuah yang terbuat dari kaldu tulang hewan dan batang pohon pisang muda. Hidangan ini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan dan dapat dinikmati di Warung Sate Kakul di Gianyar, Bali. Harganya berkisar Rp.30.000 per porsi lengkap dengan satenya.
Cara pembuatan Jukut Ares cukup sederhana. Kaldu tulang hewan dan batang pohon pisang muda direbus hingga menghasilkan kuah yang kaya akan nutrisi. Kuah ini kemudian disajikan bersama dengan daging keong sawah dan nasi putih. Jukut Ares memiliki cita rasa yang lezat dan gurih, cocok untuk dinikmati sebagai hidangan utama di Bali.
Ciri khas Jukut Ares adalah kuahnya yang gurih dan lezat, karena penggunaan kaldu tulang hewan dan batang pohon pisang muda. Hidangan ini memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan karena kaya akan nutrisi. Jukut Ares dapat menjadi hidangan yang sehat dan lezat untuk dinikmati di Bali.
10. Pie Susu
Pie Susu adalah camilan ringan yang memiliki rasa istimewa dan menjadi oleh-oleh yang paling sering dibawa pulang oleh wisatawan saat berkunjung ke Bali. Pie Susu dapat ditemui di berbagai tempat di Bali, seperti Pie Susu Bli Man di Denpasar dan Toko Krisna di Tuban. Harganya berkisar Rp.2.750-Rp.3.000 per piece.
Pie Susu terbuat dari adonan yang mengandung susu, gula, dan telur yang dikombinasikan dengan berbagai topping menarik, seperti cokelat, keju, dan buah-buahan. Pie Susu memiliki cita rasa yang manis dan lezat, cocok untuk dinikmati sebagai camilan ringan atau oleh-oleh dari Bali.
Ciri khas Pie Susu adalah rasa manis yang khas dan berbagai topping menarik yang membuatnya semakin lezat. Camilan ini cocok untuk dinikmati sebagai camilan ringan atau oleh-oleh saat berkunjung ke Bali.
11. Nasi Sela
Nasi Sela adalah makanan tradisional orang Aga, suku asli di Trunyan, Karangasem, wilayah timur pulau Bali. Makanan ini terbuat dari campuran beras, cacahan ubi, dan aneka lauk pauk. Nasi Sela dapat ditemukan di berbagai restoran atau tempat makan di sekitar Karangasem. Harganya cukup murah, hanya Rp.5.000 per porsi.
Cara pembuatan Nasi Sela cukup sederhana. Beras dan cacahan ubi dicampur dengan bumbu dan rempah-rempah yang khas. Adonan ini kemudian dimasak hingga matang sempurna. Nasi Sela biasanya disajikan dengan aneka lauk pauk seperti daging, ayam, ikan, dan sayuran.
Ciri khas Nasi Sela adalah cita rasa yang lezat dan gurih, karena penggunaan bumbu dan rempah-rempah yang khas. Makanan ini cocok untuk dinikmati sebagai hidangan utama di Bali.
12. Pia Legong
Pia Legong adalah oleh-oleh favorit dari Bali. Makanan ringan ini memiliki rasa yang istimewa dan memiliki tingkat ketahanan yang cukup lama. Pia Legong dapat ditemui di outlet Kitchen House Of Pia Legong di Bali. Harganya sekitar Rp.100.000 per kotak.
Pia Legong terbuat dari adonan yang mengandung gula, telur, dan berbagai bahan tambahan lainnya. Pia Legong memiliki rasa manis yang khas dan tekstur yang lembut. Pia Legong dapat menjadi oleh-oleh yang enak dan cocok untuk dibawa pulang saat berkunjung ke Bali.
Ciri khas Pia Legong adalah rasa manis yang khas dan tekstur yang lembut. Makanan ringan ini cocok untuk dinikmati sebagai camilan ringan atau oleh-oleh saat berkunjung ke Bali.
13. Pisang Rai
Pisang Rai adalah jajanan tradisional dari Bali yang memiliki rasa yang enak dan cocok untuk dijadikan sebagai menu pembuka atau penutup. Pisang Rai terbuat dari pisang tanduk yang dipotong-potong kemudian dibalut dengan adonan tepung beras, tapioka, dan santan, kemudian direbus. Pisang Rai biasanya disajikan dengan kinca gula merah.
Pisang Rai sangat mudah ditemukan di pasar-pasar tradisional di Bali. Harganya sangat terjangkau, hanya sekitar Rp.500 per buah. Pisang Rai memiliki cita rasa yang manis dan gurih, cocok untuk dinikmati sebagai camilan ringan atau hidangan penutup.
Ciri khas Pisang Rai adalah cita rasa manis yang khas dan tekstur yang lembut. Jajanan tradisional ini cocok untuk dinikmati sebagai camilan ringan atau hidangan penutup di Bali.
14. Tipat Cantok
Tipat Cantok adalah penganan nabati yang mirip dengan pecel dan terbuat dari aneka macam sayuran rebus, ketupat, dan bumbu kacang. Tipat Cantok dapat dinikmati di Warung Tipat Cantok di Ubud, Bali. Harganya berkisar Rp.5.000-Rp.7.000 per porsi.
Cara pembuatan Tipat Cantok cukup sederhana. Sayuran-sayuran seperti kacang panjang, tauge, kentang, daun singkong, daun pepaya, dan sayuran lainnya direbus hingga matang. Ketupat kemudian dicampur dengan sayuran-sayuran ini dan disiram dengan bumbu kacang. Tipat Cantok biasanya disajikan dengan kerupuk sebagai pelengkapnya.
Ciri khas Tipat Cantok adalah cita rasa yang gurih dan bumbu kacang yang khas. Hidangan ini cocok untuk dinikmati sebagai hidangan utama di Bali.
15. Nasi Tepeng
Nasi Tepeng adalah hidangan tradisional yang terdiri dari beragam lauk pauk, bumbu khas Bali, dan parutan kelapa. Hidangan ini dapat dinikmati di pasar Senggol di Gianyar, Bali. Harganya sekitar Rp.10.000 per porsi.
Cara pembuatan Nasi Tepeng cukup sederhana. Beragam lauk pauk seperti daging, ayam, ikan, dan sayuran dicampur dengan bumbu khas Bali dan parutan kelapa. Hidangan ini memiliki cita rasa yang lezat dan gurih, cocok untuk dinikmati sebagai hidangan utama di Bali.
Ciri khas Nasi Tepeng adalah cita rasa yang lezat dan gurih, karena penggunaan bumbu khas Bali dan parutan kelapa. Hidangan ini cocok untuk dinikmati sebagai hidangan utama di Bali.
Makanan-makanan khas Bali yang telah disebutkan di atas kini tidak hanya bisa dinikmati di Bali saja, tetapi juga di beberapa tempat makan terkenal di berbagai kota seperti Surabaya dan Yogyakarta. Jadi, jika Anda tidak memiliki kesempatan untuk berkunjung ke Bali, Anda masih bisa mencicipi makanan-makanan khas Bali tersebut di kota-kota tersebut. Selain itu, Anda juga dapat mencoba membuat makanan-makanan khas Bali tersebut di rumah masing-masing dengan mengikuti resep yang tersedia di berbagai situs penyedia.