PERGIMULU.COM

Mau Pergi Liburan Kemana? Cari info di pergimulu.com saja!

Selain Jenang, Ini Oleh-Oleh Khas Kota Kudus Yang Recommended

Blog

1. Jenang

Jenang merupakan salah satu oleh-oleh khas dari kota Kudus yang memiliki bentuk dan tekstur yang mirip dengan dodol. Makanan ringan ini terbuat dari tepung beras ketan, gula kelapa, santan, dan lemak nabati. Jenang Kudus sangat mudah ditemukan di sejumlah toko oleh-oleh di kota ini dengan harga mulai dari Rp.35.000. Terdapat berbagai varian rasa jenang yang bisa dipilih sesuai dengan selera masing-masing.

Jenang merupakan makanan tradisional yang telah menjadi bagian dari budaya masyarakat Kudus sejak dulu. Makanan ini sering dihidangkan saat acara-acara penting seperti pernikahan, sunatan, dan perayaan lebaran. Jenang Kudus memiliki rasa yang manis dan lezat, serta memiliki tekstur yang kenyal. Karena itulah, jenang menjadi makanan favorit banyak orang, baik dari kalangan muda maupun tua.

Selain sebagai makanan ringan, jenang juga memiliki nilai historis yang mendalam. Makanan ini menjadi simbol kekayaan budaya dan tradisi masyarakat Kudus. Selama bertahun-tahun, jenang telah menjadi warisan budaya yang terus dilestarikan dan dijaga keasliannya. Setiap bahan dan proses pembuatan jenang dilakukan dengan tekun dan penuh keahlian agar menghasilkan jenang yang berkualitas tinggi.

Jenang Kudus juga memiliki berbagai manfaat kesehatan. Beberapa bahan utama jenang seperti tepung beras ketan dan gula kelapa mengandung serat yang baik untuk pencernaan. Selain itu, santan yang digunakan dalam pembuatan jenang juga mengandung zat-zat yang baik untuk kesehatan tubuh. Konsumsi jenang secara teratur dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan dan meningkatkan energi tubuh.

Pembuatan Jenang Kudus

Proses pembuatan jenang Kudus dimulai dengan mencampurkan tepung beras ketan, santan, gula kelapa, dan lemak nabati dalam wadah yang besar. Semua bahan tersebut kemudian diaduk hingga merata. Setelah itu, adonan jenang dimasak dengan api kecil sambil terus diaduk agar tidak gosong.

Setelah matang, adonan jenang dikeluarkan dari wadah dan dibiarkan dingin. Setelah dingin, jenang siap untuk diolah lebih lanjut sesuai dengan varian rasa yang diinginkan. Beberapa varian rasa jenang yang populer di Kudus antara lain jenang coklat, jenang durian, jenang pandan, dan jenang keju.

Setelah diolah, jenang Kudus diletakkan dalam wadah yang sesuai dan siap untuk dijual. Banyak toko oleh-oleh di Kudus yang menjual jenang Kudus dengan berbagai varian rasa dan kemasan yang menarik. Jenang Kudus juga bisa dibeli secara online melalui platform seperti Tokopedia, Shopee, atau Bukalapak.

2. Keciput

Keciput merupakan salah satu jenis kue kering yang menjadi oleh-oleh khas dari kota Kudus. Kue ini memiliki bentuk yang mirip dengan onde-onde, namun lebih mungil dan tidak diberi isian apapun di dalamnya. Keciput biasanya disajikan saat perayaan lebaran seperti Hari Raya Idul Fitri atau Idul Adha.

BACA JUGA :  10 Rental Mobil Trenggalek Kota, Harga Sewa 150 Ribu

Keciput memiliki tekstur yang renyah dan gurih, serta memiliki rasa yang manis. Kue ini sangat cocok untuk dinikmati sebagai camilan ringan bersama keluarga atau teman-teman. Meskipun keciput tidak sepopuler jenang, namun kelezatan dan keunikan rasa kue ini membuatnya tetap menjadi salah satu oleh-oleh yang banyak dicari oleh wisatawan yang berkunjung ke Kudus.

Pembuatan keciput juga membutuhkan keahlian khusus. Adonan keciput terbuat dari tepung ketan yang diuleni dengan air hangat hingga menjadi adonan yang kalis. Setelah itu, adonan dibentuk bulat-bulat kecil dan digoreng hingga matang dan berwarna kecokelatan. Setelah dingin, keciput siap untuk dikemas dan dijual sebagai oleh-oleh.

Meskipun keciput tidak sepopuler jenang, namun kelezatan dan keunikan rasa kue ini membuatnya tetap menjadi salah satu oleh-oleh yang banyak dicari oleh wisatawan yang berkunjung ke Kudus. Keciput juga bisa dibeli secara online melalui platform e-commerce seperti Tokopedia, Shopee, atau Bukalapak dengan harga berkisar Rp.20.000-Rp.30.000 per bungkus.

3. Jangklong

Jangklong merupakan salah satu tumbuhan yang tumbuh subur di lereng Gunung Mulia, kota Kudus. Tumbuhan ini memiliki umbi-umbian yang memiliki banyak manfaat kesehatan dan bisa dijadikan oleh-oleh khas dari kota Kudus. Jangklong kaya akan vitamin B dan dipercaya dapat mengurangi risiko penyakit kanker, jantung, dan stroke. Selain itu, jangklong juga baik dikonsumsi oleh mereka yang sedang menjalani program diet.

Selain dikonsumsi sebagai makanan, jangklong juga sering digunakan sebagai bumbu pelengkap dalam berbagai masakan. Bumbu jangklong sering digunakan dalam pembuatan steak atau digoreng bersama tepung sebagai makanan ringan. Rasa jangklong yang gurih dan aroma yang khas membuatnya menjadi salah satu bumbu favorit di kota Kudus.

Jangklong hanya dapat ditemukan di lereng Gunung Mulia, kota Kudus. Umbi-umbian ini tumbuh dengan subur di daerah tersebut dan tidak dapat ditemukan di tempat lain. Oleh karena itu, jangklong menjadi salah satu oleh-oleh yang unik dan eksklusif dari kota Kudus.

Untuk mendapatkan jangklong, pengunjung dapat datang langsung ke kawasan lereng Gunung Mulia di Kudus. Di sana, mereka dapat membeli jangklong segar langsung dari petani setempat. Selain itu, jangklong juga dapat dibeli secara online melalui platform e-commerce dengan harga yang bervariasi tergantung pada ukuran dan kualitas jangklong yang dibeli.

4. Madu Mongso

Madu Mongso merupakan salah satu oleh-oleh khas dari kota Kudus yang memiliki tekstur yang mirip dengan dodol. Madu Mongso terbuat dari bahan-bahan yang sama dengan jenang, yaitu tepung beras ketan, gula kelapa, santan, dan lemak nabati. Madu Mongso biasanya dibungkus dengan kemasan warna-warni agar lebih menarik dan menggoda.

Meskipun madu Mongso sering dihidangkan pada saat perayaan hari lebaran, kini makanan ringan ini juga diproduksi oleh industri rumahan untuk dijadikan oleh-oleh dari kota Kudus. Madu Mongso memiliki rasa yang manis dan lezat, serta tekstur yang kenyal dan lembut. Karena itulah, makanan ini sangat disukai oleh banyak orang.

Madu Mongso dapat ditemukan di sejumlah toko oleh-oleh di sekitar kota Kudus. Selain itu, madu Mongso juga dapat dibeli secara online melalui platform e-commerce seperti Tokopedia, Shopee, atau Bukalapak. Harga madu Mongso berkisar Rp.65.000 per kilogram, tergantung pada varian rasa dan kemasan yang dipilih.

BACA JUGA :  10 Daftar Dokter Kandungan Terbaik di Jombang Lengkap Beserta Alamatnya, Tarif Mulai 120 Ribu

5. Kacang Bawang

Kacang Bawang merupakan salah satu oleh-oleh khas Kudus yang terbuat dari kacang yang kemudian diberi bumbu racikan khusus. Kacang Bawang biasanya dibungkus menggunakan plastik modern agar mudah dibawa dan disimpan. Salah satu merk yang paling populer dan banyak dicari oleh para wisatawan adalah Kacang Bawang Sumber Gelis.

Toko Kacang Bawang Sumber Gelis berada di Jln.Mayor Busano No.47, Plosokrajan, Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Harga Kacang Bawang Sumber Gelis cukup terjangkau, hanya berkisar Rp.15.000 untuk 250 gram. Kacang Bawang ini memiliki rasa yang gurih dan renyah, sehingga sangat cocok sebagai camilan ringan saat bersantai bersama keluarga atau teman-teman.

Kacang Bawang Sumber Gelis telah menjadi salah satu oleh-oleh yang terkenal dari kota Kudus. Kelezatan dan kualitasnya yang terjaga membuatnya menjadi pilihan yang tepat sebagai oleh-oleh untuk dibagikan kepada keluarga atau saudara. Selain itu, kacang bawang juga memiliki manfaat kesehatan, seperti mengandung serat yang baik untuk pencernaan dan mengurangi risiko penyakit jantung.

6. Rengginang

Rengginang adalah salah satu makanan ringan khas Kudus yang juga menjadi oleh-oleh favorit para wisatawan. Rengginang memiliki bentuk bulat pipih dan biasanya terbuat dari beras ketan yang dihaluskan, kemudian dicampur dengan parutan kelapa dan dimasak di atas wajan dari tanah liat. Setelah matang, rengginang ditaburi dengan gula putih.

Rengginang memiliki rasa yang gurih dan tekstur yang renyah. Makanan ringan ini sering dihidangkan saat acara hajatan atau perayaan lebaran. Rengginang juga tersedia dalam berbagai varian rasa, seperti rengginang original, rengginang pedas, dan rengginang manis. Harga rengginang berkisar Rp.12.000-Rp.20.000 per bungkus, tergantung pada ukuran dan varian rasa yang dipilih.

Rengginang dapat ditemukan di banyak toko oleh-oleh di kota Kudus. Selain itu, rengginang juga bisa dibeli secara online melalui platform e-commerce seperti Tokopedia, Shopee, atau Bukalapak. Rengginang adalah salah satu makanan ringan yang cocok untuk dinikmati saat bersantai bersama keluarga atau teman-teman.

7. Kopi Jetak

Kopi Jetak merupakan salah satu oleh-oleh khas dari kota Kudus yang patut dipertimbangkan. Kopi ini diberi nama Jetak karena awalnya diproduksi oleh masyarakat desa Jetak, di Kecamatan Kaliwungu, kota Kudus. Kopi Jetak memiliki cita rasa yang khas karena proses penggorengan biji kopi yang dilakukan hingga berwarna hitam. Proses ini dilakukan untuk membuat kopi Jetak lebih tahan lama.

Kopi Jetak memiliki rasa yang kuat dan aroma yang khas. Kopi ini sangat cocok untuk dinikmati saat santai atau sebagai teman di pagi hari. Untuk menikmati cita rasa kopi Jetak, pengunjung dapat menyambangi salah satu warung kopi di sekitar Kudus atau membelinya di toko oleh-oleh atau pusat pasar. Harga kopi Jetak berkisar antara Rp.25.000-Rp.30.000 per kilogram, tergantung pada kualitas dan kemasan yang dipilih.

Kopi Jetak juga memiliki beberapa manfaat kesehatan. Kopi mengandung kafein yang dapat membantu meningkatkan energi dan konsentrasi. Selain itu, kopi juga mengandung antioksidan yang dapat melindungi tubuh dari radikal bebas. Namun, konsumsi kopi perlu diatur dengan baik karena kandungan kafein yang tinggi dapat memiliki efek samping jika dikonsumsi secara berlebihan.

BACA JUGA :  Ini Dia 10 Rekomendasi Toko Kain Pilihan di Kediri Yang Termasuk Matahari Textile dan Kiloan Kurnia

8. Intip Ketan

Intip Ketan adalah salah satu jajanan tradisional khas Kudus yang terbuat dari ketan yang dihaluskan, dicampur dengan parutan kelapa, dan dimasak di atas wajan dari tanah liat. Setelah matang, Intip Ketan ditaburi dengan gula putih. Makanan ringan ini memiliki rasa yang manis dan tekstur yang kenyal.

Intip Ketan sering dihidangkan saat tradisi Dandangan di kota Kudus. Tradisi Dandangan adalah acara yang diadakan setiap tahun pada malam hari sebelum bulan Ramadhan dimulai. Pada acara ini, masyarakat Kudus berkumpul untuk berdoa dan menikmati hidangan khas seperti Intip Ketan.

Intip Ketan memiliki harga yang terjangkau, hanya sekitar Rp.2.000 per porsi. Namun, makanan ringan ini sangat sulit didapatkan di luar tradisi Dandangan. Oleh karena itu, Intip Ketan menjadi oleh-oleh yang unik dan eksklusif dari kota Kudus.

9. Geplak Sari

Geplak Sari adalah salah satu jenis makanan ringan khas Kudus yang memiliki warna putih dan rasa yang manis. Geplak Sari sering dihidangkan saat perayaan hari lebaran sebagai salah satu hidangan tradisional. Namun, kehadiran makanan ringan modern telah menggeser popularitas Geplak Sari.

Geplak Sari terbuat dari tepung ketan, gula, dan air. Bahan-bahan tersebut diolah hingga menjadi adonan yang lembut dan kemudian dibentuk menjadi bentuk-bentuk yang unik. Geplak Sari memiliki cita rasa yang manis dan lembut di lidah.

Geplak Sari dapat ditemukan di desa Pedurenan, Kecamatan Gebog, Kudus. Harga Geplak Sari berkisar Rp.15.000 per kilogram. Meskipun popularitasnya telah tergeser, Geplak Sari masih menjadi salah satu oleh-oleh yang khas dari kota Kudus.

10. Parijoto

Parijoto adalah salah satu buah khas kota Kudus yang banyak ditemukan di sekitar lereng Gunung Muria. Buah ini memiliki rasa asam dan sedikit getir. Menurut kepercayaan masyarakat, jika seorang wanita hamil mengonsumsi buah Parijoto, anaknya akan memiliki paras yang tampan atau cantik.

Parijoto memiliki kandungan flavonoid dan tannin yang berkhasiat untuk menyembuhkan berbagai penyakit seperti diare dan sariawan. Buah ini juga memiliki rasa yang segar dan dapat menghilangkan rasa haus.

Parijoto dapat ditemukan di pasar-pasar tradisional di kota Kudus. Selain itu, buah ini juga dapat dibeli secara online melalui platform e-commerce dengan harga mulai dari Rp.40.000 per kilogram.

Buah Parijoto menjadi oleh-oleh yang unik dan eksklusif dari kota Kudus. Kelezatan dan manfaat kesehatannya membuat buah ini menjadi pilihan yang tepat sebagai oleh-oleh untuk dibagikan kepada keluarga atau saudara. Buah Parijoto juga dapat diolah menjadi berbagai olahan seperti jus atau sirup untuk dinikmati sebagai minuman segar. Buah ini merupakan salah satu warisan alam yang patut dijaga dan dilestarikan.


Raka Andhika

Raka adalah seorang penulis blog perjalanan yang bersemangat dan kreatif. Raka memiliki kecakapan dalam menulis narasi perjalanan yang menarik dan informatif. Sejak usia muda, Raka sudah memiliki kegemaran menjelajahi tempat-tempat baru dan berinteraksi dengan berbagai budaya, yang kemudian mendorongnya untuk membagikan pengalaman tersebut melalui tulisan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *