10 Potret Lokasi Curug Cipendok Terletak di Banyumas Jateng, Buka Atau Tutup Jam Berapa?
Lokasi Curug Cipendok di Kabupaten Banyumas
Curug Cipendok terletak di Kabupaten Banyumas, tepatnya di Desa Karangtengah, Kecamatan Cilongok, Jawa Tengah. Jika Anda berangkat dari pusat kota Purwokerto, perjalanan menuju Curug Cipendok dapat ditempuh dalam waktu sekitar 30-45 menit. Jaraknya sekitar 22 km dari pusat kota Purwokerto. Sedangkan jika Anda berangkat dari Semarang, perjalanan menuju Curug Cipendok akan memakan waktu sekitar 6 jam.
Kabupaten Banyumas sendiri terletak di Provinsi Jawa Tengah. Kabupaten ini terletak di antara Cilacap dan Purbalingga jika dilihat dari peta administrasi. Banyumas terkenal dengan bahasa setempat yang unik yang disebut “ngapak”. Bahasa ngapak merupakan dialek dari bahasa Jawa yang memiliki ciri khas dalam pengucapannya.
Selain Curug Cipendok, Kabupaten Banyumas juga terkenal dengan lokawisata lainnya, seperti Baturaden. Namun, kali ini kita akan membahas keunikan lain dari Kabupaten Banyumas, yaitu Curug Cipendok yang terletak di kaki Gunung Slamet.
Curug Cipendok dikenal sebagai kota seribu curug karena terletak di kawasan yang kaya akan sumber air pegunungan dan memiliki banyak air terjun atau curug. Salah satu curug yang menjadi daya tarik utama di Curug Cipendok adalah Curug Cipendok itu sendiri.
Sejarah Asal Usul Curug Cipendok
Nama Curug Cipendok memiliki cerita mistis yang menarik. Nama ini berasal dari peristiwa sejarah pada masa Perang Diponegoro yang dimenangkan oleh Kolonial Belanda. Kisah ini diambil dari babad pekuncen.
Pada masa itu, terjadi perjanjian Dulangmas yang menetapkan bahwa seluruh wilayah Kerajaan Surakarta, termasuk wilayah Banyumas, berada di bawah kekuasaan Belanda. Pada saat itu, seorang Wedana Priangan Timur bernama Raden Ranusentika memimpin wilayah Ajibarang di Banyumas.
Raden Ranusentika ditugaskan untuk membuka hutan di sekitar lereng Gunung Slamet untuk dijadikan area perkebunan. Namun, selama delapan bulan pemimpinannya, dia tidak berhasil menghasilkan apa pun. Setiap pohon yang ditebang, akan tumbuh kembali keesokan harinya. Raden Ranusentika menyadari ada keanehan yang terjadi.
Untuk mengusir kegundahannya, Raden Ranusentika memancing ikan di sekitar air terjun. Ketika sedang memancing, tiba-tiba gagang pancingnya terasa ditarik-tarik. Namun, yang terdapat di ujung pancing bukanlah ikan besar seperti yang dia harapkan. Yang terdapat di ujung pancing adalah sebuah cincin yang disebut pendok atau cincin warangka keris yang bersinar kuning keemasan.
Penasaran dengan cincin tersebut, Raden Ranusentika mendekatkan cincin tersebut ke matanya. Dia melihat banyak makhluk halus di sekitar hutan. Ternyata, makhluk halus tersebutlah yang membuat pekerjaannya tak kunjung selesai. Selain menemukan pendok, Raden Ranusentika juga menemukan peri bernama Dewi Masinten Putri Sudhem yang bersedia membantu menyelesaikan masalahnya.
Setelah itu, Dewi Masinten Putri Sudhem dibawa ke Kadipaten Ajibarang untuk dijadikan selir dari Raden Ranusentika. Sejak kejadian tersebut, air terjun di tempat Raden Ranusentika menemukan pendok keris dinamakan Curug Cipendok. Nama Curug Cipendok sendiri berasal dari bahasa Sunda, di mana “curug” berarti air terjun, dan “pendok” berarti cincin dari bilah keris.
Akses Transportasi ke Curug Cipendok
Untuk mencapai Curug Cipendok, aksesnya cukup mudah. Anda dapat melewati jalur utama Purwokerto-Ajibarang, yang juga merupakan jalur Purwokerto–Jakarta. Dari Jalan Jenderal Sudirman, Anda dapat menuju alun-alun dan kemudian menuju Jalan Raya Losari.
Setelah itu, Anda akan menemukan pertigaan Jalan Raya Cilongok. Di sebelah kiri pertigaan tersebut, terdapat plang yang mengarah ke Curug Cipendok. Dari pertigaan tersebut, Anda perlu berbelok ke kanan dan melanjutkan perjalanan sekitar 8 km hingga mencapai pintu gerbang Curug Cipendok.
Selama perjalanan menuju Curug Cipendok, Anda juga akan menemui beberapa hotel atau penginapan murah yang dapat digunakan oleh para wisatawan. Jika Anda memilih menggunakan transportasi umum, Anda dapat naik Koperades dari pertigaan Losari. Angkutan ini memiliki rute Ajibarang-Losari-Kalisari-Karang Tengah-Curug Cipendok.
Setibanya di pintu gerbang Curug Cipendok, Anda masih perlu menempuh jarak sekitar 1 km lagi untuk mencapai area parkir. Dari area parkir, Anda dapat melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sekitar 500 meter untuk mencapai Curug Cipendok.
Fasilitas yang Tersedia di Curug Cipendok
Curug Cipendok menawarkan berbagai fasilitas yang memadai bagi pengunjung. Salah satu daya tarik utama Curug Cipendok adalah keindahan air terjunnya. Anda dapat menikmati keindahan air terjun ini sambil mengabadikan momen dengan berfoto atau mengambil video bersama sahabat atau keluarga.
Selain itu, di sekitar Curug Cipendok juga terdapat air terjun kecil lainnya yang dapat digunakan sebagai tempat bermain air bagi wisatawan yang berkunjung. Anda dapat bermain air dan merasakan kesegaran air terjun di sekitarnya.
Tidak hanya panorama alam yang indah, di Curug Cipendok Anda juga dapat menjumpai berbagai jenis hewan, seperti elang, harimau Jawa, dan monyet berdada abu-abu. Keberadaan hewan-hewan ini menjadi daya tarik tersendiri karena sudah mulai langka. Anda dapat berkunjung ke Curug Cipendok setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 16.00.
Selain air terjun, Curug Cipendok juga menyediakan fasilitas utama yang lengkap. Terdapat cottage, outbond, jogging track, jungle tracking, dan bumiayu perkemahan. Fasilitas lainnya juga cukup memadai, seperti tempat parkir, tempat istirahat, wahana bermain anak-anak, musholla, dan kamar mandi.
Di sekitar Curug Cipendok juga terdapat warung-warung yang menjajakan berbagai makanan, mulai dari mendoan, susu murni, hingga aneka makanan lainnya. Jadi, Anda tidak perlu khawatir jika tidak membawa makanan dari rumah, karena makanan di Curug Cipendok dapat dibeli dengan harga yang terjangkau. Jika Anda berencana menginap, tersedia juga hotel atau penginapan (losmen) di dalam maupun di luar area Curug Cipendok.
Harga Tiket Masuk dan Penginapan di Curug Cipendok
Tiket masuk ke Curug Cipendok memiliki harga yang terjangkau, yaitu Rp. 9.000 per orang. Selain itu, terdapat juga tiket parkir dengan harga Rp. 3.000 untuk motor dan Rp. 5.000 untuk mobil.
Bagi Anda yang ingin menginap di penginapan (losmen) di dalam Curug Cipendok, tarifnya cukup terjangkau, yaitu Rp. 30.000 per malam. Sedangkan jika Anda ingin menginap di hotel di luar Curug Cipendok, tarifnya sekitar Rp. 40.000 per malam. Tarif penginapan yang terjangkau ini tidak akan menguras kantong Anda.
Tips Berkunjung ke Curug Cipendok
Berikut ini beberapa tips yang dapat Anda pertimbangkan ketika berkunjung ke Curug Cipendok:
1. Sebaiknya hindari berkunjung ke Curug Cipendok pada musim hujan. Jika hujan dan kabut, pengunjung tidak diperbolehkan masuk ke area Curug Cipendok untuk alasan keamanan.
2. Pilihlah sandal atau sepatu yang tidak licin saat berkunjung ke Curug Cipendok. Track menuju curug ini berbatu dan dapat tergelincir jika Anda salah memilih alas kaki.
3. Persiapkan baju ganti dan handuk jika Anda berencana bermain air di sekitar air terjun. Dengan adanya baju ganti dan handuk, Anda dapat merasa lebih nyaman setelah bermain air.
4. Jika Anda ingin melihat air terjun Curug Cipendok dalam kondisi deras, sebaiknya kunjungi pada bulan Desember hingga Januari. Sedangkan jika Anda ingin bermain air tanpa takut terkena hujan, kunjungilah Curug Cipendok pada bulan Mei hingga Juni akhir dan Oktober hingga November akhir.
Wisata di Sekitar Curug Cipendok
Tidak jauh dari Curug Cipendok, terdapat wisata alam lain yang tak kalah indah, yaitu Telaga Pucung. Wisata ini hanya berjarak sekitar 2,5 km dari pintu gerbang Curug Cipendok. Harga tiket masuk ke Telaga Pucung juga terjangkau, hanya Rp. 5.000 per orang.
Telaga Pucung dikelilingi oleh hutan pinus dan bukit-bukit hutan yang cocok digunakan untuk camping ground. Suasananya sangat hening dan asri, sehingga sangat cocok bagi wisatawan yang ingin menghindar sejenak dari keramaian kota.
Selain Telaga Pucung, masih dalam satu area dengan Curug Cipendok terdapat Kampung Panginyongan. Kampung ini merupakan tempat wisata dengan konsep alam dan budaya yang berbasis pada edukasi karakter. Di Kampung Panginyongan, Anda dapat melakukan berbagai kegiatan menarik, seperti melukis, membuat gula kelapa, menari tradisional, dan berlatih gamelan.
Fasilitas yang disediakan di Kampung Panginyongan juga lengkap, seperti saung untuk beristirahat, warung kuliner khas Banyumasan, pendopo, taman bunga, kolam kecil, musholla, area parkir, dan toilet. Dengan berbagai fasilitas dan kegiatan menarik yang ditawarkan, Curug Cipendok dan wisata di sekitarnya merupakan pilihan yang tepat untuk dikunjungi.
Dengan keindahan air terjunnya, akses transportasi yang mudah, fasilitas yang memadai, serta harga tiket masuk dan penginapan yang terjangkau, Curug Cipendok adalah destinasi wisata yang sangat menarik untuk dikunjungi. Jangan lupa untuk mengikuti tips-tips di atas agar kunjungan Anda ke Curug Cipendok berjalan lancar dan menyenangkan. Selamat berwisata!