10 Referensi Jajanan dan Kue Khas Daerah Jogja, Wisata Kuliner Yang Unik dan Menggoda
1. Bakpia
Bakpia merupakan salah satu oleh-oleh khas dari Yogyakarta yang banyak dicari oleh wisatawan untuk dibawa pulang. Kue ini memiliki bentuk bulat yang mungil dengan beragam isi seperti coklat, keju, kacang hijau, dan lain-lain. Bakpia termasuk dalam kategori kue kering dan memiliki beberapa merk yang terkenal enak di Jogja.
Salah satu merk bakpia yang terkenal adalah Bakpia Pathok 25. Merk ini telah membuka banyak cabang di berbagai lokasi, termasuk di Jl. AIP II KS Tubun 65, Yogyakarta. Harga Bakpia Pathok 25 per kotaknya berkisar antara Rp. 45.000 hingga Rp. 65.000. Selain itu, ada juga Bakpia Merlio yang memiliki rasa yang tidak kalah enak. Lokasinya berada di Jl. R. E. Martadinata B No. 24 dengan kisaran harga antara Rp. 35.000 hingga Rp. 40.000 per kotaknya.
2. Kue Balok
Meskipun kue balok lebih dikenal sebagai kuliner khas Jawa Barat, kue ini juga dapat dengan mudah ditemukan di Yogyakarta. Kue balok ini memiliki tekstur yang lembut dan isian yang lumer di mulut saat di makan. Salah satu tempat yang menyediakan kue balok yang wajib kalian coba adalah Kue Balok Parikesit yang terletak di Jl. Seturan Raya No. 173, samping YKPN. Harga enam biji kue balok ini hanya Rp. 15.000 saja.
3. Bakpia Kukus
Bakpia kukus merupakan salah satu jenis bakpia yang sedang hits saat ini. Berbeda dengan bakpia biasa yang memiliki kulit kering, bakpia kukus terbuat dari bolu kukus dengan berbagai varian isi seperti keju, coklat, pisang, dan kacang hijau. Kulitnya pun dapat dipilih antara original atau coklat. Bakpia kukus ini memiliki tekstur yang lembut dan akan lumer di mulut saat dimakan.
Salah satu tempat yang menyediakan bakpia kukus adalah Bakpia Kukus Tugu Jogja. Kalian dapat menemukan toko ini di Stasiun Lempuyangan, Yogyakarta. Harga per kotaknya berkisar antara Rp. 30.000 hingga Rp. 35.000.
4. Geplak
Geplak merupakan kue khas Jogja yang memiliki ciri khas warna-warni dan bentuk bulat. Kue ini menggunakan buah kelapa dalam pembuatannya, sehingga memiliki rasa yang unik. Awalnya, geplak terbuat dari tepung beras dan dimakan sebagai pengganti nasi pada masa paceklik. Namun, sekarang geplak telah berkembang menjadi camilan khas Jogja.
Kalian dapat menemukan geplak di berbagai sudut kota Jogja, salah satunya adalah di Pasar Beringharjo dengan harga Rp. 25.000 per kilogramnya. Jika ingin mencoba membuat geplak sendiri, resepnya juga mudah untuk diikuti.
5. Yangko
Yangko merupakan salah satu jajanan manis yang sering disebut sebagai mochi khas Jogja. Yangko memiliki tekstur yang lebih padat daripada mochi karena terbuat dari tepung ketan. Yangko tidak memiliki isian, namun tetap memiliki rasa yang manis. Yang membuatnya unik adalah taburan tepungnya yang khas dan melekat.
Salah satu toko yang menjual yangko adalah Yangko Pak Prapto yang berlokasi di Jl. Pramuka No. 82, Yogyakarta. Harga yangko ini bervariasi, mulai dari Rp. 8.000 hingga Rp. 10.000 per kotak dengan isi 30 buah.
6. Kipo
Kipo merupakan kue tradisional yang terbuat dari campuran tepung beras, tepung ketan, parutan kelapa, daun suji, daun pandan, dan pewarna hijau alami. Bentuknya lonjong dan memiliki tekstur yang kenyal. Nama “kipo” sendiri berasal dari pertanyaan “iki opo” yang sering ditanyakan orang ketika melihat kue ini.
Salah satu penjual kipo yang masih bertahan di Jogja adalah Bu Djito yang berlokasi di Jl. Mondorakan No. 27, Kotagede. Kipo ini memiliki harga yang sangat murah, yaitu Rp. 2.000 untuk tiga buah.
7. Kicak
Kicak adalah salah satu kue tradisional Jogja yang hanya ada saat bulan Ramadhan. Kue ini banyak dicari sebagai takjil saat berbuka puasa karena rasanya yang manis dan beraroma khas. Kicak terbuat dari ketan yang ditumbuk halus dan dicampur dengan gula, parutan kelapa muda, nangka muda, daun pandan, dan vanili. Semua bahan tersebut diadon menjadi satu dan dikukus.
Kalian dapat menemukan kicak di Pasar Ramadhan Kampung Kauman, Yogyakarta yang dibuat oleh Mbah Wono dengan harga Rp. 2.000 saja.
8. Pukis
Pukis adalah kue yang dapat ditemukan di berbagai daerah, termasuk Jogja. Kue ini terbuat dari campuran tepung terigu, adonan telur, gula pasir, ragi, dan santan. Salah satu penjual pukis yang terkenal di Jogja adalah Dokter Pukis yang berlokasi di Jl. Mosez Gatot Kaca Mrican. Di sini, kalian dapat membeli berbagai varian pukis dengan harga mulai dari Rp. 7.000 hingga Rp. 20.000.
9. Roti Kembang Waru
Roti Kembang Waru adalah kue tradisional Jogja yang menjadi peninggalan Kerajaan Mataram. Roti ini biasanya disajikan saat acara seperti lamaran, mitoni, ulang tahun, manten, atau selapanan yang diadakan oleh keraton. Roti Kembang Waru pada awalnya terbuat dari telur ayam kampung, tepung ketan, dan daun pandan untuk pewangi. Namun, sekarang bahan-bahan tersebut telah digantikan dengan telur biasa, tepung terigu, dan vanili.
Salah satu penjual Roti Kembang Waru ada di Kampung Bumen, 500 meter timur laut Pasar Kotagede, Jogjakarta. Harga satu roti ini sebesar Rp. 2.000.
10. Jogja Scrummy
Jogja Scrummy adalah salah satu brand kue kekinian di Jogja yang didirikan oleh Dude Harlino. Brand ini menjual brownies yang dipadukan dengan puff pastry renyah di atasnya. Jika kalian mengunjungi Jogja, jangan lupa untuk mencoba kue-kue dari Jogja Scrummy yang tersedia di outlet di Ruko Cakra, Jl. Kaliurang Km. 5.5 No. 44 Ngaglik, Sleman, Yogyakarta. Harga kue-kue ini berkisar antara Rp. 45.000 hingga Rp. 50.000 per loyangnya.
Itulah beberapa jenis jajanan dan kue khas Jogja yang wajib kalian coba. Selain untuk dinikmati sendiri, beberapa kue ini juga dapat dibawa pulang sebagai oleh-oleh. Jadi, jangan lupa mencicipi kelezatan kue-kue tradisional dan kekinian ini saat berkunjung ke Jogja!