PERGIMULU.COM

Mau Pergi Liburan Kemana? Cari info di pergimulu.com saja!

Curug Sawer Sukabumi, Jembatan Gantungnya Jadi Spot Foto Favorit

Blog

Curug Sawer di Kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango

Mengenal Curug Sawer

Curug Sawer adalah salah satu air terjun yang terletak di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Jawa Barat. TNGGP merupakan salah satu taman nasional tertua di Indonesia, yang ditetapkan sebagai kawasan Taman Nasional pada tahun 1980. Taman Nasional Gunung Gede Pangrango terletak di Kabupaten Cianjur, Bogor, dan Sukabumi, dengan luas wilayah sekitar 21.975 hektar. Kawasan ini kaya akan keanekaragaman hayati, dengan lebih dari 870 spesies tumbuhan berbunga, 200 di antaranya adalah jenis Anggrek, 150 jenis Paku-pakuan, dan 68 jenis tumbuhan pegunungan yang langka. Sedangkan fauna yang dapat ditemui di TNGGP terdiri dari lebih dari 250 spesies burung dan 100 jenis mamalia.

Curug Sawer terletak di Kampung Cijagung, Desa Gede Pangrango, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 35 meter dan dikelilingi oleh tebing yang menjulang tinggi dengan tanaman merambat dan pohon-pohon pinus, palem, bambu, dan jenis pohon lainnya. Di bawah curahan air terjun, terdapat kolam alami yang cukup luas dengan kedalaman lebih dari 10 meter. Curug Sawer ini memiliki debit air yang tinggi, karena sumber airnya berasal dari mata air di Gunung Gede dan Gunung Gemuruh. Meskipun musim kemarau, debit air di Curug Sawer tetap stabil.

Namun, pengunjung dilarang untuk berenang atau mandi tepat di bawah curahan air terjun. Hal ini dikarenakan curahan air yang sangat deras dan kolam yang cukup dalam dapat membahayakan keselamatan pengunjung. Pada tahun 2014, terjadi kecelakaan yang mengakibatkan tiga orang korban, salah satunya meninggal dunia. Kecelakaan tersebut terjadi karena ketiga korban bermain di jalan kecil di belakang curug dan salah satu dari mereka terpeleset dan jatuh tepat di bawah curahan air. Oleh karena itu, pengunjung disarankan untuk berhati-hati dan mengikuti aturan yang ada di lokasi wisata ini.

BACA JUGA :  10 Rekomendasi Toko Bunga Terbaik di Cibinong

Rute Menuju Lokasi

Meskipun Curug Sawer terletak di tengah hutan, akses menuju lokasi ini cukup mudah. Bagi wisatawan yang datang dari luar kota, terutama dari Cidahu, Cicurug, Bogor, atau Jakarta, tinggal menuju ke Sukabumi dan mengikuti papan petunjuk arah Situ Gunung. Di tengah perjalanan, pengunjung akan melewati Taman I Love You dan Kampung Cikareo, Desa Parakansalak. Sebelum memasuki kawasan Situ Gunung, terdapat rambu petunjuk arah menuju Kawasan Wisata Cinumpang yang berada di sisi kanan jalan. Jalur ini merupakan jalur pertama yang dapat dilalui untuk menuju Curug Sawer. Jalur ini dapat ditempuh dengan berjalan kaki selama kurang lebih 1 jam atau menggunakan jasa ojek.

Selain jalur Cinumpang, terdapat juga jalur lain yang lebih sulit, yaitu melalui kawasan hutan Situ Gunung. Bagi wisatawan yang menggunakan transportasi umum, dapat naik angkot Lyn 08 berwarna hijau muda yang menuju Cisaat. Setelah sampai di alun-alun Cisaat, turun dan menyeberang jalan menuju pangkalan angkot. Di pangkalan angkot tersebut, tunggu angkot jurusan Kadudampit yang dekat dengan Polsek Cisaat. Setelah naik angkot jurusan Kadudampit, minta sopir untuk turun di dekat pintu masuk Situ Gunung. Dari pintu masuk, pengunjung dapat melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki atau menumpang ojek dengan biaya sesuai kesepakatan.

Menikmati Keindahan Curug Sawer

Saat menuju Curug Sawer, pengunjung sudah bisa merasakan keindahan alam sekitar. Di sepanjang jalan menuju air terjun, terdapat pemandangan yang menyejukkan mata, dengan aliran sungai yang airnya berasal dari Curug Sawer. Di sepanjang aliran sungai ini, sering kali dapat ditemui orang-orang yang sedang memancing ikan. Namun, keindahan sebenarnya dari Curug Sawer dapat dirasakan ketika tiba di lokasi. Pemandangan air terjun setinggi kurang lebih 35 meter akan memukau siapa pun yang melihatnya. Air terjun ini dikelilingi oleh tebing yang menjulang tinggi dengan tanaman merambat dan pohon-pohon pinus, palem, bambu, dan jenis pohon lainnya.

BACA JUGA :  Ingin Belanja Bahan Kue Yang Lengkap dan Murah? Inilah 10 Alamat Toko Terdekat di Jakarta Pusat

Di bawah curahan air terjun, terdapat kolam alami yang cukup luas. Kolam ini memiliki kedalaman lebih dari 10 meter. Namun, pengunjung dilarang untuk mandi atau berenang tepat di bawah curahan air terjun karena aliran air yang deras dan kolam yang dalam dapat membahayakan keselamatan pengunjung. Meskipun demikian, pengunjung tetap dapat menikmati segarnya air curug di bagian yang agak jauh dari curahan air atau di sungai yang airnya sangat jernih. Hal ini dilakukan sebagai tindakan pengamanan untuk mencegah terulangnya kecelakaan yang pernah terjadi.

Selain menikmati keindahan alam, pengunjung juga dapat mengabadikan momen di Curug Sawer dengan kamera. Banyak pengunjung yang mengambil foto atau video di lokasi ini dan membagikannya di berbagai media sosial, terutama YouTube. Keindahan Curug Sawer memang sangat menarik untuk difoto dan diabadikan sebagai kenang-kenangan.

Harga Tiket Masuk dan Fasilitas

Untuk masuk ke Curug Sawer, pengunjung harus membayar tiket masuk sebesar Rp.15.000 untuk dewasa dan Rp.10.000 untuk anak-anak. Bagi pengunjung yang membawa mobil, biaya parkirnya adalah Rp.5.000, sedangkan bagi pengunjung yang membawa sepeda motor, biaya parkirnya adalah Rp.2.000. Selain itu, pengunjung juga dapat menyewa tikar untuk duduk santai bersama rombongan atau keluarga.

Pihak pengelola Curug Sawer juga menyediakan beberapa fasilitas untuk kenyamanan pengunjung. Di antaranya adalah kamar ganti, toilet umum, mushollah, dan area parkir bagi pengunjung yang datang dengan sepeda motor. Terdapat juga Information Centre yang dapat memberikan informasi seputar Curug Sawer dan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.

Jika pengunjung ingin menghabiskan malam di sekitar lokasi wisata, mereka dapat mencari penginapan di kawasan perkampungan atau menyewa villa di sepanjang jalan menuju pintu gerbang TNGGP. Namun, bermalam di kawasan wisata hanya dapat dilakukan dengan mendirikan tenda, dengan membayar biaya sebesar Rp.5.000 per orang per malam. Pengunjung juga dapat menyewa peralatan camping yang dibutuhkan.

BACA JUGA :  10 Tempat Yang Biasanya Untuk Merayakan Tahun Baru di Surabaya dan Suasana Acara Malam

Selain itu, terdapat beberapa warung sederhana di sepanjang perjalanan menuju Curug Sawer yang menjual makanan sederhana. Di lokasi wisata, terdapat warung yang menyediakan makanan dan minuman khas Sunda serta jajanan gorengan. Jadi, pengunjung dapat menikmati kuliner khas daerah tersebut selama berada di Curug Sawer.

Curug Sawer merupakan salah satu destinasi wisata alam yang menawan di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Keindahan air terjun yang tinggi dan dikelilingi oleh tebing menjadikan Curug Sawer sebagai tempat yang cocok untuk menikmati keindahan alam dan bersantai bersama keluarga atau teman-teman. Selain itu, lokasi Curug Sawer yang terletak di tengah hutan juga memberikan pengalaman petualangan yang seru bagi pengunjung.


Raka Andhika

Raka adalah seorang penulis blog perjalanan yang bersemangat dan kreatif. Raka memiliki kecakapan dalam menulis narasi perjalanan yang menarik dan informatif. Sejak usia muda, Raka sudah memiliki kegemaran menjelajahi tempat-tempat baru dan berinteraksi dengan berbagai budaya, yang kemudian mendorongnya untuk membagikan pengalaman tersebut melalui tulisan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *