PERGIMULU.COM

Mau Pergi Liburan Kemana? Cari info di pergimulu.com saja!

Banyu Panas Palimanan, Wisata Pemandian Air Panas Cirebon

Blog

Objek Wisata Banyu Panas Palimanan

Lokasi dan Fasilitas

Banyu Panas Palimanan terletak di Palimanan Barat, Gempol, Cirebon, Jawa Barat. Objek wisata ini memiliki luas sekitar 4 hektar dan memiliki kolam berendam dengan ukuran 10×15 meter. Untuk masuk ke pemandian air panas ini, pengunjung hanya perlu membayar tiket sebesar Rp. 3.000 per orang. Jika ingin berendam, pengunjung harus membayar tambahan tiket sebesar Rp. 7.000 per orang.

Selain itu, tempat ini juga dilengkapi dengan fasilitas ruang parkir kendaraan, mushola, dan kamar mandi. Jadi, pengunjung tidak perlu khawatir akan fasilitas yang ada di Banyu Panas Palimanan.

Keindahan Alam Banyu Panas Palimanan

Banyu Panas Palimanan memiliki pesona alam yang begitu indah. Objek wisata ini terletak di perbukitan yang dikelilingi oleh pegunungan hijau. Pemandangan alam yang ditawarkan sangat menarik dan membuat pengunjung merasa nyaman.

Selain itu, Banyu Panas Palimanan juga memiliki sumber mata air yang muncul secara berpindah-pindah. Hal ini menjadikan objek wisata ini semakin menarik dan unik. Air yang terdapat di kolam ini memiliki kandungan belerang yang dipercaya dapat menyembuhkan penyakit kulit, seperti luka dan cidera.

Jika Anda berendam di kolam ini, Anda akan merasakan sensasi yang sangat menyenangkan. Rasa pegal-pegal dan kaku pada tubuh Anda pun akan hilang. Banyak pengunjung yang memanfaatkan Banyu Panas Palimanan sebagai tempat spa belerang sambil menikmati keindahan alam sekitar.

BACA JUGA :  20 Tempat Wisata di Ngawi Terdekat Yang Lagi Hits dan Favorit, Simak Destinasi Terbaru Ini

Sejarah dan Makam Keramat

Banyu Panas Palimanan memiliki sejarah yang menarik. Pada tahun 2008, PT. Indocement melakukan pengeboran di atas lokasi Banyu Panas Palimanan dan menghasilkan air. Air yang keluar memiliki warna biru, sehingga tempat ini dinamakan Telaga Biru.

Pengeboran ini dilakukan dengan tujuan untuk menghasilkan air panas yang dapat dimanfaatkan sebagai objek wisata. PT. Indocement berkerjasama dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Cirebon untuk menjadikan tempat ini sebagai tempat wisata yang indah.

Selain itu, di daerah Cirebon juga terdapat makam keramat yang memiliki hubungan dengan Banyu Panas Palimanan. Terdapat dua makam keramat yang berada di Desa Kaliwadas, Kabupaten Cirebon. Makam ini diyakini sebagai makam dari Ki Syekh Danuswari dan Pangeran Walangsungsang, dua tokoh besar pendiri Cirebon.

Makam ini memiliki keterkaitan dengan sejarah terbentuknya Cirebon. Sebelumnya, makam ini tidak diketahui oleh siapapun karena telah terkubur sedalam 2 meter. Namun, setelah ditemukan, makam ini menjadi tempat yang dikunjungi oleh banyak orang, terutama para pengunjung Banyu Panas Palimanan.

Kesimpulan

Banyu Panas Palimanan merupakan objek wisata yang menarik untuk dikunjungi. Terletak di Palimanan Barat, Gempol, Cirebon, objek wisata ini menawarkan keindahan alam yang begitu indah. Pengunjung dapat berendam di kolam pemandian air panas yang memiliki sumber mata air yang berpindah-pindah.

Selain itu, Banyu Panas Palimanan juga memiliki kandungan belerang yang dipercaya dapat menyembuhkan penyakit kulit. Tempat ini juga dilengkapi dengan fasilitas yang memadai, seperti ruang parkir kendaraan, mushola, dan kamar mandi.

Banyu Panas Palimanan juga memiliki sejarah yang menarik. Pada tahun 2008, PT. Indocement melakukan pengeboran di atas lokasi ini dan menghasilkan air panas yang kemudian dinamakan Telaga Biru. Makam keramat yang terdapat di dekat Banyu Panas Palimanan juga menambah nilai sejarah objek wisata ini.

BACA JUGA :  10 Toko Elektronik di Jombang Untuk Melengkapi Kebutuhan Rumahmu

Dengan keindahan alamnya dan sejarah yang menarik, Banyu Panas Palimanan layak untuk dikunjungi oleh siapa saja. Jadi, jika Anda sedang mencari tempat berlibur bersama keluarga, Banyu Panas Palimanan adalah pilihan yang tepat.


Raka Andhika

Raka adalah seorang penulis blog perjalanan yang bersemangat dan kreatif. Raka memiliki kecakapan dalam menulis narasi perjalanan yang menarik dan informatif. Sejak usia muda, Raka sudah memiliki kegemaran menjelajahi tempat-tempat baru dan berinteraksi dengan berbagai budaya, yang kemudian mendorongnya untuk membagikan pengalaman tersebut melalui tulisan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *