Ubud Palace Bali
Mengenal Ubud Palace
Ubud Palace atau Puri Saren Agung merupakan salah satu kawasan wisata yang sangat populer di Bali. Terletak di Jalan Raya Ubud, Desa Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali, Indonesia, tempat ini menawarkan pengalaman unik dalam mengenal kehidupan seni dan budaya Bali.
Puri Saren Agung merupakan tempat yang sangat pas untuk mengenal kehidupan seni dan budaya Bali. Di dalamnya, terdapat berbagai bangunan yang indah dan eksotis yang mencerminkan keindahan dan kekayaan seni budaya Bali, terutama di daerah Gianyar. Puri ini menjadi salah satu pesona wisata selain Ubud Market dan Pura Taman Saraswati atau Saraswati Temple yang juga memperkenalkan sisi seni budaya dari Bali.
Puri Saren Agung Ubud ini cocok untuk mengisi agenda liburan ketika menjelang liburan panjang. Di sini, para wisatawan dapat menyaksikan pertunjukkan Balinese Dance Royal Agung atau mencoba dinner di King’s Palace yang memberikan pengalaman tersendiri. Selain itu, Puri Saren Agung juga merupakan tempat yang sangat cocok untuk mengenal kehidupan seni dan budaya Bali.
Letak dan Lokasi
Ubud Palace atau Puri Saren Agung memiliki letak yang cukup strategis. Para wisatawan dapat mengakses tempat ini dengan mudah menggunakan kendaraan pribadi seperti mobil atau motor. Jika tidak memiliki kendaraan pribadi, para wisatawan juga dapat menggunakan angkutan umum seperti bis dengan jurusan ke terminal Ubud. Setelah sampai di terminal, para wisatawan dapat menggunakan jasa ojek atau taksi untuk menuju ke Puri Saren Agung.
Puri Saren Agung ini juga dapat diakses melalui aplikasi Google Maps yang akan memberikan denah dan petunjuk menuju ke tempat ini. Dengan demikian, para wisatawan tidak perlu khawatir tersesat saat menuju ke Puri Saren Agung ini.
Harga Tiket Masuk
Salah satu hal yang menarik dari Puri Saren Agung adalah tiket masuknya yang gratis alias tidak perlu membayar. Para wisatawan dapat mengunjungi Puri Saren Agung ini tanpa harus membayar tiket masuk atau entrance fee. Namun, untuk menyaksikan pertunjukkan Balinese Dance, para wisatawan harus membayar tiket yang telah ditentukan. Informasi mengenai jadwal pertunjukkan dapat dilihat di Puri Saren Agung.
Puri Saren Agung buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 19.00 WITA. Menariknya, saat sore hari, para wisatawan dapat menikmati suasana senja yang indah di Puri Saren Agung ini. Dengan begitu, para wisatawan dapat menghabiskan waktu yang lebih lama di tempat ini dan menikmati keindahan senja bersama keluarga atau teman-teman.
Sejarah Singkat
Puri Saren Agung memiliki sejarah yang unik dan menarik. Menurut catatan sejarah yang ditulis di atas daun lontar pada abad ke-8, Puri Saren Agung didirikan oleh seorang pemuka agama Hindu bernama Rsi Markandeya yang berasal dari India.
Sebelum datang ke Bali, Rsi Markandeya telah mengelilingi pulau Jawa untuk menyebarkan agama Hindu. Ketika berada di Jawa, Rsi Markandeya mendapatkan wahyu bahwa di bawah kaki Gunung Agung Besakih di Bali terdapat 5 jenis logam sakti.
Rsi Markandeya kemudian berangkat ke Bali dan merasakan sebuah energi besar di daerah Campuhan Ubud, tempat Pura Gunung Lebah berada. Di daerah inilah Rsi Markandeya mendirikan beberapa pura yang tersebar di Bali dan memperkenalkan sistem irigasi untuk mengairi pertanian serta sistem terasering.
Selain mengajarkan sistem irigasi dan pengairan untuk sawah, Rsi Markandeya juga memberikan ilmu mengenai sistem Banjar kepada masyarakat Bali. Sistem Banjar adalah sistem organisasi kemasyarakatan untuk masyarakat setempat yang bertanggung jawab mengenai keagamaan serta kegiatan adat istiadat pemuka agama.
Oleh karena itu, daerah Campuhan Ubud masih dihormati oleh sebagian masyarakat Bali karena adanya kekuatan spiritual yang sangat besar. Nama “Ubud” sendiri diambil dari bahasa “Ubad” yang berarti obat, karena daerah Campuhan banyak ditemukan obat tradisional yang digunakan untuk penyembuhan.
Sejarah Ubud Palace dimulai pada abad ke-15 ketika kerajaan Majapahit runtuh. Para bangsawan Jawa melarikan diri dan bermigrasi ke Bali, termasuk daerah Ubud. Di daerah ini, para bangsawan mendirikan rumah-rumah yang disebut Puri. Pada abad ke-17, terjadi perebutan kekuasaan di beberapa kerajaan untuk memperluas wilayah kekuasaan mereka. Salah satunya adalah kerajaan Gelgel Klungkung yang mengirimkan seorang pangeran untuk mendirikan istana di daerah Sukawati.
Para seniman Bali juga ikut serta dalam pembangunan istana di daerah Sukawati, dan banyak dari mereka memilih untuk tinggal di sana setelah pembangunan selesai. Oleh karena itu, daerah Sukawati sekarang dikenal sebagai daerah yang banyak seniman dan menghasilkan berbagai karya seni menarik.
Setelah itu, terjadi konflik antara dua orang sepupu yang berada di daerah Padang Tegal Ubud dan Taman Ubud. Raja Sukawati mengirim prajurit dan kedua saudaranya untuk mengamankan konflik tersebut. Prajurit tersebut membangun istana di daerah Peliatan Ubud dan Sambahan Ubud.
Terjadilah pertempuran antara Belanda dan masyarakat Bali yang dikenal sebagai perang Puputan. Setelah berhasil mengusir Belanda, Tjokorde Gede Raka Sukawati memimpin pemerintahan di Ubud dan mendirikan rumah yang sekarang menjadi Ubud Palace.
Sisi Menarik
Puri Saren Agung Ubud Gianyar Bali menawarkan pesona alam, seni, dan budaya yang komplit. Di sini, para wisatawan dapat melihat dan mengalami langsung keindahan alam, seni, dan budaya Bali yang masih asli. Puri Saren Agung ini merupakan tempat yang sangat penting dalam melestarikan budaya Bali.
Selain itu, Puri Saren Agung juga menjadi tempat yang cocok untuk mengenal kehidupan seni dan budaya Bali. Di dalamnya, terdapat berbagai pertunjukkan Balinese Dance yang menghadirkan keindahan dan keunikan seni tari Bali. Selain itu, terdapat juga berbagai benda peninggalan bersejarah yang sarat dengan estetika tinggi dan artistik.
Puri Saren Agung ini merupakan perpaduan yang sangat menarik antara keindahan alam, seni, dan budaya Bali. Para wisatawan dapat menikmati keindahan alam di sekitar Puri Saren Agung, seperti sungai Ayung, air terjun, dan pesona gunung Agung yang eksotis. Selain itu, para wisatawan juga dapat menyaksikan serbuan burung Kokokan yang terbang di sekitar Puri Saren Agung saat matahari terbenam.
Keberadaan Puri Saren Agung ini memperkenalkan kepada para wisatawan peninggalan sejarah dan kebudayaan Indonesia, terutama Bali. Dalam Puri Saren Agung ini, para wisatawan dapat melihat dan mengalami langsung kehidupan seni dan budaya Bali yang masih lestari dan awet meski sudah berganti zaman dan perubahan era yang terus terjadi.
Aktivitas Menarik
Selain menikmati keindahan alam, seni, dan budaya Bali, terdapat banyak aktivitas menarik yang dapat dilakukan di Puri Saren Agung ini. Para wisatawan dapat menaiki ayunan yang berada di ketinggian dengan panorama sungai Ayung yang menakjubkan.
Di dekat Puri Saren Agung juga terdapat Ubud Water Place, tempat yang menawarkan keindahan alam yang luar biasa. Para wisatawan dapat menikmati panorama sungai Ayung yang terletak tidak jauh dari pedesaan tradisional Bali dan Puri Saren Agung ini. Selain itu, di sekitar Puri Saren Agung juga terdapat workshop pembuatan perhiasan yang menawarkan pengalaman unik dalam melihat dan ikut serta dalam proses pembuatan perhiasan.
Para wisatawan juga dapat melihat serbuan burung Kokokan yang terbang di sekitar Puri Saren Agung saat matahari terbenam. Suasana senja saat sunset ditambah dengan banyaknya ribuan burung Kokokan yang terbang di langit memberikan suasana yang sangat menarik dan indah.
Selain itu, para wisatawan juga dapat bermain arung jeram di sungai Ayung, yang akan memberikan pengalaman baru dan menyenangkan. Di sekitar Puri Saren Agung juga terdapat air terjun yang menawarkan keindahan alam yang menakjubkan.
Puri Saren Agung juga dekat dengan Monkey Forest, tempat yang menjadi rumah bagi banyak monyet liar. Para wisatawan dapat mengunjungi Monkey Forest untuk melihat kehidupan monyet-monyet liar tersebut.
Fasilitas yang Ada
Puri Saren Agung telah menyediakan berbagai fasilitas yang sangat lengkap untuk para wisatawan. Di tempat ini, terdapat area parkir yang luas untuk kendaraan pribadi. Selain itu, juga terdapat bungalow bagi para wisatawan yang ingin menginap di dekat kawasan wisata ini.
Di dalam Puri Saren Agung terdapat restoran yang menyediakan berbagai menu khas Bali ala santapan raja-raja di Ubud. Para wisatawan dapat mencoba berbagai hidangan khas Bali yang lezat dan autentik di restoran ini.
Selain itu, juga terdapat toko souvenir di dalam Puri Saren Agung, tempat para wisatawan dapat membeli cinderamata sebagai kenang-kenangan dari kunjungan mereka. Puri Saren Agung juga dilengkapi dengan fasilitas umum seperti money changer, kamar mandi, dan auditorium untuk menikmati pertunjukkan tari Bali.
Tips Berlibur
Sebelum berlibur ke kawasan wisata Puri Saren Agung, ada beberapa tips yang perlu diperhatikan. Pertama, pantau kondisi cuaca sebelum berangkat agar tidak terganggu oleh hujan saat berlibur. Selain itu, kenakan pakaian yang sopan dan sesuai dengan budaya Bali. Meskipun tidak ada dress code yang ketat, tetapi mengenakan busana yang sopan merupakan tanda penghormatan terhadap budaya Bali.
Selain itu, jangan lupa untuk membawa bekal dan kamera. Puri Saren Agung menawarkan banyak momen menarik yang layak untuk diabadikan dalam foto. Sebagai tempat yang menawarkan keindahan alam, seni, dan budaya Bali yang komplit, Puri Saren Agung merupakan tempat yang sangat cocok untuk menghabiskan waktu liburan bersama keluarga atau teman-teman.
Dalam kunjungan ke Puri Saren Agung, para wisatawan juga disarankan untuk menjaga kebersihan dan keindahan tempat tersebut. Jangan membuang sampah sembarangan dan selalu ikuti aturan yang berlaku di tempat wisata ini.
Dengan memperhatikan tips-tips di atas, para wisatawan dapat mengoptimalkan kunjungan mereka ke Puri Saren Agung dan mendapatkan pengalaman liburan yang tidak terlupakan. Selamat berlibur di Bali!