Ke Lamongan, 10 Oleh-Oleh Ini Jangan Sampai Lupa Bawa Pulang Ya!
Oleh-Oleh Khas Kota Lamongan yang Bisa Dibeli dan Dibawa Pulang
1. Wingko Babat
Wingko Babat merupakan buah tangan pertama yang wajib diburu saat berkunjung ke Lamongan. Wingko ini adalah sejenis kue tradisional yang berasal dari desa Babat, salah satu daerah kecil di wilayah Lamongan. Kue ini memiliki citarasa manis yang legit dan bertekstur kenyal serta lembut. Hal ini dikarenakan bahan utamanya terbuat dari tepung ketan, kelapa parut, dan gula pasir. Untuk mendapatkan wingko babat, tidak sulit karena kue ini dapat dengan mudah ditemukan baik di pusat pasar tradisional ataupun toko oleh-oleh. Harganya juga terjangkau, berkisar antara Rp.2.500 hingga Rp.40.000 tergantung dari ukuran kue.
2. Jumbrek
Selain wingko babat, jumbrek juga merupakan oleh-oleh khas Lamongan yang wajib dicoba. Jumbrek merupakan sejenis makanan ringan yang terbuat dari campuran tepung beras, gula jawa, dan santan. Bentuknya berupa kerucut yang dibungkus dengan daun siwalan. Makanan ini memiliki citarasa manis yang enak saat dimakan. Untuk mendapatkan jumbrek, dapat datang ke rumah Bu Karmini yang berlokasi di jalan Deandels, Paciran, Lamongan. Selain enak, jumbrek juga memiliki harga yang terjangkau, yaitu sekitar Rp.2.000 per biji atau Rp.20.000 per bungkus.
3. Ental
Ental atau dawet siwalan merupakan minuman khas Lamongan yang enak dan segar. Minuman ini terbuat dari tepung beras sehingga memiliki rasa manis yang khas. Ental sangat cocok dinikmati saat cuaca panas. Minuman ini dapat ditemukan di sepanjang jalan Lamongan atau di daerah pesisir Paciran. Harganya juga sangat terjangkau, hanya sekitar Rp.5.000 per gelas. Selain enak, ental juga menjadi salah satu oleh-oleh yang bagus untuk dibawa pulang.
4. Empeng Marning
Empeng Marning atau keripik jagung merupakan salah satu camilan ringan yang terkenal di Lamongan. Empeng ini memiliki citarasa gurih dan bertekstur renyah. Camilan ini terbuat dari jagung segar yang diolah menjadi empeng. Empeng Marning dapat dengan mudah ditemui di toko oleh-oleh di kota Lamongan. Harganya juga terjangkau, hanya sekitar Rp.5.000 hingga Rp.10.000 per bungkus.
5. Tas Eceng Gondok
Selain makanan dan minuman, Lamongan juga memiliki oleh-oleh berupa tas eceng gondok. Tas ini terbuat dari eceng gondok yang diolah menjadi tas cantik dan unik. Tas ini bisa menjadi koleksi pribadi atau sebagai buah tangan untuk saudara. Jika tertarik membeli tas eceng gondok, dapat datang ke R&D handicraft yang beralamat di jln. Sunan Kalijogo No.120, Lamongan. Harganya cukup terjangkau, berkisar antara 25 ribu hingga 160 ribu tergantung dari ukuran tas.
6. Batik Sendang Duwur
Batik sendang duwur merupakan kain khas Lamongan yang memiliki keindahan motif dan corak. Meskipun batik mudah ditemukan di setiap daerah di Indonesia, namun batik sendang duwur ini memiliki keunikan tersendiri. Batik sendang duwur cocok untuk dijadikan koleksi pribadi atau sebagai souvenir untuk sanak saudara ataupun pasangan. Kain ini dapat ditemukan di pasar atau langsung ke tempat pengrajinnya. Harganya berkisar puluhan hingga ratusan ribu tergantung dari jenis kain dan tingkat kerumitan motif.
7. Tenun Ikat Desa Parengan
Kota Lamongan juga memiliki kerajinan tenun ikat berkualitas yang bagus sebagai oleh-oleh. Meskipun tidak sepopuler Jepara atau Toraja, tenun ikat khas Lamongan memiliki kualitas yang tidak kalah bagus. Kain tenun ikat ini bahkan sudah diekspor hingga ke Arab Saudi. Untuk membeli tenun ikat khas Lamongan, dapat datang ke Butik Paradila di Parerengan, Maduran, Kabupaten Lamongan. Harganya berkisar antara Rp.125.000 hingga Rp.750.000 per lembarnya.
8. Keripik Sunduk
Keripik sunduk merupakan oleh-oleh khas Lamongan yang terbuat dari ikan sunduk, salah satu hasil laut daerah nelayan Lamongan yang mirip dengan tenggiri atau kakap. Keripik ini memiliki rasa gurih dan tekstur renyah yang membuatnya menjadi camilan yang disukai banyak orang. Untuk mendapatkan keripik sunduk, dapat datang ke toko buah di depan Apotek Kalipedot di desa Blimbing, Paciran. Harganya juga terjangkau, hanya sekitar Rp.20.000 per 250 gram.
9. Rempeyek Cinta Rasa
Rempeyek cinta rasa merupakan salah satu oleh-oleh khas Lamongan yang rasanya tidak kalah enak dengan rempeyek pada umumnya. Rempeyek ini juga terbuat dari bahan dasar yang sama, namun memiliki cara pembuatan yang khas Lamongan. Rempeyek cinta rasa dapat dibeli langsung ke rumah Mbak Tri di desa Sedayulawas, Lamongan. Harganya cukup terjangkau, berkisar antara Rp.12.500 hingga Rp.13.500 per bungkus tergantung dari toppingnya.
10. Gula Merah Siwalan
Gula merah siwalan merupakan oleh-oleh khas Lamongan yang terbuat dari air nira pohon siwalan yang dicampur dengan gula pasir. Gula merah ini memiliki warna cokelat cerah yang khas dan memiliki rasa yang nikmat. Gula merah siwalan dapat ditemukan di pasar-pasar tradisional Lamongan. Harganya cukup terjangkau, hanya sekitar Rp.20.000 per kilogram.
Dengan membeli dan membawa pulang oleh-oleh khas Lamongan, Anda dapat membawa serta kenangan dan citarasa khas Lamongan yang mempesona. Selamat berbelanja dan semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda.