PERGIMULU.COM

Mau Pergi Liburan Kemana? Cari info di pergimulu.com saja!

Istana Negara Indonesia di Jakarta Pusat

Blog

Istana Negara: Pusat Pemerintahan Indonesia

Lokasi Dimana

Istana kepresidenan Indonesia, yang dikenal dengan sebutan Istana Negara, terletak di Jakarta Pusat, tepatnya di Jalan Veteran. Kompleks Istana ini memiliki luas lahan sekitar 68 ribu meter persegi dan terdiri dari beberapa bangunan seperti Bina Graha, Wisma Negara, dan Kantor Kementerian serta Sekretariat Negara. Istana Merdeka, yang juga terletak di Jakarta Pusat, berada dekat dengan Istana Negara, namun memiliki orientasi bangunan yang berbeda. Istana Merdeka menghadap ke Jalan Merdeka, sementara Istana Negara menghadap ke arah Jalan Veteran.

Sekilas Sejarah

Istana Negara memiliki sejarah yang panjang sejak dibangun pada tahun 1796 pada masa pemerintahan Hindia Belanda. Pada awalnya, bangunan ini digunakan sebagai rumah peristirahatan milik J.A Van Braam, seorang pengusaha Belanda terkenal di Batavia. Pada tahun 1821, bangunan ini dibeli oleh pemerintah kolonial dan dijadikan pusat pemerintahan serta tempat tinggal para Gubernur Jenderal yang bertugas di Batavia. Pada tahun 1848, bangunan ini mengalami renovasi besar-besaran yang mengubah tampilannya menjadi gaya arsitektur indische empire style yang megah dan berkesan resmi.

Rumor Cerita Angker

Istana Negara tidak luput dari cerita-cerita mistis dan angker. Beberapa rumor yang sempat beredar adalah bahwa Istana Negara pernah menjadi sarang Partai Komunis Indonesia (PKI). Rumor ini pertama kali dihembuskan oleh Ustadz Alfian Tanjung dalam sebuah video yang viral di media sosial. Selain itu, Istana Negara juga dikaitkan dengan berbagai kejadian supranatural seperti TV yang menyala sendiri dan suara-suara aneh yang didengar oleh keluarga Alm. Gusdur yang pernah tinggal di Istana tersebut. Namun, semua rumor ini belum terbukti kebenarannya dan masih menjadi misteri yang belum terpecahkan.

BACA JUGA :  10 Toko Roti di Medan, Ada Yang Sudah Mendunia Lho!

Keindahan Keunikan

Meskipun memiliki sejarah yang panjang dan penuh misteri, Istana Negara juga memiliki keindahan dan keunikan tersendiri. Bangunan megah dengan gaya arsitektur indische empire style yang dipadukan dengan halaman yang tertata rapih seperti taman Eropa menciptakan suasana yang elegan dan anggun. Istana ini sering digunakan sebagai tempat pelantikan duta besar dan berbagai acara kenegaraan lainnya. Selain itu, Istana Negara juga dapat dikunjungi oleh masyarakat umum pada hari Sabtu dan Minggu melalui program Istana Untuk Rakyat (ISTURA) tanpa dipungut biaya.

Cara Berkunjung

Bagi yang tertarik untuk mengunjungi Istana Negara, tidak perlu repot-repot mencari informasi harga tiket masuk karena pengunjung dapat langsung mendaftar program ISTURA tanpa dipungut biaya. Program ini dapat diikuti oleh siapa saja dengan ketentuan untuk berpakaian rapih. Pengunjung yang membawa kendaraan pribadi dapat memarkirkan kendaraannya di halaman Sekretariat Negara, sementara pengunjung rombongan dengan bus dapat memarkirkan busnya di sekitar IRTI Monas. Pendaftaran program ISTURA dilakukan di Jalan Majapahit pada pintu masuk Sekretariat Negara. Pengunjung akan melewati tahap screening keamanan sebelum diantar menuju Gedung Serbaguna untuk menyaksikan film-film dokumenter milik Istana Presiden. Setelah itu, pengunjung dapat menjelajahi area-area wisata seperti halaman depan yang sering digunakan untuk upacara bendera 17 Agustus dan tangga Istana. Pada akhir kunjungan, pengunjung akan diantar kembali ke gerbang dengan bus yang sama dan mengembalikan ID ISTURA.

Rute Menuju Lokasi

Bagi yang ingin berkunjung ke Istana Negara, terdapat beberapa rute yang dapat ditempuh. Bagi pengunjung yang menggunakan mobil, dapat menuju tol dan mengarah ke Jakarta Inner Ring Road menuju Semanggi, Kemayoran, atau Senayan. Dari sana, perjalanan dilanjutkan melalui Sudirman dan M.H Thamrin hingga tiba di Medan Merdeka Barat. Bagi yang menggunakan motor, dapat mengikuti rute yang sama tanpa melewati tol. Bagi pengunjung yang menggunakan transportasi umum seperti kereta atau bus, dapat turun di Stasiun Juanda dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki atau menggunakan bus P9BT atau P41 dari Gerbang Tol Halim atau Transjakarta menuju Harmoni.

BACA JUGA :  10 Referensi Cafe di Daerah Pekalongan Ini Cocok Untuk Nongkrong, Tempatnya Cozy dan Murah!

Dengan mengunjungi Istana Negara, kita dapat menyaksikan keindahan bangunan bersejarah dan membangkitkan rasa nasionalisme sebagai warga negara Indonesia. Majulah negaraku, Majulah Indonesia!


Raka Andhika

Raka adalah seorang penulis blog perjalanan yang bersemangat dan kreatif. Raka memiliki kecakapan dalam menulis narasi perjalanan yang menarik dan informatif. Sejak usia muda, Raka sudah memiliki kegemaran menjelajahi tempat-tempat baru dan berinteraksi dengan berbagai budaya, yang kemudian mendorongnya untuk membagikan pengalaman tersebut melalui tulisan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *