PERGIMULU.COM

Mau Pergi Liburan Kemana? Cari info di pergimulu.com saja!

10 Gambar Bukit Watu Meja Purwokerto, Harga Tiket Masuk, Sejarah Asal Usul, Lokasi Alamat, Jam Buka Tutup + Rute Jalan Menuju Wisata

Blog

Lokawisata Baturraden: Destinasi Andalan di Kota Purwokerto

Lokawisata Baturraden merupakan salah satu objek wisata yang menjadi destinasi andalan di Kota Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Lokasi wisata ini terletak di Jalan Raya Patikraja – Kebasen, Desa Tumiyang, Kecamatan Kebasen. Dengan luas lahan sekitar 10 hektar, Baturraden menawarkan panorama kaki Gunung Slamet yang indah dengan udara yang sejuk.

Baturraden memiliki beragam fasilitas hiburan yang lengkap dan menarik bagi pengunjung. Salah satu wahana yang ada di sini adalah kolam renang, yang menjadi favorit bagi wisatawan yang ingin menikmati kesegaran air. Selain itu, terdapat juga sepeda air yang bisa digunakan untuk berkeliling area wisata. Bagi yang ingin merasakan sensasi unik, terapi ikan juga tersedia di Baturraden. Para pengunjung dapat merendam kaki mereka di kolam yang dihuni oleh ikan-ikan kecil yang akan membersihkan kulit dari sel-sel mati.

Tidak hanya itu, Baturraden juga memiliki pesawat terbang asli yang dijadikan teater pemutaran film pengetahuan untuk anak-anak. Anak-anak dapat belajar sambil bermain di dalam pesawat tersebut. Selain itu, terdapat juga permainan lainnya seperti ayunan, kereta mini, dan wahana permainan lainnya yang cocok untuk anak-anak dan keluarga.

Selain fasilitas hiburan, Baturraden juga menawarkan spot-spot menarik yang layak dikunjungi untuk sekedar cuci mata. Salah satu spot yang menarik adalah Bukit Watu Meja, yang menawarkan panorama indah Gunung Slamet yang gagah berdiri di tengah hamparan sawah dan perbukitan. Spot ini sering dijadikan latar belakang foto oleh para wisatawan yang datang ke Baturraden. Para pengunjung hanya perlu duduk di atas sebidang kayu yang diletakkan pada salah satu sudut area, dan mereka dapat memperoleh potret dengan background seluruh panorama Bukit Watu Meja.

BACA JUGA :  Aktifitas Apa Yang Bisa Kamu Lakukan di Pulau Komodo? Simak Ini

Untuk mendapatkan view yang bagus di Bukit Watu Meja, sebaiknya para pengunjung datang menjelang senja atau malam hari. Saat itu, panorama matahari terbenam dan bintang-bintang yang berkerlap-kerlip di langit akan tampak mempesona. Lampu kota Purwokerto dan pencahayaan temaram dari rumah-rumah penduduk di lereng selatan Gunung Slamet juga menambah suasana yang syahdu. Terlebih lagi, jika ada kereta api yang melintas, pemandangan akan semakin eksotis.

Namun, sebelum berkunjung ke Bukit Watu Meja, pengunjung diharapkan untuk meminta izin kepada warga sekitar atau meminta dipandu jika ingin berkunjung di petang hari. Hal ini untuk menjaga keamanan dan menghormati privasi warga sekitar.

Untuk menuju ke Bukit Watu Meja, terdapat dua rute yang bisa ditempuh. Rute pertama adalah melalui jalan pintas Patikraja – Sampang. Setelah sampai di pertigaan Pasar Patikraja, pengunjung tinggal lurus saja ke arah Jalan Serayu. Setelah melewati Jembatan Eks Lori, ada pertigaan Desa Mandirancan dengan Tugu Batik di tengahnya. Pengunjung harus mengambil kanan dan mengikuti rute berliku-liku sepanjang kurang lebih 2 km, melewati Balai Desa Tumiyang dan masjid di kanan jalan.

Rute kedua adalah melalui Jalan Raya Sampang – Rawalo. Dari Rawalo, pengunjung harus melintasi Jembatan Soekarno Suharto dan Balai Desa Cindaga, lalu mengarahkan kendaraan ke kiri. Jika dari arah Sampang, setelah pom bensin terdapat jalan agak besar yang harus diambil ke kanan. Pengunjung akan melewati area persawahan sampai perempatan Polsek Kebasen, lalu tetap lurus melewati Kantor Kecamatan dan persimpangan jalan kereta api. Setelah memasuki perbatasan Desa Gambarsari dan Tumiyang, pengunjung harus melanjutkan perjalanan ke utara sedikit dan bisa bertanya pada warga sekitar untuk mengetahui letak Bukit Watu Meja.

BACA JUGA :  10 Makanan Khas Nias Yang Langka Namun Rasanya Menggoda, Simak Daftar Pilihan Berikut Ini

Sayangnya, objek wisata Bukit Watu Meja belum bisa diakses dengan kendaraan roda empat. Oleh karena itu, pengunjung disarankan untuk menggunakan sepeda motor saat berkunjung ke sini. Setelah memarkir kendaraan, pengunjung masih harus melanjutkan perjalanan ke puncak dengan berjalan kaki selama 25-30 menit. Terdapat dua jalur yang bisa dipilih, yaitu jalur biasa dan jalur ekstrim. Jalur biasa lebih aman dan tidak terlalu terjal, sementara jalur ekstrim lebih menantang namun harus mempersiapkan fisik dan mental yang baik karena jalannya cukup menanjak dan tidak ada pegangan atau pagar pegaman.

Untuk masuk ke Bukit Watu Meja, pengunjung tidak diwajibkan membeli tiket. Hanya diminta untuk mengisi buku daftar pengunjung yang telah disediakan dan memberikan sumbangan sukarela. Jam buka zona wisata ini mulai dari pukul 08.00 hingga 18.00. Jika pengunjung lupa membawa bekal, tidak perlu khawatir karena di beberapa titik jalur pendakian dan sekitar lokasi terdapat beberapa penjual makanan dan minuman. Tempat istirahat juga disediakan bagi pengunjung yang lelah berjalan.

Baturraden dan Bukit Watu Meja di Purwokerto merupakan destinasi wisata yang menawarkan panorama alam yang indah serta fasilitas hiburan yang lengkap. Bagi pengunjung yang ingin menikmati keindahan alam dengan udara yang sejuk, Baturraden dan Bukit Watu Meja adalah pilihan yang tepat. Selain itu, kedua tempat ini juga cocok untuk wisata keluarga karena terdapat berbagai wahana permainan yang disediakan.


Raka Andhika

Raka adalah seorang penulis blog perjalanan yang bersemangat dan kreatif. Raka memiliki kecakapan dalam menulis narasi perjalanan yang menarik dan informatif. Sejak usia muda, Raka sudah memiliki kegemaran menjelajahi tempat-tempat baru dan berinteraksi dengan berbagai budaya, yang kemudian mendorongnya untuk membagikan pengalaman tersebut melalui tulisan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *