10 Referensi Kue dan Jajanan Khas Daerah Banyuwangi Yang Lezat, Manakah Yang Ingin Kalian Coba?
Heading 2: Jajanan Tradisional dan Kue Khas Banyuwangi
Heading 3: 1. Kue Bagiak
Kue Bagiak adalah salah satu jajanan tradisional khas Banyuwangi yang sangat populer. Kue ini terkenal dengan cita rasanya yang manis dan renyah. Bahan-bahan dasar yang digunakan untuk membuat kue Bagiak antara lain tepung sagu, susu, dan kayu manis. Setelah semua bahan tercampur rata, kue Bagiak dibentuk sesuai dengan keinginan dan dipanggang dalam oven sampai kering.
Selain versi original, kue Bagiak juga memiliki berbagai varian rasa seperti wijen, susu, cokelat, pisang, kacang, jahe, keningar, strawberry, nangka, keju, hingga durian. Awalnya, kue Bagiak hanya dijadikan sebagai kudapan saat perayaan Lebaran. Namun, kini kue Bagiak telah menjadi camilan sehari-hari dan menjadi salah satu oleh-oleh wajib yang diburu oleh para wisatawan yang berkunjung ke Banyuwangi.
Jika Anda ingin mencicipi kue Bagiak, Anda dapat menemukannya di berbagai pusat oleh-oleh di Banyuwangi. Salah satu tempat yang direkomendasikan adalah Gajah Oling, Oleh-Oleh Khas Banyuwangi Bagiak yang terletak di Jl. Imam Bonjol No. 34, Tukangkayu, Banyuwangi, Jawa Timur. Harga kue Bagiak juga cukup terjangkau, sehingga Anda dapat membawa pulang beberapa bungkus kue ini sebagai oleh-oleh untuk keluarga dan teman.
Heading 3: 2. Klemben
Klemben adalah salah satu jajanan tradisional khas Banyuwangi yang sudah ada sejak lama. Kue ini memiliki warna cokelat dan teksturnya yang empuk, sehingga banyak orang menyukainya. Awalnya, Klemben sering disajikan saat perayaan Lebaran, namun kini kue ini dapat dinikmati oleh siapa saja pada sore hari sambil minum teh atau kopi.
Bentuk tradisional Klemben adalah oval. Namun, seiring dengan perkembangan zaman, Klemben juga dibuat dalam berbagai bentuk kreatif seperti bunga dan biji kopi besar. Klemben juga memiliki dua variasi tekstur, yaitu kering dan basah seperti kue bolu.
Selain Bagiak, Klemben juga menjadi salah satu oleh-oleh favorit para wisatawan yang datang ke Banyuwangi. Jika Anda ingin mencoba membuat Klemben sendiri, Anda dapat menemukan resepnya dengan mudah di internet. Bahan-bahan yang dibutuhkan juga tidak sulit untuk didapatkan.
Heading 3: 3. Petulo
Petulo atau Patola adalah salah satu makanan khas Banyuwangi yang terbuat dari tepung sagu yang disajikan dengan kuah gula merah. Makanan ini sering kali menjadi takjil yang dicari oleh warga saat bulan Ramadhan untuk berbuka puasa. Petulo juga dikenal dengan nama Putu Mayang oleh sebagian orang.
Petulo memiliki tiga varian warna, yaitu pink, hijau, dan putih. Hingga saat ini, makanan ini masih mudah ditemukan di berbagai pasar tradisional yang ada di Banyuwangi. Selain itu, saat bulan puasa, banyak pedagang keliling yang menjual Petulo.
Jika Anda ingin mencoba membuat Petulo sendiri, Anda dapat menemukan berbagai resepnya di internet. Bahan-bahan yang dibutuhkan juga mudah didapatkan. Petulo merupakan salah satu makanan tradisional yang lezat dan menjadi bagian dari kebudayaan Banyuwangi.
Heading 3: 4. Orog-Orog
Orog-Orog adalah jajanan tradisional khas Banyuwangi yang masih populer hingga saat ini. Kue ini terbuat dari tepung beras, gula, dan pewarna makanan berwarna hijau dan merah muda. Orog-Orog memiliki cita rasa gurih dan legit yang membuat orang ketagihan.
Jajanan ini dapat ditemukan di pasar pagi yang terletak di Jl. Kendang Kempul, Cungking, Banyuwangi. Harga satu bungkus Orog-Orog sangat terjangkau, hanya sekitar Rp. 2.000. Kue ini cocok sebagai sarapan yang disantap dengan teh hangat pada pagi hari.
Jika Anda ingin mencoba membuat Orog-Orog sendiri, cara pembuatannya cukup mudah. Adonan yang sudah jadi dikukus dalam waktu yang singkat. Selain itu, dalam tempat kukusan tersebut, diberikan daun pisang di tengahnya untuk menghasilkan aroma yang khas.
Heading 3: 5. Kue Ladrang
Kue Ladrang adalah salah satu jenis kue kering khas Banyuwangi yang memiliki tekstur renyah, gurih, dan tentunya enak. Kue ini sering kali dijadikan kudapan saat perayaan Lebaran. Kue Ladrang juga dapat dikreasikan menjadi beberapa varian rasa seperti manis, asin, hingga pedas.
Meskipun Kue Ladrang sering ditemukan di Banyuwangi dan Bali, resepnya cukup mudah ditemukan di internet. Bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat Kue Ladrang antara lain tepung kanji, tepung terigu, telur ayam, minyak goreng, gula halus, santan kelapa kental, dan bawang putih yang dihaluskan.
Heading 3: 6. Kue Untir-Untir
Kue Untir-Untir adalah salah satu makanan ringan yang cukup terkenal di Pulau Jawa. Meskipun begitu, kue kering ini adalah salah satu oleh-oleh yang paling banyak dicari oleh wisatawan ketika berkunjung ke Banyuwangi. Kue Untir-Untir terbuat dari kacang tanah dan tepung terigu.
Kue Untir-Untir memiliki bentuk seperti tambang dan teksturnya renyah serta gurih. Kue ini cocok dijadikan kudapan saat perayaan Lebaran atau sebagai teman ngopi dan minum teh di sore hari.
Heading 3: 7. Pia Glenmore
Pia Glenmore merupakan salah satu jenis bakpia yang khas dari Banyuwangi. Bakpia ini berasal dari Kecamatan Glenmore yang terletak di Banyuwangi. Pia Glenmore memiliki bentuk lonjong dan gemuk, berbeda dengan bakpia pada umumnya yang berbentuk bulat.
Kulit Pia Glenmore juga memiliki tekstur yang renyah. Varian isian Pia Glenmore sangat beragam, seperti kacang merah, pandan, keju, coklat, durian, strawberry, dan lain-lain. Jika Anda ingin membeli Pia Glenmore, tempatnya sudah memiliki banyak cabang di Jawa Timur, salah satunya terletak di Jl. Kolonel Sugiono No. 33, Tukangkayu, Banyuwangi. Harganya juga cukup terjangkau dan tersedia dalam kemasan kotak.
Heading 3: 8. Tape Buntut
Tape Buntut adalah salah satu varian tape yang khas dari Banyuwangi. Tape ini dibungkus dengan daun jati dan memiliki bentuk yang unik dengan ekor yang menjulang. Tape Buntut masih menjadi makanan tradisional yang khas Suku Using di Banyuwangi.
Heading 3: 9. Savana Cake
Savana Cake adalah salah satu kue yang dapat dijadikan oleh-oleh dari Banyuwangi. Kue ini terbuat dari pisang dan memiliki berbagai varian rasa, seperti Savana Wedi Ireng, Savana Sunrise of Java, Savana Blue Fire, Savana Red Island, dan Savana Green Bay.
Heading 3: 10. Kue Laklak
Kue Laklak adalah jajanan pasar yang sering ditemukan di Banyuwangi dan Bali. Kue ini sering dijadikan sebagai takjil saat berbuka puasa. Kue Laklak mirip dengan serabi kuah.
Itulah beberapa jajanan tradisional dan kue khas Banyuwangi yang patut dicoba saat berkunjung ke Banyuwangi. Setiap jajanan dan kue memiliki cita rasa dan keunikan yang berbeda. Beberapa di antaranya bahkan menjadi oleh-oleh favorit para wisatawan. Jadi, jika Anda berkesempatan untuk mengunjungi Banyuwangi, jangan lupa mencicipi berbagai jajanan tradisional dan kue khas yang telah disebutkan di atas.