PERGIMULU.COM

Mau Pergi Liburan Kemana? Cari info di pergimulu.com saja!

10 Rincian Biaya Hidup di Jepang Untuk Mahasiswa dan Pekerja Dalam Rupiah Apakah Mahal?

Blog

Tempat Tinggal

Akomodasi untuk Mahasiswa

Bagi mahasiswa yang merantau ke Jepang untuk kuliah, tinggal di asrama bisa menjadi pilihan yang tepat terutama untuk satu tahun pertama. Tinggal di asrama memiliki beberapa keuntungan, seperti lebih praktis dalam menjaga kebersihan dan juga memangkas biaya utilitas serta transportasi. Biasanya, biaya sewa kamar di asrama berkisar antara JPY 30.000 hingga JPY 60.000 per bulan, tergantung dari fasilitas yang disediakan.

Apartemen sebagai Akomodasi Pekerja

Sementara itu, bagi pekerja yang tinggal di kota, apartemen menjadi akomodasi yang paling banyak digunakan. Harga sewa apartemen ditentukan oleh beberapa faktor seperti kota, lokasi, luas dan tipe apartemen, serta usia bangunan. Di kota-kota yang kurang terkenal, harga sewa apartemen paling mahal adalah sekitar JPY 20.000 per bulan. Namun, di kota-kota besar seperti Kyoto, harga sewa apartemen per bulan bisa mencapai JPY 30.000, sementara di Osaka bisa mencapai JPY 40.000 per bulan. Harga sewa apartemen di Tokyo jauh lebih mahal, dengan harga paling murah mencapai JPY 40.000 dan tertinggi bisa mencapai JPY 80.000 per bulan.

Pilihan Tempat Tinggal untuk Pekerja yang Membawa Keluarga

Bagi pekerja yang membawa keluarga ke Jepang, memilih untuk tinggal di rumah adalah pilihan yang lebih tepat. Rumah-rumah biasanya terdapat di daerah pedesaan dan tentunya memiliki harga sewa yang lebih mahal, yaitu bisa mencapai JPY 120.000 per bulan. Namun, sisi positifnya adalah rumah bisa menjadi hak milik sehingga tidak perlu membayar sewa setiap bulan.

BACA JUGA :  10 Toko Bahan Kimia Yang Mungkin Dekat Dengan Lokasimu Saat Ini, Simak Rekomendasi Berikut!

Tagihan Utilitas

Tagihan Listrik dan Gas

Dengan memiliki atau menyewa tempat tinggal, tentunya biaya utilitas seperti listrik dan gas menjadi salah satu pengeluaran yang tidak bisa dihindari setiap bulan. Rata-rata tagihan listrik dan gas di Jepang adalah sekitar JPY 2.500 hingga JPY 4.000 per bulan. Namun, penggunaan penghangat ruangan di musim dingin bisa meningkatkan tagihan hingga dua kali lipat.

Tagihan Air

Sementara itu, tagihan untuk air relatif konstan dalam setiap musimnya, yaitu sebesar JPY 2.000 per bulan. Meskipun tidak terlalu tinggi, tetapi tetap menjadi pengeluaran yang harus diperhitungkan.

Makan dan Minum

Pilihan Makanan Murah

Kebutuhan pokok lain yang tidak kalah penting untuk bertahan hidup adalah makan dan minum. Biaya untuk makan dan minum juga berbeda-beda tergantung dari gaya hidup masing-masing individu. Pilihan termurah adalah dengan memasak makanan sendiri. Di Jepang, kalian bisa membeli makanan murah di toko serba ada seperti Seven Eleven, Lawson, hingga Family Mart dengan kisaran harga JPY 100 hingga JPY 500 per porsi. Makanan-makanan murah tersebut antara lain onigiri, sandwich, bento box, udon, salad, karaage, roti kukus, dan berbagai cemilan.

Makan di Restoran

Untuk makan di restoran, harga rata-rata untuk makanan adalah sekitar JPY 700 per porsi. Restoran ramen sangat populer di Jepang dan harga minimum untuk makan di restoran ramen adalah sekitar JPY 700 per porsi.

Biaya Transportasi

Transportasi Umum

Untuk menunjang mobilitas sehari-hari, kalian juga memerlukan transportasi. Di Jepang, ada dua jenis transportasi yang bisa digunakan, yaitu transportasi umum dan transportasi pribadi. Bagi mahasiswa dan pekerja yang tinggal di kota, menggunakan transportasi umum seperti kereta merupakan pilihan yang paling tepat. Selain pengeluaran yang lebih sedikit, menggunakan transportasi umum juga lebih cepat. Sistem transportasi umum di Jepang sudah terstruktur dengan baik, dan tarif satu kali jalan kereta biasanya sekitar JPY 200. Harga tiket bulanan untuk kereta berkisar antara JPY 10.000 hingga JPY 25.000, tergantung dari jarak dan rute perjalanan.

BACA JUGA :  10 Daftar Pilihan Tempat Pacaran di Daerah Medan, Bisa Untuk Malam Mingguan Dengan Pasangan

Transportasi Pribadi

Jika kalian tinggal di daerah pedesaan atau tidak terjangkau oleh transportasi umum, memiliki kendaraan pribadi seperti mobil atau sepeda adalah pilihan yang lebih tepat. Namun, perlu diingat bahwa memiliki kendaraan pribadi juga membutuhkan biaya tambahan seperti asuransi dan bensin.

Komunikasi

Paket Data untuk Ponsel

Agar tetap bisa terhubung dengan keluarga dan teman-teman di tanah air, kalian perlu membeli paket data untuk ponsel. Untuk mendapatkan nomor baru di Jepang, kalian harus mengikuti sistem kontrak dengan biaya sekitar JPY 11.000 per bulan. Namun, jika kalian sudah memiliki nomor Jepang, maka hanya perlu membeli paket data bulanan dengan kisaran harga JPY 3.000 hingga JPY 4.000 untuk paket internet dan telepon. Biaya ini bisa dihemat dengan memanfaatkan wifi di tempat-tempat umum.

Pemasangan Wifi Sendiri

Buat kalian yang ingin memiliki wifi sendiri di tempat tinggal, kalian juga bisa memasang wifi dengan biaya tambahan sekitar JPY 3.000 hingga JPY 7.000 per bulan.

Asuransi Kesehatan

Sebagai salah satu upaya antisipasi, setiap orang di Jepang wajib memiliki asuransi kesehatan. Biaya untuk iuran asuransi ini bisa berbeda-beda tergantung dari pendapatan. Untuk mahasiswa, biaya iuran asuransi kesehatan biasanya sekitar JPY 2.500 per bulan. Asuransi kesehatan ini sangat penting untuk melindungi diri dari risiko kesehatan yang tidak terduga.

Belanja Bulanan

Sebagai seorang anak rantau, kalian juga perlu belanja kebutuhan harian seperti bahan-bahan masak, persediaan camilan, dan perlengkapan kebersihan. Budget untuk belanja setiap orang bisa berbeda-beda tergantung dari kebutuhan. Sistem belanja juga bisa bervariasi, misalnya untuk persediaan selama satu bulan atau satu minggu. Setidaknya, kalian perlu mengeluarkan sekitar JPY 30.000 hingga JPY 45.000 per bulan untuk keperluan belanja bulanan.

BACA JUGA :  10 Rekomendasi Car Wash di Jakarta Pusat Yang Berkualitas dan Ramah Kantong, Mulai Rp30.000

Hiburan dan Rekreasi

Untuk melepas penat dari kehidupan sehari-hari sebagai anak rantau, sebagian besar dari kalian juga membutuhkan hiburan dan rekreasi. Biaya untuk hiburan dan rekreasi ini juga berbeda-beda, tergantung dari gaya hidup masing-masing individu. Harga tiket bioskop rata-rata adalah sekitar JPY 1.500 hingga JPY 2.000 per film. Jika kalian suka shopping dan traveling, pasti ada pengeluaran tambahan. Setidaknya, kalian perlu mengeluarkan sekitar JPY 5.000 hingga JPY 20.000 per bulan untuk hiburan dan rekreasi.

Pendapatan Rata-Rata

Lalu, berapakah pendapatan rata-rata pekerja di Jepang? Upah minimum rata-rata di Jepang adalah sekitar JPY 901 per jam. Namun, angka ini berbeda-beda untuk setiap kota. Jika diubah ke dalam Rupiah, angkanya menjadi sekitar Rp. 125.612. Pendapatan rata-rata yang cukup tinggi ini menjadikan Jepang sebagai destinasi yang menarik bagi banyak orang yang ingin merantau atau bekerja di negara tersebut.

Total dan Kesimpulan

Jadi, total estimasi biaya hidup per bulan di Jepang adalah sekitar JPY 127.500 atau setara dengan Rp. 17.775.387 jika 1 Yen sama dengan Rp. 139.41. Namun, perlu diingat bahwa angka di atas tidak bersifat mutlak karena dapat berbeda-beda tergantung dari lokasi dan gaya hidup masing-masing individu. Penting untuk membuat perencanaan keuangan yang baik dan disiplin dalam mengatur pengeluaran agar biaya hidup di Jepang tetap terjangkau.


Raka Andhika

Raka adalah seorang penulis blog perjalanan yang bersemangat dan kreatif. Raka memiliki kecakapan dalam menulis narasi perjalanan yang menarik dan informatif. Sejak usia muda, Raka sudah memiliki kegemaran menjelajahi tempat-tempat baru dan berinteraksi dengan berbagai budaya, yang kemudian mendorongnya untuk membagikan pengalaman tersebut melalui tulisan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *