10 Gambar Ke Te Kesu Makassar, Lokasi Alamat, Penginapan Villa di Sekitar Wisata + Akses Jalan Menuju ke Sana
Akses Jalan Menuju ke Ke Te Kesu
Untuk dapat mencapai Ke te Kesu, Anda perlu melakukan perjalanan terlebih dahulu ke Makassar atau Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan menggunakan bus menuju Toraja, karena tidak ada penerbangan langsung yang menuju ke tempat ini.
Di Makassar, terdapat bus dengan tujuan Rantepao yang beroperasi setiap hari. Bus ini berangkat dari terminal bus DAYA, yang berjarak sekitar 20 menit dari pusat kota Makassar menggunakan bemo. Jarak tempuh dari Makassar ke Toraja sekitar 8 jam, termasuk berhenti untuk istirahat dan makan. Tiket bus dapat Anda beli di kota sebelum berangkat.
Bus tujuan Rantepao biasanya berangkat pada pukul 7 pagi dan pukul 7 malam. Namun, jumlah bus yang beroperasi tergantung pada jumlah penumpang yang naik. Setelah tiba di Toraja, Anda perlu melanjutkan perjalanan menuju Ke te Kesu yang membutuhkan waktu sekitar setengah jam dari Rantepao.
Jika Anda merasa kesulitan untuk melakukan perjalanan sendiri ke Toraja, sebaiknya Anda menggunakan jasa tour and travel yang berpengalaman. Dengan menggunakan jasa ini, Anda tidak perlu repot mencari alat transportasi maupun menentukan tujuan wisata yang ingin dikunjungi.
Sejarah Ke te Kesu
Ke te Kesu terletak di Desa Bonoran, sekitar 4 km dari Rantepao, Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Desa ini sering menjadi tempat diadakannya upacara-upacara adat, sehingga UNESCO memberikan gelar ‘cagar budaya’ kepada desa Ke’te Kesu.
Ke’unikan dari Ke’te Ke’su adalah suku Toraja yang mendiami desa ini masih mempertahankan kepercayaan dan adat istiadat mereka, termasuk dalam gaya arsitektur rumah tradisional mereka. Hal ini membuat minat wisatawan untuk melihat secara langsung kekayaan budaya mereka sangat tinggi. Suku Toraja menjalankan gaya hidup nenek moyang mereka yang berasal dari kelompok Austronesia.
Ketika Anda memasuki perkampungan suku Toraja di Ke te Kesu, Anda akan langsung merasakan keunikannya. Terdapat deretan tongkonan, rumah adat Toraja, serta alang sura, lumbung padi, yang berhadap-hadapan. Tongkonan di Ke te Kesu memiliki keindahan detail ukiran dan terdapat deretan tanduk kerbau di depannya. Tanduk ini memiliki simbol tentang status sosial pemilik rumah yang tinggi. Tongkonan dan alang sura merupakan warisan turun-temurun suku Toraja.
Usia tongkonan di Ke te Kesu sangat tua, bahkan ada yang mencapai 300 tahun. Atap tongkonan terbuat dari bambu yang telah dipenuhi dengan rumput liar. Meskipun rumput tersebut tidak pernah dibersihkan oleh penghuni rumah, hal ini sebenarnya memiliki fungsi sebagai pencegah kebocoran ketika hujan datang. Penduduk desa ini terkenal sebagai pemahat dan pengrajin yang handal.
Oleh karena itu, ketika Anda berjalan keliling desa Ke te Kesu, Anda akan melihat banyak sekali ukiran dan patung pahat yang berjejeran. Penduduk desa ini terbiasa memahat patung untuk kebutuhan upacara pemakaman adat suku Toraja. Selain membuat patung, mereka juga mahir dalam mengukir rumah adat dan peti mati.
Di bagian belakang tongkonan-tongkonan terdapat kompleks pemakaman dengan dinding terbuat dari kapur. Usia makam yang ada di kompleks ini ada yang mencapai 700 tahun. Di sekitar pemakaman dan gua, Anda akan menemukan banyak sekali tulang belulang dan tengkorak yang berserakan.
Ada sebuah ruangan khusus yang terkunci di desa ini yang digunakan sebagai tempat penyimpanan tau-tau. Tau-tau adalah patung kayu yang mewakili roh leluhur. Ruangan ini harus terkunci karena ada risiko pencurian tau-tau. Selain itu, terdapat juga makam modern atau patena yang bentuknya menyerupai rumah-rumahan. Peti mati suku Toraja, yang disebut erong, dipahat dengan bentuk kerbau, babi, dan perahu.
Toraja memang kaya akan warisan budaya dan adat istiadat, dan Ke te Kesu adalah salah satu tempat yang menggambarkan kekayaan budaya ini. Meskipun ada beberapa versi mengenai asal muasal suku Toraja, gelar cagar budaya yang diberikan oleh UNESCO sangat tepat untuk tempat ini. Ketika Anda mengunjungi Ke te Kesu, Anda pasti akan kagum dengan pengalaman yang Anda dapatkan dari budaya suku Toraja, cara hidup mereka, bentuk rumah adat, hingga upacara pemakaman mereka.
Penginapan di Sekitar Ke te Kesu
Jika Anda berencana untuk menghabiskan beberapa hari di Toraja, berikut ini adalah beberapa rekomendasi penginapan atau hotel terdekat dengan Ke te Kesu:
1. Toraja Heritage Hotel
Hotel ini berjarak hanya 2,2 kilometer dari lokasi Ke te Kesu, di Jalan Ke’te’ Kesu’, Rantepao. Fasilitas yang tersedia di hotel ini termasuk parkir gratis dan sarapan.
2. Pias Poppies Hotel
Hotel ini berlokasi di Jalan Pongtiku 4, Rantepao, dan berjarak sekitar 2,8 kilometer dari Ke te Kesu. Fasilitas yang dapat Anda nikmati di hotel ini antara lain parkir gratis dan restoran.
3. Hotel Pison
Hotel ini terletak di Jalan Pongtiku no. 8, Rantepao, dengan jarak sekitar 2,8 kilometer dari Ke te Kesu. Hotel ini menawarkan kenyamanan dan fasilitas yang lengkap untuk para wisatawan.
Dengan memilih salah satu dari penginapan di atas, Anda dapat menikmati kenyamanan dan kemudahan akses ke Ke te Kesu, serta tempat-tempat wisata lainnya di sekitar Toraja.