PERGIMULU.COM

Mau Pergi Liburan Kemana? Cari info di pergimulu.com saja!

15 Rekomendasi Makanan Khas di Daerah Palembang Yang Gurih dan Lezat Ini Patut Kamu Coba

Blog

1. Pempek

Pempek merupakan salah satu makanan khas Palembang yang sangat terkenal dan menjadi ikon kuliner dari kota ini. Pempek terbuat dari daging ikan giling yang dicampur dengan tepung kanji dan bumbu rempah. Kuliner ini memiliki rasa yang gurih dan tekstur yang kenyal.

Sejarah pempek sendiri sudah ada sejak abad ke-16, saat masa kejayaan Kerajaan Sriwijaya. Pada masa itu, pempek menjadi makanan favorit masyarakat Bumi Sriwijaya. Bahan utama pempek, yaitu ikan, sangat mudah didapatkan di wilayah Palembang yang dikelilingi oleh sungai-sungai besar.

Pempek memiliki berbagai jenis, seperti pempek kapal selam, pempek lenjer, pempek adaan, dan pempek kulit. Setiap jenis pempek memiliki bentuk dan cara penyajian yang berbeda. Misalnya, pempek kapal selam memiliki bentuk yang panjang dan berongga di dalamnya, sehingga mirip dengan kapal selam. Pempek lenjer memiliki bentuk yang pipih dan tebal, sedangkan pempek adaan memiliki bentuk bulat dan berisi telur.

Pempek biasanya disajikan dengan kuah cuko yang terbuat dari campuran cuka, gula merah, bawang putih, cabai, dan garam. Kuah cuko memiliki rasa yang asam, pedas, dan gurih, yang sangat pas ketika dicampur dengan pempek. Selain kuah cuko, pempek juga bisa dinikmati dengan saus sambal atau saus kecap.

Untuk mencicipi pempek yang terkenal di Palembang, kita bisa mendapatkannya di berbagai tempat. Hampir setiap rumah makan, restoran, atau warung pinggir jalan menyediakan pempek. Harganya pun cukup terjangkau, berkisar antara Rp.1.000-Rp.1.500 per biji pempek.

2. Mie Celor

Mie celor adalah salah satu kuliner khas Palembang yang wajib dicoba. Mie celor terbuat dari mie telur yang dimasak dengan kuah gurih dan diberi topping berupa tauge, telur, daun kucai, dan udang. Mie celor memiliki rasa yang lezat dan tekstur mie yang kenyal.

Mie celor biasanya disajikan dalam mangkuk dengan kuah yang cukup kental. Kuah mie celor terbuat dari campuran santan, kaldu udang, bawang putih, cabai, dan bumbu-bumbu lainnya. Kuah tersebut memiliki rasa yang gurih dan sedikit pedas, yang sangat nikmat ketika dicampur dengan mie dan toppingnya.

Salah satu tempat terbaik untuk mencicipi mie celor di Palembang adalah Mie Celor Poligon di kawasan Bukit Sejahtera, tepatnya di Karang Jaya. Warung ini sudah terkenal sejak lama dan menjadi favorit banyak orang. Mie celor di sini memiliki rasa yang autentik dan harga yang terjangkau, hanya sekitar Rp.15.000 per porsi.

BACA JUGA :  15 Rekomendasi Daftar Hotel di Ubud yang Nyaman, Harga Paling Murah Rp.249.000

3. Otak-Otak

Otak-otak adalah salah satu kuliner khas Palembang yang bisa ditemui di berbagai daerah di Indonesia. Namun, otak-otak khas Palembang memiliki rasa yang khas dan tidak kalah enak.

Otak-otak terbuat dari ikan tenggiri yang dicampur dengan tepung sagu, santan, daun bawang, dan sedikit garam. Bahan-bahan tersebut kemudian dihaluskan dan dibentuk menjadi adonan yang kemudian dipanggang atau dibakar. Proses pembuatan otak-otak ini cukup mudah dan bisa dilakukan di rumah.

Salah satu hal yang membedakan otak-otak Palembang dengan otak-otak dari daerah lain adalah cara penyajiannya. Di Palembang, otak-otak biasanya disajikan dengan kuah cuko yang terbuat dari campuran cuka, gula merah, bawang putih, cabai, dan garam. Kuah cuko ini memiliki rasa yang asam, pedas, dan gurih, yang sangat cocok ketika dicampur dengan otak-otak.

Untuk mencicipi otak-otak Palembang yang enak dan murah, kita bisa datang ke kawasan Benteng Kuto Besak. Di sana, kita akan menemukan banyak penjual otak-otak yang harganya hanya sekitar Rp.1.000 per buahnya.

4. Tekwan

Tekwan adalah salah satu jenis pempek yang memiliki rasa yang khas dan tidak kalah enak dengan pempek lainnya. Tekwan terbuat dari daging ikan giling yang dicampur dengan tepung sagu dan bumbu rempah. Tekwan memiliki bentuk yang bulat dan berisi bihun, jamur kuping, daun seledri, dan bawang goreng.

Tekwan biasanya disajikan dengan kuah kaldu yang gurih. Kuah kaldu tersebut terbuat dari campuran kaldu ikan, bawang putih, cabai, dan bumbu-bumbu lainnya. Kuah kaldu ini memiliki rasa yang lezat dan bisa menambah kenikmatan saat menyantap tekwan.

Tekwan sangat mudah ditemui di Palembang. Hampir setiap pedagang kaki lima, rumah makan, atau restoran di sepanjang jalan menjual tekwan. Harganya pun terjangkau, mulai dari Rp.10.000 per porsi.

5. Model

Model adalah salah satu kuliner khas Palembang yang menjadi favorit penduduk setempat. Model terbuat dari bahan dasar ikan atau gandum yang diolah menjadi adonan dan kemudian digoreng. Model memiliki bentuk yang pipih dan biasanya disajikan dengan potongan kecil mentimun, bihun, bawang goreng, dan sedikit cuka.

Citarasa model sangat lezat dan teksturnya yang renyah membuatnya menjadi camilan yang disukai banyak orang. Model juga mudah ditemui di Palembang, karena di mana ada pempek, di situ juga ada model. Harganya pun cukup bervariasi, mulai dari Rp.10.000 per porsi.

BACA JUGA :  Benteng Karang Bolong Cilacap, Sang Penyimpan Jejak Napoleon

6. Kemplang

Kemplang adalah salah satu oleh-oleh khas Palembang yang sering dibawa pulang oleh para wisatawan. Kemplang terbuat dari ikan tenggiri, belida, atau gabus yang diolah dengan cara dipanggang. Kemplang memiliki tekstur yang renyah dan memiliki rasa yang gurih.

Kemplang juga termasuk dalam kategori penganan ringan tahan lama, sehingga cocok sebagai oleh-oleh atau cemilan ringan. Kemplang sangat mudah ditemui di Palembang, baik di toko oleh-oleh, pusat grosir, atau toko online. Harganya pun cukup terjangkau, berkisar antara Rp.15.000-Rp.40.000 per kilogram.

7. Pindang

Pindang adalah salah satu kuliner yang mungkin sudah umum dijumpai di berbagai daerah di Indonesia. Namun, pindang khas Palembang memiliki cita rasa yang khas dan patut dicoba.

Pindang terdiri dari dua jenis, yaitu pindang tulang dan pindang ikan. Pindang tulang terbuat dari bagian kepala, badan, dan ekor patin, sedangkan pindang ikan terbuat dari bagian tulang iga sapi. Kedua jenis pindang ini memiliki kuah yang kaya rempah dan bumbu khusus.

Salah satu tempat terbaik untuk mencicipi pindang yang enak di Palembang adalah Rumah Makan Pindang Musi Rawas di Jalan Angkatan 45 No.18. Di sini, kita bisa menikmati pindang dengan cita rasa yang autentik. Harganya pun terjangkau, mulai dari Rp.40.000 per porsi.

8. Martabak HAR

Martabak HAR adalah salah satu kuliner khas Palembang yang memiliki rasa yang khas. Martabak HAR terbuat dari telur yang diaduk dengan kentang rebus dan disajikan dengan kuah kari kambing. Martabak HAR memiliki rasa yang gurih dan tekstur yang lembut.

Nama “HAR” pada martabak ini merujuk pada Haji Abdul Rojak, sosok turunan suku India yang terkenal di Palembang. Martabak HAR bisa kita temui di Martabak & Resto HAR di Jalan Jend. Sudirman No.2269, depan Bundaran Pancuran kota Palembang. Martabak HAR di sini memiliki cita rasa yang autentik dan harganya cukup terjangkau, mulai dari Rp.16.000-Rp.30.000 per porsi.

9. Burgo

Burgo adalah salah satu kuliner khas Palembang yang terbuat dari tepung terigu dan sagu. Burgo memiliki tampilan yang mirip dengan kwetiau, namun rasanya berbeda. Burgo biasanya disajikan dengan kuah pedas dan sangat nikmat bila disantap bersama laksan dan telur ayam.

Salah satu tempat terbaik untuk mencicipi burgo di Palembang adalah Warung Aba di Jalan Dr. M. Isa No.26/15, Ilir Timur II. Di sini, kita bisa menikmati burgo dengan cita rasa yang autentik dan harga yang terjangkau, hanya sekitar Rp.10.000 per porsi.

10. Tempoyak

Tempoyak adalah salah satu kuliner unik terbaik di Palembang. Tempoyak terbuat dari durian yang difermentasi dan memiliki rasa yang manis, asam, pedas, dan gurih. Tempoyak biasanya disajikan sebagai pelengkap hidangan tradisional seperti pindang patin.

BACA JUGA :  10 Toko Bunga Yang Bisa Kamu Pilih di Bandar Lampung, Simak Daftar Referensi Berikut Ini

Salah satu tempat terbaik untuk mencicipi sambal tempoyak di Palembang adalah RM. Musi Rawas di Jalan Angkatan 45 No.18. Sambal tempoyak di sini memiliki rasa yang autentik dan harga yang terjangkau, mulai dari Rp.5.000.

11. Kue Maksuba

Kue Maksuba adalah salah satu kue khas Palembang yang sering disajikan saat merayakan lebaran. Kue ini memiliki tampilan yang mirip dengan kue lapis, namun dengan garis-garis acak dan tidak beraturan. Kue Maksuba bisa ditemui di toko oleh-oleh di Palembang dengan harga sekitar Rp.275.000 per loyangnya.

12. Celimpungan

Celimpungan adalah kuliner turunan dari pempek yang biasanya dihidangkan saat acara adat. Celimpungan memiliki bentuk yang mirip dengan laksan, namun lebih besar dari tekwan. Celimpungan terbuat dari sagu dan ikan, dan memiliki cita rasa yang lezat ketika dinikmati dengan kuah kari khas Palembang.

Salah satu tempat terbaik untuk mencicipi celimpungan di Palembang adalah Warung Aba di Jalan Dr. M. Isa No.26/15, Ilir Timur II. Harganya cukup terjangkau, hanya sekitar Rp.10.000 per porsi.

13. Gulo Puan

Gulo Puan adalah makanan mewah yang dulunya hanya disajikan untuk kaum bangsawan. Gulo Puan terbuat dari adonan susu kerbau dan gula. Makanan ini memiliki rasa yang manis dan lezat. Namun, saat ini keberadaan Gulo Puan hampir punah.

Salah satu tempat terbaik untuk mencicipi Gulo Puan di Palembang adalah Gulo Puan Mang Robin di Jalan Seduduk Putih, 8 Ilir dekat masjid Agung Palembang. Harganya berkisar Rp.100.000 per kilogram.

14. Malbi

Malbi adalah kuliner khas Palembang yang terbuat dari daging sapi dan memiliki cita rasa yang kaya akan rempah-rempah. Malbi biasanya disajikan bersama nasi putih hangat, lontong, atau ketupat. Makanan ini seringkali disajikan saat perayaan Idul Adha.

Salah satu tempat terbaik untuk mencicipi malbi di Palembang adalah RM. H. Abuk di Jalan MP Mangkunegara No.9A, Ilir Timur II. Harganya cukup terjangkau dan cita rasanya yang autentik.

15. Gunjing

Gunjing adalah salah satu jenis kue enak yang terbuat dari tepung ketan dan tape. Kue ini dimasak dengan cara dipanggang dan memiliki tekstur yang lembut dan padat. Gunjing memiliki penampilan mirip dengan pukis, namun dengan tekstur yang berbeda.

Sayangnya, keberadaan gunjing sudah langka karena banyaknya penganan kekinian. Namun, jika ingin mencari gunjing, kita masih bisa menemukannya di beberapa tempat di Palembang. Harganya pun cukup terjangkau.


Raka Andhika

Raka adalah seorang penulis blog perjalanan yang bersemangat dan kreatif. Raka memiliki kecakapan dalam menulis narasi perjalanan yang menarik dan informatif. Sejak usia muda, Raka sudah memiliki kegemaran menjelajahi tempat-tempat baru dan berinteraksi dengan berbagai budaya, yang kemudian mendorongnya untuk membagikan pengalaman tersebut melalui tulisan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *