PERGIMULU.COM

Mau Pergi Liburan Kemana? Cari info di pergimulu.com saja!

Mie Ayam Tumini, Si Kuliner Legend Jogja Yang Rasanya Selalu Ngangenin

Blog

Alamat dan Lokasi Mie Ayam Tumini

Alamat:

Mie Ayam Tumini terletak di Jalan Imogiri Timur Nomor 187, Giwangan, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, DIY 55163. Lokasinya sangat strategis dan mudah ditemukan, terutama jika kamu berasal dari pusat kota Jogja. Jarak tempuh dari pusat kota sekitar 6,7 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 16 menit. Rute tercepat yang bisa kamu gunakan adalah melalui Jalan Nasional III.

Fasilitas:

Mie Ayam Tumini adalah sebuah kedai makan sederhana yang berdiri di atas bangunan sederhana pula. Meskipun fasilitas yang disediakan tidak terlalu banyak, kedai ini menyediakan area tempat duduk yang cukup memadai untuk menampung belasan pelanggan. Selama jam makan siang, kedai ini selalu dipenuhi oleh pelanggan yang ingin menikmati mie ayam yang lezat. Untuk menciptakan suasana yang nyaman, kedai ini dilengkapi dengan kipas angin yang mampu mengurangi panas dan gerah di dalam ruangan.

Daftar Harga Menu Mie Ayam Tumini

Daftar Harga Menu Mie Ayam

– Mie Ayam Biasa Rp. 10.000
– Mie Ayam Setengah Porsi Rp. 8.000
– Mie Ayam Setengah Porsi Ceker Rp. 11.000
– Mie Ayam Jumbo Rp. 14.000
– Mie Ayam Jumbo Extra Ayam Rp. 18.000
– Mie Ayam Jumbo Ceker Rp. 18.000
– Mie Ayam Extra Ayam Rp. 14.000
– Mie Ayam Setengah Porsi Extra Ayam Rp. 12.000
– Mie Ayam Ceker Rp. 14.000
– Mie Ayam Jumbo Extra Ayam & Ceker Rp. 22.000
– Sawi Ayam Rp. 8.000
– Sawi Ayam Ceker Rp. 11.000
– Ceker Rp. 3.000
– Kerupuk 3bh Rp. 2.000

BACA JUGA :  10 Inspirasi Outfit Hijab Untuk Baju Kuning

Daftar Harga Minuman

– Teh Panas/Es Rp. 3.000
– Jeruk Panas/Ed Rp. 3.000
– Lemon Tea Rp. 4.000
– Kopi Rp. 4.000
– Kopi Mix Rp. 5.000
– Kopi Susu Rp. 6.000
– Kopi Gingseng Rp. 6.500
– Susu Cokelat/Putih Rp. 4.000
– Soda Gembira Rp. 8.000

Keistimewaan Mie Ayam Tumini

Mie Ayam Tumini memiliki beberapa keistimewaan yang membuatnya menjadi salah satu kuliner favorit di Jogja. Pertama, mie ayam tumini memiliki cita rasa yang khas dan unik. Rasanya begitu lezat dan orang dapat dengan mudah mengenali bahwa mie ayam yang mereka santap adalah mie ayam tumini. Selain itu, porsi yang disajikan di kedai ini cukup besar, sehingga para pelanggan akan merasa puas dan kenyang setelah menyantap mie ayam tumini.

Tidak hanya itu, tekstur mie yang lembut dan kenyal membuat mie ayam tumini semakin istimewa. Kuahnya yang kental dengan warna kecokelatan memberikan rasa manis, gurih, dan pedas yang harmonis saat disantap. Keistimewaan lainnya adalah adanya pilihan varian topping seperti ceker ayam yang dapat membuat rasa mie ayam tumini semakin nampol.

Tidak heran jika Mie Ayam Tumini selalu ramai dikunjungi oleh pelanggan yang rela mengantri untuk menikmati kuliner ini. Dalam sehari, kedai ini bahkan dapat menjual lebih dari 700 mangkuk mie ayam. Keberhasilan ini tidak terlepas dari kesederhanaan dan keramahtamahan Jogja yang ditonjolkan oleh kedai ini.

Kesimpulan

Mie Ayam Tumini adalah salah satu kuliner legendaris di Jogja yang masih tetap eksis hingga saat ini. Harganya yang terjangkau, rasa yang lezat, dan porsi yang besar membuat mie ayam tumini menjadi pilihan yang tepat untuk menyantap makan siang. Lokasinya yang strategis dan mudah dijangkau serta fasilitas yang memadai membuat kedai ini selalu ramai dikunjungi oleh pelanggan.

BACA JUGA :  6 Referensi Tempat Nongkrong Asik di Daerah Serang Yang Bikin Betah dan Lupa Waktu!

Jadi, jika kamu sedang berada di Jogja dan ingin menikmati kuliner mie ayam yang lezat, jangan lupa untuk mencoba Mie Ayam Tumini. Dijamin kamu akan terpuaskan dengan rasa mie ayam yang khas dan porsi yang melimpah. Jangan lupa untuk menyempatkan diri mampir ke Jalan Imogiri Timur Nomor 187 dan rasakan keistimewaan mie ayam tumini ini sendiri!


Raka Andhika

Raka adalah seorang penulis blog perjalanan yang bersemangat dan kreatif. Raka memiliki kecakapan dalam menulis narasi perjalanan yang menarik dan informatif. Sejak usia muda, Raka sudah memiliki kegemaran menjelajahi tempat-tempat baru dan berinteraksi dengan berbagai budaya, yang kemudian mendorongnya untuk membagikan pengalaman tersebut melalui tulisan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *