PERGIMULU.COM

Mau Pergi Liburan Kemana? Cari info di pergimulu.com saja!

10 Daftar Biaya Hidup di Balikpapan, Benarkah Mahal Atau Murah Untuk Mahasiswa dan Pekerja?

Blog

1. Tempat Tinggal

1.1. Sewa Kamar Kost

Tempat tinggal merupakan salah satu kebutuhan paling penting bagi para perantau yang merantau ke Balikpapan. Bagi mereka yang belum memiliki rumah sendiri, menyewa kamar kost atau rumah menjadi pilihan utama. Harga sewa kamar kost di Balikpapan bervariasi tergantung dari lokasi, luas hunian, dan fasilitas yang disediakan. Rata-rata harga sewa kamar kost berkisar antara Rp. 1.000.000 hingga Rp. 3.000.000 per bulan.

Sewa kamar kost adalah pilihan yang tepat bagi para perantau yang datang sendirian tanpa keluarga. Selain harga yang lebih terjangkau, menjaga kebersihan kamar kost juga relatif lebih mudah. Namun, bagi mereka yang datang bersama keluarga dan berencana menetap dalam waktu yang lama, sewa rumah menjadi pilihan yang lebih tepat.

1.2. Sewa Rumah

Harga sewa rumah di Balikpapan juga bervariasi tergantung dari lokasi, ukuran, dan fasilitas yang disediakan. Untuk sewa rumah biasa, harga berkisar antara Rp. 25.000.000 hingga Rp. 60.000.000 per tahun. Sedangkan untuk sewa rumah mewah, harganya bisa mencapai di atas Rp. 100.000.000 per tahun.

Bagi para perantau yang datang sendirian atau tidak berencana menetap dalam waktu yang lama, menyewa kamar kost saja bisa menjadi pilihan yang lebih ekonomis. Namun, bagi mereka yang datang bersama keluarga dan berencana menetap dalam waktu yang lama, sewa rumah menjadi pilihan yang lebih nyaman meskipun membutuhkan biaya yang lebih tinggi. Perlu diingat juga bahwa menjaga kebersihan rumah akan membutuhkan waktu dan usaha yang lebih banyak.

2. Tagihan Utilitas

Tagihan utilitas seperti listrik dan air juga perlu diperhatikan dalam membiayai hidup di Balikpapan. Bagi mereka yang menyewa kamar kost, tagihan utilitas biasanya sudah termasuk dalam biaya sewa per bulan sehingga tidak perlu membayar lagi. Namun, bagi mereka yang menyewa rumah, tagihan utilitas menjadi pengeluaran tambahan yang perlu dibayarkan setiap bulan.

BACA JUGA :  10 Pusat Sewa Mobil di Yogyakarta Ada Yang Lepas Kunci Atau Plus Driver

Jumlah tagihan utilitas ini bergantung pada kebutuhan dan gaya hidup masing-masing individu. Semakin boros dalam penggunaan listrik dan air, tentu tagihan utilitas akan semakin tinggi. Oleh karena itu, penting untuk mengatur penggunaan listrik dan air dengan bijak guna menghindari tagihan yang membengkak.

3. Makan dan Minum

Makan dan minum merupakan kebutuhan pokok yang tidak bisa diabaikan dalam membiayai hidup di Balikpapan. Harga kebutuhan pokok di Balikpapan diketahui cukup mahal, sehingga memasak makanan sendiri di rumah merupakan cara yang lebih ekonomis untuk menghemat biaya.

Jumlah uang yang diperlukan untuk makan per bulan setiap orang berbeda-beda, tergantung dari gaya hidup dan kebiasaan masing-masing individu. Satu porsi makan di warung atau restoran di Balikpapan bisa menghabiskan antara Rp. 20.000 hingga Rp. 30.000. Oleh karena itu, dalam satu hari, diperkirakan setidaknya akan menghabiskan minimal Rp. 40.000 untuk makan. Dalam satu bulan, total pengeluaran untuk makan saja bisa mencapai Rp. 1.200.000.

Namun, dengan memasak sendiri di rumah, pengeluaran untuk makan bisa ditekan. Misalnya, dengan memasak nasi sendiri dan hanya membeli lauk-pauk yang lebih murah. Selain lebih hemat secara finansial, memasak di rumah juga lebih mengutamakan kebersihan dan kesehatan.

4. Biaya Transportasi

Biaya transportasi menjadi penting untuk menunjang mobilitas sebagai seorang perantau di Balikpapan. Ada beberapa moda transportasi umum yang bisa digunakan di kota ini, seperti angkot atau taksi. Bagi mereka yang memiliki kendaraan pribadi, biaya bensin juga menjadi pertimbangan tersendiri.

Bagi mereka yang memiliki kendaraan pribadi, biaya bensin akan berbeda-beda tergantung pada penggunaan dan mobilitas masing-masing individu. Sedangkan bagi yang menggunakan transportasi umum, tarifnya juga bervariasi. Rata-rata tarif naik angkot di Balikpapan adalah sekitar Rp. 5.000 per kali jalan, tergantung rute yang ditempuh. Sedangkan untuk naik taksi, tentunya akan membutuhkan biaya yang lebih tinggi tergantung jarak yang ditempuh.

BACA JUGA :  10 Toko Bahan Kue Favorit di Kediri Yang Memberikan Harga Terbaik

Untuk menekan biaya transportasi, disarankan untuk mencari tempat tinggal yang tidak terlalu jauh dari tempat kerja atau tempat-tempat yang sering dikunjungi. Selain itu, juga bisa memanfaatkan transportasi umum yang lebih murah seperti angkot.

5. Komunikasi

Penting untuk tetap terhubung dengan keluarga dan teman-teman, oleh karena itu membeli paket data untuk ponsel setiap bulan menjadi kebutuhan yang harus dipenuhi. Biaya yang dikeluarkan untuk membeli paket data juga bervariasi tergantung dari provider dan paket data yang dibeli.

Namun, setidaknya diperlukan sekitar Rp. 50.000 hingga Rp. 100.000 per bulan untuk membeli paket data. Pengeluaran untuk paket data juga bisa ditekan dengan memanfaatkan wifi di tempat umum. Jika ingin memasang wifi di rumah, biayanya sekitar Rp. 1.000.000 hingga Rp. 2.000.000 per bulan, tergantung dari provider yang digunakan.

6. Kebutuhan Bulanan

Sebagai anak rantau, tentunya perlu berbelanja kebutuhan pokok seperti bahan makanan mentah, persediaan camilan, dan perlengkapan kebersihan. Pengeluaran untuk belanja bulanan ini juga bervariasi tergantung pada kebutuhan masing-masing individu.

Setidaknya, perlu menyisihkan sekitar Rp. 500.000 untuk belanja kebutuhan bulanan. Namun, angka ini bisa berbeda bagi mereka yang memiliki lebih banyak kebutuhan karena sudah berkeluarga. Untuk menghemat pengeluaran, disarankan untuk berbelanja di pasar tradisional yang seringkali menawarkan harga bahan makanan yang lebih murah daripada di supermarket.

7. Hiburan dan Rekreasi

Sebagai seorang anak rantau, tentunya penting untuk mencari hiburan dan rekreasi di waktu luang guna melepas penat. Di Balikpapan, terdapat berbagai macam tempat rekreasi yang bisa dikunjungi, baik itu tempat wisata kota maupun tempat wisata alam.

Bagi pecinta makanan laut, Balikpapan memiliki banyak restoran yang menyajikan makanan laut segar. Restoran-restoran tersebut umumnya terletak di pinggir pantai sehingga pengunjung juga bisa menikmati pemandangan laut. Selain itu, Balikpapan juga memiliki pantaipantai yang bisa dikunjungi untuk bermain-main atau sekedar bersantai.

Bagi yang ingin nonton film atau berbelanja, Balikpapan juga memiliki beberapa mall. Meskipun tidak sebesar mall di Jakarta, mall-mall di Balikpapan juga menawarkan berbagai macam hiburan dan tempat makan.

BACA JUGA :  10 Rekomendasi Nama Hotel Bagus Dekat Pantai Kuta Bali Yang Harganya Murah Mulai Dari Rp.121.000

8. Biaya Tak Terduga

Sebagai upaya antisipasi terhadap hal-hal yang tidak diinginkan, penting untuk menyisihkan dana darurat. Beberapa kejadian tak terduga yang mungkin membutuhkan biaya tambahan antara lain sakit, kehilangan, kerusakan, dan lain sebagainya.

Tidak ada angka yang mutlak untuk dana darurat ini, karena setiap orang bisa memiliki kebutuhan yang berbeda-beda tergantung pada gaya hidup mereka. Bagi yang sudah berkeluarga, tentunya akan membutuhkan dana darurat dengan jumlah yang lebih besar. Setidaknya, disarankan untuk menyisihkan sekitar Rp. 2.000.000 hingga Rp. 3.000.000 sebagai tabungan darurat.

9. Pendapatan Standar

Pertanyaan yang mungkin muncul adalah berapa pendapatan standar di Balikpapan. Pemerintah telah menetapkan Upah Minimum Kota (UMK) Balikpapan sebesar Rp. 3.069.315. Namun, pendapatan setiap individu bisa berbeda-beda tergantung dari pekerjaan yang dijalani dan kebijakan perusahaan tempat bekerja.

Apakah pendapatan selama bekerja sebulan akan menutupi pengeluaran selama satu bulan di Balikpapan? Jawabannya tergantung pada pendapatan dan gaya hidup masing-masing individu. Jika pendapatan tidak mencukupi, mungkin perlu mencari sumber penghasilan tambahan atau mengatur pengeluaran dengan lebih bijak.

10. Total dan Kesimpulan

Berdasarkan perincian di atas, jumlah minimal uang yang dibutuhkan untuk membiayai hidup selama satu bulan di Balikpapan adalah sekitar Rp. 4.950.000. Namun, angka ini tidak mutlak karena tergantung pada gaya hidup dan kebutuhan masing-masing individu.

Biaya hidup di Balikpapan dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti gaya hidup, daerah tempat tinggal, dan kebutuhan individu. Bagi mereka yang sudah berkeluarga, tentunya akan mengeluarkan biaya yang lebih banyak daripada angka di atas.

Dapat disimpulkan bahwa Balikpapan memang memiliki biaya hidup yang relatif tinggi. Namun, dengan perencanaan dan pengaturan keuangan yang baik, membiayai hidup di Balikpapan tetap bisa terjangkau. Selain itu, Balikpapan juga menyediakan berbagai fasilitas dan tempat hiburan yang dapat dinikmati oleh para perantau.


Raka Andhika

Raka adalah seorang penulis blog perjalanan yang bersemangat dan kreatif. Raka memiliki kecakapan dalam menulis narasi perjalanan yang menarik dan informatif. Sejak usia muda, Raka sudah memiliki kegemaran menjelajahi tempat-tempat baru dan berinteraksi dengan berbagai budaya, yang kemudian mendorongnya untuk membagikan pengalaman tersebut melalui tulisan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *