PERGIMULU.COM

Mau Pergi Liburan Kemana? Cari info di pergimulu.com saja!

Pesona Curug Sanghyang Taraje

Blog

Selain Makanan

Penduduk Indonesia pasti mengenal Garut karena makanannya, yaitu dodol Garut. Dodol Garut merupakan makanan yang terkenal di daerah Jawa Barat dan sering dijadikan oleh-oleh ketika berkunjung ke Garut. Namun, selain makanannya yang terkenal, Garut juga memiliki keindahan alam yang sangat eksotis dan indah.

Wilayah Garut memiliki banyak destinasi wisata yang masih asri dan alami. Salah satunya adalah curug atau air terjun. Air terjun selalu menjadi salah satu wisata pilihan favorit masyarakat. Atraksi yang disediakan oleh alam ini termasuk tempat menarik untuk mengambil foto yang indah.

Di Garut, terdapat banyak air terjun yang memiliki pesona luar biasa, bagaikan surga kecil di kawasan Garut. Banyak yang mengatakan bahwa Garut adalah kabupaten dengan seribu curug. Salah satu air terjun yang menarik perhatian adalah curug Sanghyang Taraje.

Curug Sanghyang Taraje merupakan tempat wisata yang enak untuk dikunjungi oleh keluarga karena fasilitasnya yang sudah cukup lengkap. Di sini, pengunjung dapat menikmati pemandangan indah air terjun sambil duduk di bangku atau beristirahat di gazebo yang telah disediakan. Akses menuju curug ini juga telah diperbaiki dengan pengecoran semen sehingga lebih mudah untuk dijangkau.

Rute Menuju Lokasi

Untuk mencapai curug Sanghyang Taraje, Anda dapat mengikuti rute yang telah disediakan. Jika perjalanan dimulai dari kota Garut, Anda akan menggunakan jalan yang mengarah ke Cikajang. Ketika berada di pertigaan sebelum memasuki kota Cikajang, Anda harus belok kanan menuju Bungbulang. Setelah itu, dari simpang Cikajang, belok ke kanan menuju Cisandaan, dan terus ke Desa Pakenjeng, Kecamatan Pamulihan.

BACA JUGA :  Jalan Menuju Lokasi Pantai Canti Kalianda Lampung dan Berapa Harga Tiket Masuknya?

Perjalanan menuju curug Sanghyang Taraje tidak begitu sulit, meskipun lokasinya tidak jauh dari hutan. Anda akan melewati beberapa curug lain seperti curug Orok dan desa Cisandaan sebelum bertemu dengan pertigaan. Setelah itu, Anda harus berbelok ke arah kanan menuju Pamulihan sampai keluar dari jalan utama dan bertemu dengan desa. Anda harus berhati-hati saat melewati jalan ini untuk mencapai lokasi tujuan.

Jika Anda tidak membawa kendaraan pribadi, masih ada alternatif lain untuk mencapai curug Sanghyang Taraje. Anda dapat menaiki angkot yang mengarah ke Cikajang. Sebelum memasuki kota Cikajang, Anda dapat berhenti di pertigaan menuju Pameungpeuk-Bungbulang. Setelah itu, Anda dapat naik ojek menuju kawasan air terjun.

Harga Tiket Masuk

Untuk dapat menikmati keindahan curug Sanghyang Taraje, Anda hanya perlu membayar tiket masuk sebesar Rp.6.000 per orang. Harga tiket ini sangat terjangkau dan tidak membuat kantong Anda terlalu terbebani. Namun, jika Anda datang pada saat liburan, harga tiket mungkin akan sedikit lebih tinggi dari hari biasa. Oleh karena itu, sebaiknya Anda menyiapkan uang lebih sebelum berangkat untuk mengunjungi curug ini.

Keunikan Nama

Curug Sanghyang Taraje memiliki nama yang unik dan memiliki makna yang dalam. Kata “Sanghyang” dalam bahasa Jawa Barat memiliki arti tempat yang suci. Sedangkan kata “Taraje” memiliki arti tangga. Jadi, secara keseluruhan, curug ini dapat diartikan sebagai air terjun yang merupakan tangga menuju tempat yang suci.

Ternyata, nama Sanghyang Taraje juga digunakan untuk tempat lain yang memiliki keindahan alam yang sama menakjubkannya. Tempat tersebut adalah puncak tertinggi sebuah gunung di Jawa Barat yang dikenal dengan nama Gunung Tampomas. Puncak Gunung Tampomas juga disebut dengan nama Sanghyang Taraje. Pemandangan dari puncak Gunung Tampomas sangat memukau, terutama saat malam hari dengan gemerlap lampu kota. Selain itu, terdapat batu-batu hitam, lubang-lubang kawah, dan pemandangan gunung-gunung lain yang sayang untuk dilewatkan.

BACA JUGA :  Butuh Penginapan Yang Murah? 10 Hotel Kapsul di Jakarta Ini Bisa Jadi Pilihan, Harga Mulai 100 Ribu Aja!

Tidak hanya keindahan alamnya yang menarik, Gunung Tampomas juga memiliki misteri dan legenda yang terkenal. Gunung ini juga memiliki situs bersejarah yang berkaitan dengan kerajaan Padjajaran, terutama tentang Prabu Siliwangi. Di puncak Gunung Tampomas terdapat makam keramat Ranggahadi beserta istri, batu kasur, dan jejak kaki Prabu Siliwangi.

Mitos dan Cerita Legenda

Tidak hanya keunikan nama, curug Sanghyang Taraje juga memiliki mitos dan cerita legenda yang menarik. Menurut cerita yang berkembang di masyarakat sekitar, curug ini memiliki hubungan dengan cerita Sangkuriang dan Dayang Sumbi.

Cerita dimulai ketika Dayang Sumbi memiliki seorang anak laki-laki yang bernama Sangkuriang. Sangkuriang jatuh cinta pada seorang perempuan cantik tanpa mengetahui bahwa perempuan tersebut adalah ibu kandungnya sendiri, yaitu Dayang Sumbi. Sangkuriang ingin menikahi Dayang Sumbi dengan berbagai cara.

Namun, Dayang Sumbi tahu bahwa Sangkuriang adalah anaknya sendiri. Ia mencoba mengalihkan perhatian Sangkuriang dengan memberikan tugas yang sulit, yaitu membuat perahu dan danau dalam waktu semalam. Sangkuriang hampir berhasil menyelesaikan tugas tersebut, tetapi Dayang Sumbi ketakutan dan mengelabui Sangkuriang sehingga ia marah dan menendang perahu tersebut hingga terbalik. Perahu yang ditendang oleh Sangkuriang inilah yang kemudian dikenal dengan nama Gunung Tangkuban Perahu.

Selain cerita tentang Gunung Tangkuban Perahu, ada juga cerita tentang Sangkuriang dan Dayang Sumbi yang terkait dengan curug Sanghyang Taraje. Menurut cerita yang berkembang di masyarakat sekitar, curug ini adalah tangga yang digunakan Sangkuriang untuk memenuhi keinginan Dayang Sumbi. Di lokasi curug ini, terdapat batu yang menyerupai jejak kaki raksasa yang dinamakan tapak Sangkuriang.

Masyarakat sekitar juga mempercayai adanya misteri belut raksasa sebagai penjaga curug Sanghyang Taraje. Belut raksasa ini dipercaya sebagai penjaga hadiah bintang yang diambil oleh Sangkuriang untuk Dayang Sumbi. Beberapa saksi mata pernah melihat kehadiran belut raksasa ini, sehingga misteri ini diyakini oleh penduduk sekitar.

BACA JUGA :  Proses Terbentuknya Goa Jatijajar

Curug Sanghyang Taraje memang memiliki keindahan alam yang menakjubkan dan cerita-cerita yang misterius. Jika Anda ingin mengunjungi curug ini, pastikan Anda menyiapkan waktu yang cukup dan menikmati setiap momen yang ada.


Raka Andhika

Raka adalah seorang penulis blog perjalanan yang bersemangat dan kreatif. Raka memiliki kecakapan dalam menulis narasi perjalanan yang menarik dan informatif. Sejak usia muda, Raka sudah memiliki kegemaran menjelajahi tempat-tempat baru dan berinteraksi dengan berbagai budaya, yang kemudian mendorongnya untuk membagikan pengalaman tersebut melalui tulisan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *