10 Daftar Rincian Biaya Hidup di Negara New Zealand, Salah Satu Tujuan Favorit Mahasiswa
1. Sewa Tempat Tinggal
Tinggal di Selandia Baru sebagai mahasiswa internasional tentunya membutuhkan tempat tinggal yang nyaman dan aman. Ada beberapa pilihan akomodasi yang bisa dipilih, tergantung dari preferensi dan budget yang dimiliki.
a. Student Accommodation
Bagi mahasiswa yang ingin merasakan pengalaman tinggal di lingkungan kampus, student accommodation bisa menjadi pilihan yang tepat. Harga sewa kamar di student accommodation bervariasi tergantung dari lokasi dan fasilitas yang ditawarkan. Di pinggiran kota, harga sewa kamar berkisar antara NZD 120 – NZD 200 per minggu. Namun, di kota-kota besar seperti Auckland, harga sewa bisa mencapai NZD 240 per minggu. Harga sewa tersebut biasanya sudah termasuk listrik dan air.
b. Sharing Accommodation
Alternatif lain untuk menghemat biaya sewa adalah dengan sharing accommodation. Mahasiswa bisa mencari teman sekamar atau teman kos untuk menyewa rumah atau apartemen bersama. Dengan cara ini, biaya sewa bisa dibagi dan menjadi lebih terjangkau.
c. Homestay
Bagi mahasiswa yang ingin merasakan kehidupan bersama keluarga lokal, homestay bisa menjadi pilihan. Mahasiswa akan tinggal bersama keluarga lokal dan membayar biaya sewa yang telah disepakati. Homestay biasanya menjadi pilihan yang lebih aman dan teratur, terutama bagi mahasiswa yang berusia di bawah 18 tahun.
d. Rental House
Bagi mahasiswa yang datang bersama keluarga atau ingin tinggal dengan lebih leluasa, menyewa rumah adalah pilihan yang lebih tepat. Harga sewa rumah di Selandia Baru bervariasi tergantung dari lokasi, ukuran, dan fasilitas yang ditawarkan. Di kota-kota besar seperti Auckland, harga sewa rumah bisa mencapai NZD 500 – NZD 800 per minggu. Namun, di kota-kota kecil atau di pinggiran kota, harga sewa rumah biasanya lebih terjangkau.
2. Tagihan Utilitas
Setelah menemukan tempat tinggal yang sesuai, mahasiswa juga perlu memperhitungkan tagihan utilitas seperti listrik, air, dan wi-fi.
a. Listrik
Biaya listrik di Selandia Baru cukup bervariasi tergantung dari musim dan pemakaian. Rata-rata, mahasiswa harus mengeluarkan sekitar NZD 45 – NZD 50 per minggu untuk tagihan listrik. Namun, beberapa akomodasi seperti student accommodation sudah termasuk biaya listrik dalam harga sewa per minggunya.
b. Air
Biaya air biasanya sudah termasuk dalam harga sewa akomodasi, baik itu student accommodation maupun rental house. Namun, untuk mahasiswa yang tinggal di rumah sewa atau apartemen, biaya air bisa mencapai NZD 10 – NZD 15 per minggu.
c. Wi-Fi
Biaya wi-fi juga perlu diperhitungkan untuk mahasiswa yang tinggal di rumah sewa atau apartemen. Rata-rata, mahasiswa perlu mengeluarkan sekitar NZD 20 per bulan untuk memiliki akses internet di tempat tinggalnya.
3. Makan dan Minum
Makanan dan minuman adalah kebutuhan pokok yang harus diperhitungkan dalam biaya hidup di Selandia Baru. Harga makanan di Selandia Baru bervariasi tergantung dari jenis makanan dan tempat makan yang dipilih.
a. Makan di Luar
Untuk makan di restoran atau warung makan di Selandia Baru, harga satu porsi makanan rata-rata adalah sekitar NZD 10 – NZD 15. Untuk makan di restoran yang lebih mewah, harga satu porsi bisa mencapai NZD 30 – NZD 40.
b. Makanan Cepat Saji
Jika ingin menghemat budget makan, mahasiswa bisa memilih makanan cepat saji dengan harga sekitar NZD 4 – NZD 5 per porsi. Namun, pilihan ini sebaiknya dihindari karena tidak sehat jika dikonsumsi secara terus-menerus.
c. Memasak Sendiri
Pilihan termurah untuk makan adalah dengan memasak sendiri. Biaya belanja bulanan untuk bahan makanan berkisar antara NZD 50 – NZD 80. Dengan memasak sendiri, mahasiswa bisa mengatur menu dan porsi makanan sesuai dengan kebutuhan dan selera.
4. Biaya Transportasi
Biaya transportasi juga perlu diperhitungkan dalam biaya hidup di Selandia Baru. Berikut adalah beberapa pilihan transportasi yang bisa digunakan mahasiswa:
a. Transportasi Umum
Transportasi umum seperti bus dan kereta menjadi pilihan yang paling ekonomis bagi mahasiswa. Selandia Baru memiliki sistem kartu tap yang bisa diisi ulang untuk membayar transportasi umum. Biaya transportasi umum berkisar antara NZD 2 – NZD 4 per perjalanan tergantung dari jarak yang ditempuh.
b. Taxi
Jika membutuhkan transportasi yang lebih nyaman dan cepat, mahasiswa bisa menggunakan jasa taksi. Namun, harga taksi di Selandia Baru cukup mahal dan bisa mencapai ratusan dollar per perjalanan tergantung dari rute yang ditempuh.
c. Mobil Pribadi
Bagi mahasiswa yang memiliki mobil pribadi, perlu dihitung biaya bensin yang harus dikeluarkan setiap minggu. Rata-rata, mahasiswa perlu mengeluarkan sekitar NZD 50 per minggu untuk bensin jika menggunakan mobil pribadi.
5. Komunikasi
Untuk kebutuhan komunikasi, mahasiswa perlu membeli paket data atau pulsa untuk ponselnya. Biaya yang dikeluarkan untuk paket data biasanya berkisar antara NZD 10 – NZD 30 per bulan tergantung dari kebutuhan dan provider yang digunakan.
6. Belanja Bulanan
Sebagai mahasiswa, tentunya perlu mengeluarkan budget untuk belanja keperluan pokok seperti bahan makanan, camilan, dan perlengkapan kebersihan. Rata-rata, mahasiswa perlu mengeluarkan sekitar NZD 50 – NZD 80 per minggu atau sekitar NZD 200 – NZD 320 per bulan untuk belanja bulanan.
7. Asuransi
Penting bagi mahasiswa untuk memiliki asuransi sebagai upaya perlindungan terhadap risiko yang tidak diinginkan. Biaya premi asuransi biasanya sekitar NZD 40 per bulan atau NZD 10 per minggu tergantung dari jenis asuransi yang dipilih. Asuransi kesehatan juga sangat penting untuk mahasiswa, terutama bagi yang tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan layanan kesehatan publik di Selandia Baru.
8. Hiburan dan Rekreasi
Untuk melepas penat dan mengisi waktu luang, mahasiswa perlu mengeluarkan budget untuk hiburan dan rekreasi. Biaya untuk hiburan seperti menonton bioskop berkisar antara NZD 17 – NZD 18 per tiket. Biaya untuk rekreasi seperti traveling atau mengunjungi tempat wisata juga tergantung dari destinasi dan kegiatan yang dipilih.
9. Beasiswa dan Kerja Sampingan
Selain dari dana pribadi, mahasiswa internasional di Selandia Baru juga bisa mencari dukungan finansial melalui beasiswa atau kerja sampingan. Sayangnya, beasiswa yang diberikan oleh universitas atau pemerintah Selandia Baru terbatas dan persaingannya sangat ketat. Namun, mahasiswa di Selandia Baru diizinkan untuk bekerja paruh waktu dengan batasan maksimal 20 jam per minggu. Gaji untuk kerja paruh waktu minimal adalah NZD 18 per jam sebelum dipotong pajak.
10. Total dan Kesimpulan
Dalam rangka mempersiapkan biaya hidup di Selandia Baru, mahasiswa perlu menghitung total biaya yang dibutuhkan setiap bulan. Berdasarkan rincian di atas, minimal jumlah uang yang diperlukan untuk hidup selama satu bulan di Selandia Baru adalah sekitar NZD 2.000. Jika dihitung dengan kurs 1 NZD = Rp. 9.687, maka total biaya hidup mencapai sekitar Rp. 19.374.454. Namun, perlu diingat bahwa angka ini tidak mutlak dan bisa berbeda tergantung dari gaya hidup masing-masing individu. Beberapa faktor seperti lokasi, gaya hidup, dan kebutuhan pribadi akan mempengaruhi total biaya hidup mahasiswa di Selandia Baru. Oleh karena itu, penting untuk membuat perencanaan keuangan yang matang dan mengatur pengeluaran dengan bijak.